Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Putusan MA Anulir Suket Gibran Rakabuming, Publik Soroti Ancaman Pemakzulan Wapres
Nasional
15 jam yang lalu
Putusan MA Anulir Suket Gibran Rakabuming, Publik Soroti Ancaman Pemakzulan Wapres
2
Sasar Sarang Narkoba, Tim Gabungan Polresta Pekanbaru Jaring Empat Pengunjung Kelab Malam
Kabar Bertuah
17 jam yang lalu
Sasar Sarang Narkoba, Tim Gabungan Polresta Pekanbaru Jaring Empat Pengunjung Kelab Malam
3
Drama Epic Comeback, Tandukan Pramudya dan Penalti Gamaroni Bawa PSPS Pekanbaru Tekuk PSGC 2-1
Sepakbola
8 jam yang lalu
Drama Epic Comeback, Tandukan Pramudya dan Penalti Gamaroni Bawa PSPS Pekanbaru Tekuk PSGC 2-1
4
Tumpukan Sampah Jadi Biang Kerok Meluapnya Drainase di Ruas Jalan Pekanbaru
Kabar Bertuah
21 jam yang lalu
Tumpukan Sampah Jadi Biang Kerok Meluapnya Drainase di Ruas Jalan Pekanbaru
Home  /  Berita  /  Kabar Bertuah

Wah, Ternyata Sekarang Warga Mulai Malas Beli Ponsel

Wah, Ternyata Sekarang Warga Mulai Malas Beli Ponsel
Foto: Penjualan Gawai CNBC Indonesia/ Tri Susilo)
Senin, 23 Oktober 2023 07:18 WIB
JAKARTA - Saat ini, penjualan smartphone global anjlok, menandai kelesuan pasar ponsel pintar yang masih berlanjut. Laporan Market Pulse dari firma riset Counterpoint menyebut penjualan turun 8% di Q3-2023 secara year-on-year (YoY).

Tren penurunan penjualan smartphone global sudah memasuki 9 kuartal berturut-turut. Kendati begitu, masih ada secercah harapan karena bertumbuh 2% secara kuartal-ke-kuartal (QoQ).

Samsung masih merajai pasar ponsel pintar global dengan pangsa pasar 20%, meski penjualannya menurun 13% YoY.

Counterpoint mengatakan performa Samsung disokong oleh penjualan Z Flip 5 yang hampir dua kali lipat lebih banyak ketimbang pesaingnya di pasaran. Selain itu, seri Galaxy A juga masih menjadi pemimpin di segmen kelas menengah.

Sementara itu, di posisi kedua ada Apple yang meraup 16% pangsa pasar, meski penjualannya menurun 9% YoY. Penjualan iPhone 15 diprediksi akan memberikan 'kabar' buruk bagi Apple untuk laporan kuartalan berikutnya.

Sebab, di 17 hari pertama penjualan iPhone 15, angkanya dilaporkan turun 4,5% dibandingkan iPhone 14. China yang merupakan pasar penting bagi Apple agaknya tak terlalu berminat dengan iPhone 15, di mana posisi pabrikan Cupertino tersebut lengser ke nomor 2 dan dikalahkan Huawei.

Xiaomi, Oppo, dan Vivo, menempati posisi ke-3 hingga ke-5 secara berurutan. Sementara itu, Honor, Huawei, dan Transsion Group menunjukkan pertumbuhan tipis. Secara kolektif, gabungan pabrikan ponsel pintar lainnya menguasai 34% pangsa pasar smartphone dengan pertumbuhan penjualan 2% sejauh ini. ***

Editor:Hermanto Ansam
Sumber:cnbcindonesia.com
Kategori:Kabar Bertuah
wwwwww