Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Rakernas IMI 2026 di Pekanbaru, Agung Nugroho Incar Peluang Ekonomi Lewat Tuan Rumah Balapan
Gelanggang
18 jam yang lalu
Rakernas IMI 2026 di Pekanbaru, Agung Nugroho Incar Peluang Ekonomi Lewat Tuan Rumah Balapan
2
Hindari Macet Total Awal 2027, Pemkot Pekanbaru Siapkan Jalan Alternatif Proyek Flyover Panam
Balai Kota
17 jam yang lalu
Hindari Macet Total Awal 2027, Pemkot Pekanbaru Siapkan Jalan Alternatif Proyek Flyover Panam
3
Pemkot Pekanbaru Catat Inflasi Terendah se-Riau, Harga Cabai Merah Jadi Sorotan Utama
Kabar Bertuah
20 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Catat Inflasi Terendah se-Riau, Harga Cabai Merah Jadi Sorotan Utama
4
Pemkot Pekanbaru Gesa Pemasangan PJU Simpang MTQ, APILL Cerdas Mulai Berfungsi
Kabar Bertuah
19 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Gesa Pemasangan PJU Simpang MTQ, APILL Cerdas Mulai Berfungsi
5
Pemkot Pekanbaru Lanjutkan Program Seragam Sekolah Gratis 2027, Anggaran Capai Rp13 Miliar
Balai Kota
21 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Lanjutkan Program Seragam Sekolah Gratis 2027, Anggaran Capai Rp13 Miliar
6
Pemkot Pekanbaru Latih Nakes Puskesmas Jadi Pendamping Posyandu, Dukung Penerapan Standar Pelayanan Minimal
Balai Kota
22 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Latih Nakes Puskesmas Jadi Pendamping Posyandu, Dukung Penerapan Standar Pelayanan Minimal
Home  /  Berita  /  Hiburan

Epy Kusnandar Wafat, Wasiat Terwujud Minta Dimakamkan di Garut Dekat Ibunda

Epy Kusnandar Wafat, Wasiat Terwujud Minta Dimakamkan di Garut Dekat Ibunda
Epy Kusnandar. (Intagram)
Rabu, 03 Desember 2025 21:50 WIB
Penulis: Mambang Yazid
JAKARTA - Kabar meninggalnya Epy Kusnandar pada Rabu, 3 Desember 2025, bukan hanya membawa duka bagi dunia hiburan, tetapi juga mengingatkan publik pada wasiat yang pernah ia ungkapkan: keinginan untuk dimakamkan di Garut, kampung halamannya. Aktor Preman Pensiun itu tutup usia pada 61 tahun.

Wasiat tersebut muncul beberapa waktu lalu dalam wawancara terkait film horor Selepas Tahlil, tempat Epy Kusnandar memerankan karakter Hadi, seorang ayah yang meninggal dan “kembali” dalam wujud mayat hidup.

Ketika membahas proses pendalaman peran itu, Epy Kusnandar berbicara jujur tentang kematian dan hal-hal yang ingin ia tuntaskan dalam hidup.

Epy Kusnandar menyampaikan bahwa jika kelak ia wafat, ia ingin jasadnya dibawa pulang ke Garut dan dikebumikan dekat pusara ibundanya. Pengakuan tersebut disampaikannya dengan nada serius, bukan sekadar selingan atau promosi film.

Epy Kusnandar menggambarkan Garut sebagai tempat terbaik untuk beristirahat, dikelilingi orang-orang terdekat. Bahkan, ia berharap peristirahatan terakhirnya kelak bisa menjadi momentum untuk mempererat keluarganya yang sempat renggang.

Ucapan Epy Kusnandar itu kini terasa menyayat, mengingat menjadi semacam pesan terakhir yang telah ia titipkan jauh hari sebelum kepergiannya.

Peran sebagai mayat hidup dalam Selepas Tahlil turut mempengaruhi cara Epy Kusnandar memandang kehidupan dan kematian. Menurutnya, memerankan sosok “orang mati yang harus hidup” bukan hanya menantang secara fisik, tetapi juga membuka ruang kontemplasi tentang utang perasaan, rahasia keluarga, serta takutnya manusia menghadapi maut sebelum semua tuntas.

Berita kepergian Epy Kusnandar disampaikan sang istri, Karina Ranau, melalui akun Instagram resminya. Ia mengunggah lelayu digital yang berisi doa untuk almarhum. “Telah berpulang ke Rahmatullah. Epy Kusnandar bin Erning Sutarsa… ya Allah ampunilah dia, kasihanilah dia, sejahterakanlah dia dan maafkanlah kesalahannya,” tulisnya.

Karina menyebut Epy Kusnandar wafat pada pukul 14.24 WIB dan jenazah disemayamkan di rumah duka di kawasan Jagakarsa, Jakarta Selatan.

Kepergian Epy Kusnandar bukan hanya meninggalkan duka mendalam, tetapi juga jejak wasiat pribadi yang mengungkap sisi manusiawinya: rindu kampung halaman, cinta pada ibunda, dan harapan agar keluarganya tetap menyatu bahkan setelah ia tiada. ***

Editor:Azhari Nasution
Kategori:Hiburan, Binawidya
wwwwww