Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Rakernas IMI 2026 di Pekanbaru, Agung Nugroho Incar Peluang Ekonomi Lewat Tuan Rumah Balapan
Gelanggang
24 jam yang lalu
Rakernas IMI 2026 di Pekanbaru, Agung Nugroho Incar Peluang Ekonomi Lewat Tuan Rumah Balapan
2
Hindari Macet Total Awal 2027, Pemkot Pekanbaru Siapkan Jalan Alternatif Proyek Flyover Panam
Balai Kota
23 jam yang lalu
Hindari Macet Total Awal 2027, Pemkot Pekanbaru Siapkan Jalan Alternatif Proyek Flyover Panam
3
Dua Blunder Berujung Fatal, PSPS Tertinggal 0-2 dari Bhayangkara FC di Babak Pertama
Sepakbola
14 jam yang lalu
Dua Blunder Berujung Fatal, PSPS Tertinggal 0-2 dari Bhayangkara FC di Babak Pertama
4
Hujan Petir Melanda Pekanbaru, Laga Sengit PSPS Kontra Bhayangkara FC Tetap Bergulir
Gelanggang
15 jam yang lalu
Hujan Petir Melanda Pekanbaru, Laga Sengit PSPS Kontra Bhayangkara FC Tetap Bergulir
5
Duel di Tengah Guyuran Hujan Pekanbaru, PSPS Pasang Duet Gamaroni dan Ilham Hadapi Bhayangkara FC
Gelanggang
15 jam yang lalu
Duel di Tengah Guyuran Hujan Pekanbaru, PSPS Pasang Duet Gamaroni dan Ilham Hadapi Bhayangkara FC
6
Diwarnai Drama VAR dan Penalti, Askar Bertuah Telan Kekalahan Perdana di Pekanbaru
Sepakbola
12 jam yang lalu
Diwarnai Drama VAR dan Penalti, Askar Bertuah Telan Kekalahan Perdana di Pekanbaru
Home  /  Berita  /  Kabar Bertuah

Hari Sampah Nasional, Komunitas di Lhokseumawe Bersihkan Pantai Ujong Blang

Hari Sampah Nasional, Komunitas di Lhokseumawe Bersihkan Pantai Ujong Blang
Komunitas Turun Tangan bersama komunitas lainnya sedang membersihkan sampah di kawasan pantai Ujong Blang, Kota Lhokseumawe (Foto: Riznayati)
Minggu, 21 Februari 2016 12:17 WIB
Penulis: Riznayati
LHOKSEUMAWE - Bertepatan dengan Hari Sampah Nasional 2016, sejumlah komunitas di Kota Lhokseumawe membersihkan sampah di kawasan wisata Pantai Ujong Blang, Kota Lhokseumawe, Minggu (21/2/2016). Sejak pukul 07.30 WIB, komunitas Turun Tangan sebagai inisiator #IndonesiaBebasSampah2020 di Kota Lhokseumawe dengan menggandeng puluhan komunitas lainnya bersihkan sampah di pesisir pantai.

"Ada 80 peserta, masing-masing dari komunitas yang ada di Lhokseumawe seperti Agam Inoeng Fisip Unimal, Asosiasi Duta Wisata Aceh Utara, Jibran Auto Club, Kelompok Pecinta Alam, Komunitas Pecinta Alam Lhokseumawe dan lain sebagainya," ucap Ketua penanggung jawab aksi, Ayue Fitria kepada GoAceh.co.

Kegiatan yang mendapat dukungan dari Pemerintah Kota Lhokseumawe, Badan Lingkungan Hidup Kota (BLHK), dan Dinas Kesehatan Kota Lhokseumawe ini baru pertama kali diadakan.

Muhammad Arif selaku Wakil Koordinator Turun Tangan Lhokseumawe menambahkan, pihaknya sengaja memilih lokasi di Pantai Ujong Blang karena merupakan tempat wisata yang paling banyak dikunjungi. Oleh karena itu, Pantai Ujong Blang tak luput dari tumpukan sampah. "Rata-rata sampah yang kami kumpulkan berupa sisa kelapa muda, plastik, botol minuman, dedaunan, dan masih banyak lagi," tutur Arif.

Lebih lanjut, ia mengimbau kepada seluruh pihak baik penjual maupun pengunjung untuk sama-sama menjaga lingkungan pantai. "Ujong Blang ini salah satu tempat wisata yang Lhokseumawe punya, banyak sekali wisatawan dari dalam atau luar kota yang datang kemari. Jadi, kalau terlihat kotor dan jorok maka akan mengurangi nilai wisata pantai tersebut," tutupnya. ***

wwwwww