Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Rakernas IMI 2026 di Pekanbaru, Agung Nugroho Incar Peluang Ekonomi Lewat Tuan Rumah Balapan
Gelanggang
14 jam yang lalu
Rakernas IMI 2026 di Pekanbaru, Agung Nugroho Incar Peluang Ekonomi Lewat Tuan Rumah Balapan
2
Hindari Macet Total Awal 2027, Pemkot Pekanbaru Siapkan Jalan Alternatif Proyek Flyover Panam
Balai Kota
14 jam yang lalu
Hindari Macet Total Awal 2027, Pemkot Pekanbaru Siapkan Jalan Alternatif Proyek Flyover Panam
3
Pemkot Pekanbaru Catat Inflasi Terendah se-Riau, Harga Cabai Merah Jadi Sorotan Utama
Kabar Bertuah
16 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Catat Inflasi Terendah se-Riau, Harga Cabai Merah Jadi Sorotan Utama
4
Pemkot Pekanbaru Gesa Pemasangan PJU Simpang MTQ, APILL Cerdas Mulai Berfungsi
Kabar Bertuah
15 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Gesa Pemasangan PJU Simpang MTQ, APILL Cerdas Mulai Berfungsi
5
Pemkot Pekanbaru Lanjutkan Program Seragam Sekolah Gratis 2027, Anggaran Capai Rp13 Miliar
Balai Kota
17 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Lanjutkan Program Seragam Sekolah Gratis 2027, Anggaran Capai Rp13 Miliar
6
Pemkot Pekanbaru Latih Nakes Puskesmas Jadi Pendamping Posyandu, Dukung Penerapan Standar Pelayanan Minimal
Balai Kota
19 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Latih Nakes Puskesmas Jadi Pendamping Posyandu, Dukung Penerapan Standar Pelayanan Minimal
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Ternyata Ini yang Mendorong Nur Yono Mengakhiri Hidupnya dengan Gantung Diri

Ternyata Ini yang Mendorong Nur Yono Mengakhiri Hidupnya dengan Gantung Diri
Sabtu, 20 Februari 2016 15:17 WIB
Penulis: Ismail
BENGKALIS-Warga Desa Penampi, Nur Yono (34) ditemukan tewas gantung di kamar depan rumahnya, Jumat (19/2/2016). Korban pertama kali ditemukan isterinya Rodiyah.

Menurut Kapolsek Bengkalis melaluin Kanit Reskrim Polsek Bengkalis, IPDA Toni Armando kepada wartawan, Sabtu (20/2/2016), Nur Yono melakukan aksi nekadnya tersebut disaat rumahnya dalam keadaan kosong. Dia mengakhiri hidupnya di kamar depan dengan menggantungkan diri menggunakan tali nilon dan sebuah kursi plastik.

''Aksi nekat itu menurut keterangan isteri korban berawal gara-gara Yono pulang malam dalam keaadan mabuk berat. Si istri lantas menegur dan sempat cekcok mulut,'' ujar Toni.

Ditambahkan Toni, pada Jumat pagi, istri korban bersama anaknya pergi pesta nikah. Melihat si istri tidak berada di rumah, disangaka korban isteri merajuk. ''Mungkin karena saya pulang lama, dia kira saya merajuk makannya jadi begini,'' kata Toni menceritakan pengakuan istri Nur Yono

Dari keterangan warga, Nur Yono sempat salat Jumaat di mesjid. Selain itu sebelum ashar warga juga melihat ia bengendarai sepeda motor.

''Dari hasil pemeriksaan, tidak ditemukan bekas penganiayaan. Namun untuk lebih jelas perlu dilakukan otopsi. Sementara pihak keluarga korban tidak menyetujui otopsi dilakukan terhadap jenazah korban,'' pungkas Toni.(ail)

wwwwww