Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 Dimulai, Pengendara tanpa Helm SNI di Pekanbaru Bakal Ditindak
Kabar Bertuah
4 jam yang lalu
Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 Dimulai, Pengendara tanpa Helm SNI di Pekanbaru Bakal Ditindak
2
Proyek IPAL Mangkrak 5 Bulan, Warung Warga di Jalan Cempaka Pekanbaru Kebanjiran dan Merugi
Kabar Bertuah
6 jam yang lalu
Proyek IPAL Mangkrak 5 Bulan, Warung Warga di Jalan Cempaka Pekanbaru Kebanjiran dan Merugi
3
Gerbong Mutasi Pemkot Pekanbaru Bergerak, Posisi Kepala Bappeda dan Dishub Berganti
Balai Kota
2 jam yang lalu
Gerbong Mutasi Pemkot Pekanbaru Bergerak, Posisi Kepala Bappeda dan Dishub Berganti

Virus Corona Sudah Renggut 1.483 Jiwa di China

Virus Corona Sudah Renggut 1.483 Jiwa di China
Petugas medis merawat pasien virus corona. (int)
Jum'at, 14 Februari 2020 08:09 WIB
BEIJING - Otoritas kesehatan China mengumumkan adanya 116 kasus kematian terbaru akibat virus corona di Negeri Tirai Bambu itu. Dengan demikian, total korban tewas akibat COVID-19 di China telah mencapai 1.483 orang.

Dikutip dari Kompas.com, juga terdapat 4.823 kasus penularan baru, yang membuat angka korban terinfeksi mencapai 64.627 di Negeri Panda itu.

Pada Kamis (13/2/2020), China sempat mencatat kasus harian tertinggi, di mana 242 korban meninggal dengan angka infeksi virus corona berada di level 14.800.

Kenaikan itu terjadi setelah otoritas setempat melakukan perubahan pada kriteria diagnosa, di mana yang sebelumnya fokus kepada analisa gejala.

Adanya metode baru tersebut membuat lonjakan baik di angka kematian maupun infeksi harian, memunculkan dugaan bahwa jumlah penyebaran jauh lebih besar dari data beberapa pekan lalu.

Dilansir SCMP dan AFP Jumat (14/2/2020), protokol pemantauan itu bersamaan dengan pembersihan terhadap pejabat tinggi di Provinsi Hubei.

Sebabnya, publik mengkritik bagaimana penanganan pemerintah lokal atas virus yang pertama kali tercatat di Kota Wuhan, sebelum menyebar hingga ke seluruh dunia.

Sementara di seluruh dunia, virus corona COVID-19 telah menginfeksi setidaknya 26 negara, dengan lebih dari 65.200 terpapar.

Sejauh ini, sudah ada tiga kasus kematian dilaporkan di luar China. Yakni masing-masing terjadi di Filipina, Hong Kong dan Jepang.

Di Amerika Serikat (AS), yang sejauh ini sudah mengumumkan 15 kasus infeksi, Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) memberikan penjelasan.

Dalam pernyataannya Kamis, CDC menyebut bahwa virus corona tersebut bisa menular dari orang yang sama sekali tak menunjukkan gejala.***

Editor:hasan b
Sumber:kompas.com
Kategori:Ragam
wwwwww