Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Pemerintah Buka Pendaftaran CPNS November 2026, KemenPAN RB Pimpin Rangkaian Seleksi
Nasional
13 jam yang lalu
Pemerintah Buka Pendaftaran CPNS November 2026, KemenPAN RB Pimpin Rangkaian Seleksi
2
Kurangi Ketergantungan Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Lewat Forum Bali
Nasional
11 jam yang lalu
Kurangi Ketergantungan Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Lewat Forum Bali
3
Pemkot Pekanbaru Usulkan PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu, Angin Segar Kesejahteraan Pegawai
Kabar Bertuah
11 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Usulkan PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu, Angin Segar Kesejahteraan Pegawai
4
Suket Ijazah Gibran Batal demi Hukum, Mahfud MD Dorong DPR Lakukan Langkah Politik
Nasional
11 jam yang lalu
Suket Ijazah Gibran Batal demi Hukum, Mahfud MD Dorong DPR Lakukan Langkah Politik
5
Ekonomi Melesat 7,39 Persen, Pemkot Pekanbaru Sabet Penghargaan CNN Indonesia Awards
Balai Kota
8 jam yang lalu
Ekonomi Melesat 7,39 Persen, Pemkot Pekanbaru Sabet Penghargaan CNN Indonesia Awards
6
Foto Gibran Dicopot Massa di DPRD DIY, Politikus PDIP Ungkap Manipulasi Konstitusi
Nasional
13 jam yang lalu
Foto Gibran Dicopot Massa di DPRD DIY, Politikus PDIP Ungkap Manipulasi Konstitusi
Home  /  Berita  /  Mimbar Bertuah

Penyelenggaraan Piala Dunia U-17 On The Track, Arya: Catatan Minor Dibenahi Sambil Jalan

Penyelenggaraan Piala Dunia U-17 On The Track, Arya: Catatan Minor Dibenahi Sambil Jalan
Anggota Exco PSSI Arya Sinulingga. (PSSI)
Minggu, 12 November 2023 12:21 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Secara garis besar anggota Komite Eksekutif PSSI, Arya Sinulingga menyebut penyelenggaraan Piala Dunia U-17 2023 di Indonesia masih on the track. Baik FIFA dan tim peserta, menyatakan kepuasannya, mereka sama sekali tidak menyampaikan keluhan atau protes serius terhadap penyelenggaraan turnamen.

Kalaupun masih ada sejumlah catatan sifatnya minor. PSSI dan LOC Piala Dunia U-17 sambil jalan melakukan pembenahan untuk memastikan penyelenggaraan bisa dituntaskan dengan rapor kinclong.

Hampir semua tim peserta yang tampil di empat kota penyelenggara, Jakarta, Bandung, Solo, dan Surabaya memuji stadion-stadion yang digunakan untuk menyelenggaraan pertandingan 6 Grup Piala Dunia U-17. Arya mengatakan bahwa sejauh ini belum ada komplain terkait stadion maupun rumput dari tim-tim peserta.

"Animo masyarakat sangat baik, banyak orang yang nonton menikmati pertandingan Piala Dunia ini. Hambatan mungkin ada dari tim peserta, tetapi itu hanya terkait masalah akses. Karena di tim lain lancar. Masyarakat Indonesia ini belum terbiasa saja datang ke stadion dengan menggunakan bus, maupun menggunakan kendaraan pribadi dan parkir di bus. Tapi enggak apa-apa ini pembelajaran buat kita, karena FIFA punya standar sendiri untuk transportasi menuju stadion," katanya.

"Kami pun senang karena tim-tim memuji stadion yang digunakan sebagai venue pertandingan. Di Bandung, Stadion Si Jalak Harupat kemarin pertandingan sempat terhenti karena hujan deras. Tapi lapangan tidak tergenang, dan rumput tetap bisa langsung dipake lagi. Begitu juga di JIS (Jakarta International Stadium), Timnas Inggris bahkan sampai memuji mereka bisa bermain dengan nyaman," tambah Arya.

Pada pertandingan yang digelar Sabtu (11/11/2023) Inggris memang bermain apik di Jakarta. Mereka membuat rekor di Piala Dunia U-17 kali ini dengan menang telak 10-0 di laga pertama Grup C melawan Kaledonia Baru.

"Kalau lapangannya tidak bagus, begitu juga rumputnya, enggak mungkin dong mereka bisa buat gol sampai 10-0. Ini Inggris loh," ujar Arya lagi.

Penyerang Inggris yang kemarin membuat dua gol, Justin Oke Oboavwoduo pun mengatakan, jika rumput JIS bagus. Bahkan menurutnya hampir sama dengan rumput di Inggris.

"Rumput bagus kok, hampir sama dengan rumput di Inggris meski tidak mirip benar. Tapi, Ini adalah good result," tukasnya.

Arya pun sedikit heran dengan keluarnya tanggapan jika rumput JIS tidak bagus dari masyarakat. Menurutnya, kondisi fisik rumput bukan sekedar penampakan di TV. Apalagi jika setiap TV memiliki saturasi yang berbeda.

"Kondisi rumput itu harus dilihat langsung ke lapangan, bukan hanya sekedar melihat di televisi. Bahkan hingga hari ini, belum ada tuh keluhan dari tim-tim soal lapangan. Perlu diketahui, jika JIS merupakan stadion yang paling banyak dipergunakan untuk pertandingan Piala Dunia U-17 ini," tegasnya.

Seperti yang diketahui jika JIS akan mempertandingan dua grup babak penyisihan, Grup C dan Grup E, ditambah satu laga Grup F juga akan dimainkan di JIS. Pengaturan pertandingan pun dilakukan oleh FIFA.

"Match paling banyak itu di JIS dan itu rekomendasi FIFA. Kenapa? ya sebab mungkin rumputnya tahan untuk bermain banyak. Kita asumsikan seperti itu saja, karena memang kami berharap bisa bagus. Mengingat rumput dan lapangan di JIS ini dikerjakan langsung oleh FIFA, dengan konsultan FIFA dari Australia dan bukan kami yang mengerjakan. Walaupun rumputnya dari Indonesia, karena kami mencari rumput yang mudah diperoleh dan cepat," tuturnya.

Arya, sebagai perwakilan dari Federasi Sepakbola Indonesia (PSSI) yang merupakan tuan rumah Piala Dunia U-17 2023 pun mengharapkan agar ke depannya pertandingan-pertandingan selalu bagus terus. Semua pemain Timnas negara peserta lainnya, juga puas dengan lapangan-lapangan yang Indonesia siapkan untuk mereka. ***

wwwwww