Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Rakernas IMI 2026 di Pekanbaru, Agung Nugroho Incar Peluang Ekonomi Lewat Tuan Rumah Balapan
Gelanggang
12 jam yang lalu
Rakernas IMI 2026 di Pekanbaru, Agung Nugroho Incar Peluang Ekonomi Lewat Tuan Rumah Balapan
2
Hindari Macet Total Awal 2027, Pemkot Pekanbaru Siapkan Jalan Alternatif Proyek Flyover Panam
Balai Kota
12 jam yang lalu
Hindari Macet Total Awal 2027, Pemkot Pekanbaru Siapkan Jalan Alternatif Proyek Flyover Panam
3
Pemkot Pekanbaru Catat Inflasi Terendah se-Riau, Harga Cabai Merah Jadi Sorotan Utama
Kabar Bertuah
14 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Catat Inflasi Terendah se-Riau, Harga Cabai Merah Jadi Sorotan Utama
4
Pemkot Pekanbaru Gesa Pemasangan PJU Simpang MTQ, APILL Cerdas Mulai Berfungsi
Kabar Bertuah
13 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Gesa Pemasangan PJU Simpang MTQ, APILL Cerdas Mulai Berfungsi
5
Pemkot Pekanbaru Lanjutkan Program Seragam Sekolah Gratis 2027, Anggaran Capai Rp13 Miliar
Balai Kota
15 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Lanjutkan Program Seragam Sekolah Gratis 2027, Anggaran Capai Rp13 Miliar
6
Pemkot Pekanbaru Latih Nakes Puskesmas Jadi Pendamping Posyandu, Dukung Penerapan Standar Pelayanan Minimal
Balai Kota
17 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Latih Nakes Puskesmas Jadi Pendamping Posyandu, Dukung Penerapan Standar Pelayanan Minimal
Home  /  Berita  /  Gelanggang

Kemenpora, Kemendagri, dan Kemen UMKM Lakukan MoU Terkait Pengelolaan 20 Stadion

Kemenpora, Kemendagri, dan Kemen UMKM Lakukan MoU Terkait Pengelolaan 20 Stadion
Menpora Erick Thohir, Mendagri Muhammad Tito Karnavian, dan Menteri UMKM Maman Abdurrahman pada acara penandatanganan nota kesepahaman (MoU). (Gonews.co Group)
Selasa, 02 Desember 2025 18:51 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) bersama Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dan Kementerian Usaha Mikro Kecil Menengah (Kemen UMKM) menandataangani nota kesepahaman (MoU) terkait pengelolaan dan pemanfaatan aset olahraga yang akan dimulai dengan 20 stadion yang tersebar di berbagai daerah.

Penandatangan MoU dilakukan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir, Menteri UMKM Maman Abdurrahman dan Mendagri Muhammad Tito Karnavian di Gedung Kemendagri Jakarta, Selasa (2/12/2025).

"Sinergi ini penting kami lakukan karena fasilitas olahraga yang dibangun oleh pemerintah pusat dan daerah masih menjadi beban anggaran (untuk pemeliharaan), terutama untuk pemerintah daerah," kata Menpora Erick Thohir kepada awak media.

Menurut Menpora Erick, nota kesepahaman itu menjadi landasan penting agar pengelolaan aset olahraga di daerah dapat dikerjasamakan secara komersial dengan dunia usaha yang profesional. Yakni, Stadion Bumi Sriwijaya, Indomilk Arena, Stadion Pakansari, Stadion Wibawa Mukti, Stadion Patriot Candrabhaga, Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Stadion Maguwoharjo, Stadion Jatidiri, Stadion Gelora Bumi Kartini, Stadion Kanjuruhan.

Selain itu, Stadion Surajaya, Stadion Gelora Delta, Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan, Stadion Joko Samudro, Stadion Demang Lehman, Stadion Segiri, Stadion BJ Habibie, Stadion Harapan Bangsa, Stadion Dimurthala, dan Stadion Utama Sumatera Utara.

Menpora  Erick menjelaskan bahwa banyak fasilitas olahraga di daerah-daerah yang dibangun untuk mendukung Pekan Olahraga Nasional (PON) maupun untuk kebutuhan di daerah tidak dimanfaatkan atau terbengkalai. Padahal, jika fasilitas-fasilitas tersebut bisa dipergunakan untuk penyelenggaraan acara atau dikelola dengan baik akan memberikan nilai ekonomi bagi pemerintah seperti pajak dan lainnya.

"Dan juga pelaku UMKM atau masyarakat daerah punya acara-acara besar. Di sini lah kenapa kami mendorong (sinergi lintas kementerian untuk pengelolaan aset olahraga)," katanya.

Menpora meyakini bahwa pemerintah daerah yang mempunyai visi yang sama dan memahami kondisi keuangannya pasti akan melakukan percepatan dari sinergi yang telah dibangun. Apalagi, payung hukumnya, Permendagri sudah ada dimana tinggal bagaimana implementasinya.

Untuk itu, kata Erick, pihaknya bersama Mendagri dan Menteri UMKM menyepakati untuk melakukan pemetaan aset-aset olahraga agar tidak ada yang mubazir. "Supaya jangan, mohon maaf, (aset yang sudah ada), dibangun kembali supaya program jangka pendek dan jangka panjang tidak membebani keuangan daerah tersebut," katanya.

Sementara itu, Menteri Muhammad Tito Karnavian mengatakan sinergi pengelolaan aset olahraga tersebut dimulai dengan 20 stadion sepakbola dan selanjutnya untuk semua fasilitas olahraga lainnya. Dia menjelaskan, setelah penandatangan nota kesepahaman tersebut pihaknya akan terus memantau progres di lapangan.

"Kira-kira dalam dua minggu ke depan ada enggak (pemerintah daerah) yang sudah mulai menjajaki atau menindaklanjuti MoU ini, kalau enggak ada, saya akan (gelar) zoom meeting lagi," katanya.

Mendagri menambahkan juga menjanjikan bahwa jika ada pemerintah daerah yang bisa memulai lebih dulu kerja sama pengelolaan aset olahraga maka dia bersama Menpora dan Menteri UMKM akan hadir untuk menyaksikan kerja sama tersebut. ***

wwwwww