Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Bareskrim Polri Tetapkan Jenderal Listyo Sigit Tersangka Penyadapan Ilegal Presiden, Terancam 10 Tahun
Nasional
19 jam yang lalu
Bareskrim Polri Tetapkan Jenderal Listyo Sigit Tersangka Penyadapan Ilegal Presiden, Terancam 10 Tahun
2
Ringankan Beban Orang Tua, DPRD Pekanbaru Dorong Seluruh Siswa SD dan SMP Dapat Seragam Gratis
Parlemen
21 jam yang lalu
Ringankan Beban Orang Tua, DPRD Pekanbaru Dorong Seluruh Siswa SD dan SMP Dapat Seragam Gratis
3
Waspada Modus Liquid Sintetis, KIPAN Pekanbaru Dukung Sikap Tegas Kapolri Tertibkan Vape
Kabar Bertuah
21 jam yang lalu
Waspada Modus Liquid Sintetis, KIPAN Pekanbaru Dukung Sikap Tegas Kapolri Tertibkan Vape
4
Rakernas IMI 2026 di Pekanbaru, Agung Nugroho Incar Peluang Ekonomi Lewat Tuan Rumah Balapan
Gelanggang
5 jam yang lalu
Rakernas IMI 2026 di Pekanbaru, Agung Nugroho Incar Peluang Ekonomi Lewat Tuan Rumah Balapan
5
Tim Gabungan Gerebek Kampung Narkoba Pangeran Hidayat Pekanbaru, Empat Terduga Pelaku dan Ratusan Gram Sabu Diamankan
Kabar Bertuah
22 jam yang lalu
Tim Gabungan Gerebek Kampung Narkoba Pangeran Hidayat Pekanbaru, Empat Terduga Pelaku dan Ratusan Gram Sabu Diamankan
Home  /  Berita  /  Mimbar Bertuah

Prancis Ogah Adu Penalti Lawan Uzbekistan di Perempat Final Piala Dunia U 17 2023

Prancis Ogah Adu Penalti Lawan Uzbekistan di Perempat Final Piala Dunia U 17 2023
Timnas U 17 Prancis saat menjalani latihan. (Doc. LOC WCU17/BRY)
Sabtu, 25 November 2023 10:27 WIB
Penulis: Azhari Nasution

SOLO – Pelatih Timnas U 17 Prancis , Jean-Luc Vannuchi ingin mengalahkan Timnas U 17 Uzbekistan tanpa adu penalti pada pertandingan perempat final Piala Dunia U-17 2023 di Stadion Manahan, Solo, Jawa Tengah, Sabtu (25/11/2023) pukul 15.30 WIB.

Pasalnya, penentu kemenangan lewat duel adu penalti bakal membuat stres. Setidaknya, itulah pengalaman yang mesti dilalui Timnas U 17 Prancis saat menumbangkan Senegal pada babak 16 besar Piala Dunia U-17 2023.

"Saya harap, kami bisa menang tanpa adu penalti saat berjumpa Uzbekistan. Karena adu penalti memang bikin stressful,” kata Jean-Luc Vannuchi.

"Apalagi, Uzbekistan adalah tim yang sangat sulit untuk dihadapi. Mereka adalah tim yang kompak. Saat berhasil melakukan recovery bola, mereka bisa melakukan serangan balik dengan sangat cepat," ujarnya.

Sejauh ini, sudah ada beberapa hasil analisis yang dikantongi The Little Blues soal peta kekuatan Uzbekistan. Vannuchi menyebut, tim lawan sudah memperlihatkan penampilan yang mengejutkan di kejuaraan ini.

Setidaknya, hal itu mengacu pada perjalanan skuat asuhan Jamoliddin Rakhmatullaev dari fase grup hingga perempat final. Beberapa lawan sudah sempat dibuat kerepotan, termasuk Timnas U 17 Inggris yang ditumbangkan Uzbekistan pada babak 16 besar.

"Uzbekistan adalah tim yang tangguh. Mereka punya mentalitas yang bagus. Para pemainnya juga kerap bekerja keras. Mereka akan menjadi lawan yang sulit dihadapi. Kami harus mencari solusi," ujarnya.

"Mereka bisa menang atas Kanada, lalu bermain imbang melawan Spanyol. Di babal 16 besar, mereka menang melawan Inggris. Jadi, ini akan menjadi tantangan yang berat bagi Prancis," kata dia menambahkan.

WartaPKU Pelatih Timnas U 17 Prancis ,
Pelatih Timnas U 17 Prancis , Jean-Luc Vannuchi. (Doc. LOC WCU17/BRY)

Pelatih berusia 53 tahun itu juga memastikan bahwa pemainnya dalam kondisi yang bagus jelang laga perempat final ini. Dia juga memuji kualitas lapangan latihan yang disediakan saat berlatih di Kota Bengawan.

"Semua tim melakukan perpindahan dari satu kota ke kota lainnya pada turnamen ini. Kami sudah melakukan perjalanan kemarin. Kondisi lapangan juga sangat bagus. Jadi, kemarin dan hari ini kondisinya sangat bagus untuk bekerja," katanya. ***

wwwwww