Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 Dimulai, Pengendara tanpa Helm SNI di Pekanbaru Bakal Ditindak
Kabar Bertuah
6 jam yang lalu
Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 Dimulai, Pengendara tanpa Helm SNI di Pekanbaru Bakal Ditindak
2
Proyek IPAL Mangkrak 5 Bulan, Warung Warga di Jalan Cempaka Pekanbaru Kebanjiran dan Merugi
Kabar Bertuah
8 jam yang lalu
Proyek IPAL Mangkrak 5 Bulan, Warung Warga di Jalan Cempaka Pekanbaru Kebanjiran dan Merugi
3
Gerbong Mutasi Pemkot Pekanbaru Bergerak, Posisi Kepala Bappeda dan Dishub Berganti
Balai Kota
4 jam yang lalu
Gerbong Mutasi Pemkot Pekanbaru Bergerak, Posisi Kepala Bappeda dan Dishub Berganti

Gian Merasa Tidak Percaya Ibu dan Adiknya Meninggal Terbakar di Wamena

Gian Merasa Tidak Percaya Ibu dan Adiknya Meninggal Terbakar di Wamena
Warga pendatang antre di Bandara Wamena, menunggu giliran dievakuasi. (tempo.co)
Kamis, 03 Oktober 2019 10:08 WIB
PADANG - Erizal (42), perantau asal Sungai Rampan, Koto Nan Tigo IV Koto Hilie, Batang Kapas, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat, kehilangan istri, anak dan keponakannya dalam dalam kerusuhan di Wamena, Jayawijaya, Papua.

Saat kerusuhan di Wamena beberapa waktu lalu, kios milik Erizal dikepung, didobrak dan dibakar massa. Istri, anak dan keponakan Erizal meninggal dunia karena terluka dan terbakar. Sedangkan Erizal lolos dari pembunuhan karena berpura-pura mati, meskipun mengalami luka bakar.

Erizal memiliki dua anak, namun hanya satu yang bersamanya di Wamena. Satu anaknya lagi, James Lugian Rizal (13), tidak ikut ke Wamena karena tengah sekolah di SMP Serambi Mekkah di Padang Panjang, Sumbar.

Dikutip dari republika.co.id, James Lugian Rizal yang biasa disapa Gian, mengaku, hingga kini merasa tidak percaya bahwa ibu dan adiknya meninggal dunia dengan cara mengenaskan

''Awalnya sempat tidak percaya, apalagi mendengar kabar kalau ibu dan adik saya sudah meninggal karena dibakar,'' katanya dalam kesaksian di Padang, Rabu (2/10).

Dia harus bersabar menerima kenyataan pahit itu dan tetap bersyukur karena jasad ibu dan adiknya bisa dibawa pulang dan Gian bisa melihat mereka untuk yang terakhir kalinya.

''Alhamdulillah, Allah SWT masih menyelamatkan ayah dan bisa pulang bertemu dengan Gian,'' ujarnya.

Gian merupakan anak pertama dari dua orang bersaudara, namun sekarang tinggal sendiri dan terpaksa mengikhlaskan kepergian adiknya yang baru berumur delapan tahun akibat kerusuhan di Wamena.

Dia mendapat kabar duka yang menimpa keluarganya itu dari tantenya di Kabupaten Pesisir Selatan.

Gian yang memiliki cita-cita yang mulia yakni ingin menjadi seorang ustaz berharap semoga musibah yang menimpa keluarganya tidak menjadi penghalang baginya untuk melanjutkan sekolah dan mewujudkan impiannya.

''Untuk saat ini sampai tamat SMP dulu, nantinya jika ada niat mau melanjutkan sekolah, Insya Allah ada jalan dan akan Allah SWT memudahkan nantinya,'' kata dia. ***

Editor:hasan b
Sumber:republika.co.id
Kategori:Ragam
WartaPKU.com Ada Pesan dari Pemimpin Tentara Pembebasan Papua Sebelum Kerusuhan di Wamena, Warga Pendatang Akan Dieksekusi
WartaPKU.com Suaminya ke Pasar Saat Rumah dan Warung Rohena Dibakar Massa di Wamena, Bertemu di Rumah Sakit Sudah Tak Bernyawa
WartaPKU.com Polri Deteksi Rencana Kerusuhan Lanjutan, 6.000 Personel Disiagakan di Wamena
WartaPKU.com Korban Rusuh Wamena, Ketahuan Sembunyi di Rumah Tetangga yang Belum Terbakar, Begini Nasib Abdullah dan Adiknya
WartaPKU.com Tiba di Jakarta Setelah Hercules 10 Kali Transit, Siska: Hati Kami Hancur Tinggalkan Wamena, Kita Tak Bersalah Jadi Korban
WartaPKU.com Korban Rusuh Wamena, Erizal Masih Hidup karena Pura-pura Mati, Namun Istri, Anak dan Keponakannya Tewas
WartaPKU.com Cerita Ismail, Bawa 2 Anak Pemilik Rumah Makan Padang Sembunyi di Kandang Babi Sebelum Diselamatkan ke Gereja
WartaPKU.com Jokowi Imbau Warga Pendatang Tidak Keluar dari Wamena
WartaPKU.com Pasca Kerusuhan Renggut 33 Jiwa, Gubernur Papua Jamin Keamanan Seluruh Warga Indonesia di Wamena
WartaPKU.com 24 Perantau Sulsel Tewas di Wamena, 10 Jenazah Sudah Dipulangkan ke Makassar
WartaPKU.com Polisi Sudah Tetapkan 5 Tersangka Kerusuhan Wamena, Anehnya Sebagian Besar dari Luar
WartaPKU.com Mengungsi dari Wamena, 1.300 Perantau Sulsel Sudah di Jayapura, Sebagian Besar Kaum Ibu dan Anak-anak
WartaPKU.com Wagub Sumbar Minta Izin Evakuasi Perantau Minang dari Wamena ke Sentani
WartaPKU.com Sudah Lebih 3.200 Warga Pendatang Dievakuasi dari Wamena, Diangkut Gunakan 2 Pesawat Hercules
WartaPKU.com Pemprov Riau Mulai Pelebaran Jalan HR Soebrantas dan Tuanku Tambusai Pekanbaru
WartaPKU.com Diduga Kuras Tabungan Pensiunan Guru Setengah Miliar, Oknum PNS Riau Dijebloskan ke Sel
WartaPKU.com Wujudkan Mimpi Warga Punya Hunian Layak, Pemkot Pekanbaru Siapkan Subsidi DP dan Bunga KPR
WartaPKU.com Penyelamatan Generasi Bangsa, Puluhan Ribu Jiwa Terlindungi dari Peredaran Sabu Malaysia
wwwwww