Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Atasi Genangan Langganan, Pemkot Pekanbaru Kebut Proyek Drainase di 6 Ruas Jalan Prioritas
Kabar Bertuah
16 jam yang lalu
Atasi Genangan Langganan, Pemkot Pekanbaru Kebut Proyek Drainase di 6 Ruas Jalan Prioritas
2
Awas Sanksi Tegas, Dishub Pekanbaru Larang Parkir di Bahu Jalan Depan Living World
Kabar Bertuah
19 jam yang lalu
Awas Sanksi Tegas, Dishub Pekanbaru Larang Parkir di Bahu Jalan Depan Living World
3
Pusat Kota Pekanbaru Bakal Disulap Mirip Shibuya, Bundaran Jalan Sudirman Dilengkapi Videotron Raksasa
Kabar Bertuah
21 jam yang lalu
Pusat Kota Pekanbaru Bakal Disulap Mirip Shibuya, Bundaran Jalan Sudirman Dilengkapi Videotron Raksasa
4
Mabes Polri Larang Personel Isap Vape, Antisipasi Narkotika Cair Beredar di Pekanbaru
Nasional
3 jam yang lalu
Mabes Polri Larang Personel Isap Vape, Antisipasi Narkotika Cair Beredar di Pekanbaru
5
Pemprov Riau Gelar Pasar Murah di Empat Titik Pekanbaru, Cek Jadwal Lengkap dan Lokasinya
Kabar Bertuah
4 jam yang lalu
Pemprov Riau Gelar Pasar Murah di Empat Titik Pekanbaru, Cek Jadwal Lengkap dan Lokasinya
6
Pemkot Pekanbaru Muluskan Jalan Puyuh Mas, Anggota DPRD Hamdani MS Ingatkan PR Perbaikan Drainase
Parlemen
2 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Muluskan Jalan Puyuh Mas, Anggota DPRD Hamdani MS Ingatkan PR Perbaikan Drainase
Home  /  Berita  /  Warga Bertuah

Wako Padang Nyatakan Menolak Perilaku Penyimpangan Seks LGBT di Kota Padang

Wako Padang Nyatakan Menolak Perilaku Penyimpangan Seks LGBT di Kota Padang
Wako Padang H. Mahyeldi diwawancarai wartawan.
Kamis, 18 Februari 2016 06:14 WIB

PADANG – Walikota Padang H. Mahyeldi Dt Marajo menyatakan sikap tegas dan jelas dalam kasus penyimangan seks, seperti LGBT di Kota Padang. Ia dengan tegas menyatakan menolak perilaku menyimpang seks Lesbian, Gay, Biseksual dan Transgender (LGBT) di daerahnya. Walikota menginginkan Kota Padang bersih dari perilaku menyimpang tersebut.

“Perilaku menyimpang seperti lesbian, gay, biseksual dan transgender ini harus ditolak di Padang. Intinya Padang harus bersih dari perilaku menyimpang tersebut,” katanya, di Padang Selasa (16/2/2016).

Ia melihat, perilaku menyimpang ini bukanlah suatu aktifitas personal, akan tetapi sudah mengarah kepada gerakan komunitas. Sehingga gerakan ini membahayakan generasi muda.

“Terbukti, pembelajaran (perilaku menyimpang) ini ditampilkan di buku, film, sinetron, dan gerakan ini sangat merusak,” ujarnya.

Mahyeldi menekankan, pihaknya akan menutup pintu untuk perkembangan perilaku menyimpang di Kota Padang. Apalagi perilaku ini sangat bertentangan dengan agama dan budaya Minangkabau. “Saya yakin, agama dan masyarakat menolak ini,” ujarnya.

Saat ini Pemkot Padang beserta jajaran terkait terus memantau gerakan penyimpangan perilaku LGBT. Ia menenggarai, gerakan menyimpang tersebut bergerak secara diam-diam dan mengkonsolidasikan dirinya. Kepada SKPD di jajaran Pemkot Padang diminta untuk mengevaluasi dan memantau tenaga kerja asing yang bekerja di Kota Padang. Sebab, budaya tenaga kerja asing sangat berbeda dengan budaya Minangkabau.

“Kemarin kami mendapatkan informasi tentang tenaga kerja asing yang bekerja di Padang terendus masyarakat ada hal negatif di tempat tinggalnya. Saya langsung perintahkan camat agar membuat perjanjian dengan yang bersangkutan,” ujarnya. (***)

Editor:Calva
Kategori:Warga Bertuah, GoNews Group, Kulim
wwwwww