Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Bareskrim Polri Tetapkan Jenderal Listyo Sigit Tersangka Penyadapan Ilegal Presiden, Terancam 10 Tahun
Nasional
22 jam yang lalu
Bareskrim Polri Tetapkan Jenderal Listyo Sigit Tersangka Penyadapan Ilegal Presiden, Terancam 10 Tahun
2
Rakernas IMI 2026 di Pekanbaru, Agung Nugroho Incar Peluang Ekonomi Lewat Tuan Rumah Balapan
Gelanggang
9 jam yang lalu
Rakernas IMI 2026 di Pekanbaru, Agung Nugroho Incar Peluang Ekonomi Lewat Tuan Rumah Balapan
3
Hindari Macet Total Awal 2027, Pemkot Pekanbaru Siapkan Jalan Alternatif Proyek Flyover Panam
Balai Kota
8 jam yang lalu
Hindari Macet Total Awal 2027, Pemkot Pekanbaru Siapkan Jalan Alternatif Proyek Flyover Panam
4
Pemkot Pekanbaru Catat Inflasi Terendah se-Riau, Harga Cabai Merah Jadi Sorotan Utama
Kabar Bertuah
11 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Catat Inflasi Terendah se-Riau, Harga Cabai Merah Jadi Sorotan Utama
5
Pemkot Pekanbaru Gesa Pemasangan PJU Simpang MTQ, APILL Cerdas Mulai Berfungsi
Kabar Bertuah
10 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Gesa Pemasangan PJU Simpang MTQ, APILL Cerdas Mulai Berfungsi
6
Pemkot Pekanbaru Lanjutkan Program Seragam Sekolah Gratis 2027, Anggaran Capai Rp13 Miliar
Balai Kota
12 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Lanjutkan Program Seragam Sekolah Gratis 2027, Anggaran Capai Rp13 Miliar
Home  /  Berita  /  Kampus

Kapolda Metro "Terpukul" Pasca Driver Ojol Regang Nyawa Akibat Ditabrak Barakuda

Kapolda Metro Terpukul Pasca Driver Ojol Regang Nyawa Akibat Ditabrak Barakuda
Kapolda Polda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri. (Ist)
Jum'at, 29 Agustus 2025 12:09 WIB
Penulis: Bimo Putro Prihandoko
JAKARTA - Kapolda Metro Jaya Irjen Asep Edi Suheri terpukul dengan kejadian driver ojek online (ojol) Affan Kurniawan yang menjadi korban tertabrak kendaraan taktis (rantis) di kawasan Benhil, Jakarta Selatan saat bentrok unjuk rasa, Kamis (28/8/2025) malam.

"Saya (Kapolda) turut berduka cita sedalam-dalamnya kepada keluarga almarhum. Saya sudah bertemu dengan keluarganya, bapak almarhum dan alhamdulillah beliau sudah bisa menerima kami," ujar Irjen Asep Edi di RSCM, Jakarta, semalam.

Kapolda Metro yang belum genap sebulan berdinas itu mengungkapkan kejadian tersebut di luar dari prosedur pengamanan. Tak seharusnya, aparat keamanan ikut tersulut emosi dalam bertugas.

"Mungkin ini sebagai pelajaran bagi kita semua agar kita bisa merasakan apa yang dirasakan oleh keluarga almarhum," ujarnya.

Kapolda mengatakan akan menindak tegas anggotanya yang melakukan kelalaian, hingga menyebabkan orang lain meninggal dunia.

"Saya tegaskan akan menindak tegas anggota yang melakukan kesalahan. pelanggaran. dan akan kami serahkan ke kadiv propam untuk prosesnya. kita akan buka setransparan mungkin untuk proses penyelidikannya," tegasnya.

Irjen Asep berjanji kepada keluarga korban akan mengusut kasus tersebut sesuai dengan hukum dan aturan yang berlaku di institusi kepolisian.

"Bapak Zulkifli (orang tua Almarhum) menyampaikan minta keadilan dan kami siap. Kami akan serahkan kepada Propam agar bertindak sesuai aturan yang berlaku. kami sudah bicara dengan bapak Zulkifli apa aja yang akan menjadi tanggungan kami. Alhamdulillah baik dan kekeluargaan," ia menuturkan.

Sebelumnya, Kadiv Propam Polri Irjen Abdul Karim, mengonfirmasi bahwa tujuh anggota Brimob yang berada di dalam rantis tersebut telah diamankan dan sedang diperiksa di bawah pengawasan Propam Mabes Polri bersama Propam Brimob Polda Metro Jaya.

Identitas tujuh anggota tersebut, berdasarkan pernyataan resmi, yakni: Kompol C, Aipda M, Bripka R, Briptu D, Bripda M, Bharaka Y, dan Bharaka D. Kini mereka sedang menjalani pemeriksaan di Mako Brimob Kwitang. ***

Editor:Azhari Nasution
Kategori:Kampus, Warga Bertuah, Balai Kota, Binawidya
wwwwww