Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Rakernas IMI 2026 di Pekanbaru, Agung Nugroho Incar Peluang Ekonomi Lewat Tuan Rumah Balapan
Gelanggang
17 jam yang lalu
Rakernas IMI 2026 di Pekanbaru, Agung Nugroho Incar Peluang Ekonomi Lewat Tuan Rumah Balapan
2
Hindari Macet Total Awal 2027, Pemkot Pekanbaru Siapkan Jalan Alternatif Proyek Flyover Panam
Balai Kota
16 jam yang lalu
Hindari Macet Total Awal 2027, Pemkot Pekanbaru Siapkan Jalan Alternatif Proyek Flyover Panam
3
Pemkot Pekanbaru Catat Inflasi Terendah se-Riau, Harga Cabai Merah Jadi Sorotan Utama
Kabar Bertuah
19 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Catat Inflasi Terendah se-Riau, Harga Cabai Merah Jadi Sorotan Utama
4
Pemkot Pekanbaru Gesa Pemasangan PJU Simpang MTQ, APILL Cerdas Mulai Berfungsi
Kabar Bertuah
18 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Gesa Pemasangan PJU Simpang MTQ, APILL Cerdas Mulai Berfungsi
5
Pemkot Pekanbaru Lanjutkan Program Seragam Sekolah Gratis 2027, Anggaran Capai Rp13 Miliar
Balai Kota
20 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Lanjutkan Program Seragam Sekolah Gratis 2027, Anggaran Capai Rp13 Miliar
6
Pemkot Pekanbaru Latih Nakes Puskesmas Jadi Pendamping Posyandu, Dukung Penerapan Standar Pelayanan Minimal
Balai Kota
21 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Latih Nakes Puskesmas Jadi Pendamping Posyandu, Dukung Penerapan Standar Pelayanan Minimal
Home  /  Berita  /  Binawidya

'Inyiak Balang' Keluar dari Habitatnya, Warga Lubuk Gadang Solok Selatan Diminta Hati-hati

Inyiak Balang Keluar dari Habitatnya, Warga Lubuk Gadang Solok Selatan Diminta Hati-hati
Harimau Sumatera. (Foto: Istimewa)
Jum'at, 31 Maret 2023 18:34 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy

PADANG - Inyiak Balang atau Harimau Sumatera, akhir-akhir ini membuat masyarakat harus lebih berhati- hati melakukan aktivitas di tempat yang menjadi lokasi kemunculannya.

Mulai dari Nagari Batang Barus, Gantung Ciri Kabupaten Solok yang telah beberapa bulan ini menjadi lokasi konflik Inyiak balang, Nagari Sungai Gambir Sako Tapan Kabupaten Pesisir Selatan dan yang terakhir di Nagari Lubuk Gadang Utara Kecamatan Sangir Kabupaten Solok Selatan.

Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumbar, Ardi Andono mengatakan, pihaknya menurunkan Tim Wildlife Rescue Unit (WRU) untuk melakukan penanganan konflik Harimau sumatera dengan manusia yang tentunya tahapan ini sesuai dengan SOP.

"Saat ini di Nagari Lubuk Gadang Utara, tim WRU Balai KSDA Sumbar bersama warga, perangkat nagari, jorong dan dibantu juga YAD-PRHSD sedang berupaya melakukan penghalauan inyiak balang ini dengan bunyi-bunyian," jelas Ardi, Jumat (31/3/2023).

Ardi menjelaskan konflik Harimau Sumatera di Lubuk Gadang Utara telah memakan satu ekor sapi milik warga pada 25 Maret 2023 di Jorong Bariang Palabihan dan anak kerbau pada awal Maret lalu di Jorong Koto Rambah.

Selain penghalauan, tim melakukan edukasi dan sosialisasi kepada warga agar selalu berhati-hati dan waspada, tidak pergi sendirian ketika ke kebun, serta mengkandangkan ternaknya dengan cara yang aman. "Selanjutnya tim akan terus memantau keberadaan satwa dalam beberapa hari kedepan,” ungkapnya.***

wwwwww