Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 Dimulai, Pengendara tanpa Helm SNI di Pekanbaru Bakal Ditindak
Kabar Bertuah
6 jam yang lalu
Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 Dimulai, Pengendara tanpa Helm SNI di Pekanbaru Bakal Ditindak
2
Proyek IPAL Mangkrak 5 Bulan, Warung Warga di Jalan Cempaka Pekanbaru Kebanjiran dan Merugi
Kabar Bertuah
8 jam yang lalu
Proyek IPAL Mangkrak 5 Bulan, Warung Warga di Jalan Cempaka Pekanbaru Kebanjiran dan Merugi
3
Gerbong Mutasi Pemkot Pekanbaru Bergerak, Posisi Kepala Bappeda dan Dishub Berganti
Balai Kota
4 jam yang lalu
Gerbong Mutasi Pemkot Pekanbaru Bergerak, Posisi Kepala Bappeda dan Dishub Berganti

78 WNI Jadi Kru pada Kapal Pesiar yang Puluhan Penumpangnya Terbukti Terinfeksi Virus Corona

78 WNI Jadi Kru pada Kapal Pesiar yang Puluhan Penumpangnya Terbukti Terinfeksi Virus Corona
Kapal pesiar Diamond Princess. (detik.com)
Jum'at, 07 Februari 2020 22:14 WIB
JAKARTA - Otoritas Jepang melakukan karantina terhadap kapal Pesiar Diamond Princess di pelabuhan Yokohama karena puluhan kapal tersebut terbukti terinfeksi virus corona.

Dikutip dari Vivanews.com, Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Tokyo Jepang terus menjalin komunikasi dengan pihak otoritas Jepang terkait adanya WNI yang menjadi kru di kapal Diamond Princess.

Koordinator Fungsi Penerangan dan Sosial Budaya KBRI Tokyo Eko Santoso Junor kepada VIVAnews mengatakan, dari informasi yang didapat pihak otoritas Jepang ada 78 warga negara Indonesia (WNI) yang menjadi kru kapal pesiar itu.

''Informasi sementara yang diperoleh KBRI Tokyo dari Kementerian Luar Negeri  Jepang menyebutkan bahwa tidak ada penumpang WNI. Namun ada 78 awak (kru) kapal WNI,'' kata Eko Junor.

Lebih lanjut Eko Junor menjelaskan pihak KBRI Tokyo belum memperoleh akses langsung kepada para kru kapal asal Indonesia ini. Namun otoritas Jepang memastikan semua kru asal Indonesia dalam kondisi baik sementara ini dan terjamin untuk makan dan pelayanan kesehatan di atas kapal. 

''Kami tidak bisa cek langsung. Namun makan dan supply lainnya disediakan manajemen kapal di bawah pengawasan otoritas Jepang,'' terang Eko Junor. 

Seperti diberitakan NHK, pemerintah Jepang melalui Kementerian Kesehatan Jepang memastikan ada 41 orang lagi dalam kapal pesiar itu yang positif terindikasi virus Corona. Kementerian Kesehatan Jepang menjelaskan dari 41 orang itu, 21 orang dari Jepang, 8 orang dari Amerika Serikat, 5 orang dari  Australia, 5 orang Kanada, 1 orang  Argentina, dan 1 orang warga negara Inggris. Untuk sementara ini ada 61 kasus yang terjangkit virus Corona dalam kapal pesiar itu. 

Kapal pesiar itu mengangkut sekitar 3.700 penumpang dan awak. Kapal itu telah dikarantina di pelabuhan Yokohama sejak seorang pria dari Hong Kong ditemukan telah terinfeksi virus Corona. 

Di Jepang, jumlah kasus yang terjangkit virus Corona bertambah menjadi 81 kasus. Lebih dari separuh jumlahnya berada di kapal pesiar Diamond Princess yang dikarantina itu.***

Editor:hasan b
Sumber:vivanews.com
Kategori:Ragam
wwwwww