Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Putusan MA Anulir Suket Gibran Rakabuming, Publik Soroti Ancaman Pemakzulan Wapres
Nasional
17 jam yang lalu
Putusan MA Anulir Suket Gibran Rakabuming, Publik Soroti Ancaman Pemakzulan Wapres
2
Drama Epic Comeback, Tandukan Pramudya dan Penalti Gamaroni Bawa PSPS Pekanbaru Tekuk PSGC 2-1
Sepakbola
9 jam yang lalu
Drama Epic Comeback, Tandukan Pramudya dan Penalti Gamaroni Bawa PSPS Pekanbaru Tekuk PSGC 2-1
3
Sasar Sarang Narkoba, Tim Gabungan Polresta Pekanbaru Jaring Empat Pengunjung Kelab Malam
Kabar Bertuah
19 jam yang lalu
Sasar Sarang Narkoba, Tim Gabungan Polresta Pekanbaru Jaring Empat Pengunjung Kelab Malam
4
Tumpukan Sampah Jadi Biang Kerok Meluapnya Drainase di Ruas Jalan Pekanbaru
Kabar Bertuah
23 jam yang lalu
Tumpukan Sampah Jadi Biang Kerok Meluapnya Drainase di Ruas Jalan Pekanbaru
Home  /  Berita  /  Balai Kota

Jateng jadi Provinsi Paling Sukses Tekan Kemiskinan

Jateng jadi Provinsi Paling Sukses Tekan Kemiskinan
Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen dalam suatu kesempatan. (foto: ist./dok pemprov jateng)
Minggu, 17 Juli 2022 17:02 WIB

JAKARTA - Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen mengatakan kepada wartawan kemarin, masyarakat di Jawa Tengah patut bersyukur karena kemisinan di daerah itu mencatatkan angka penurunan. Bahkan menjadi provinsi dengan penururan tingkat kemiskinan paling tinggi.

"Ada 25 provinsi mengalami penurunan. Jateng penurunan angka kemiskinan tertinggi, sekitar 102 ribu. Sudah diumumkan, ini artinya kita orang Jateng patut bersyukur, dan perlu giat lagi di era setelah pandemi," kata Taj Yasin yang juga merupakan Ketua Tim Koordinator Penanggulangan Kemiskinan (TKPK) Provinsi Jateng, sebagaimana dikutip GoSumbar.com dari suara, Minggu (17/7/2022).

Baca Juga: Warga Miskin Berproses Hukum bisa Didampingi Gratis, Segini Anggaran Negara untuk Itu 

Baca Juga: 27 Persen Warga Bukittinggi Tergolong Miskin 

Rahasianya, Jawa Tengah telah menggulirkan program renovasi rumah tidak layak huni (RTLH), jambanisasi, bantuan kepada keluarga miskin dan pemasangan listrik gratis. Kesemuanya itu, dikelola ke dalam satu program unggulan, yakni Satu OPD Satu Desa Dampingan.

Selain itu, kata Yasin, "Ada bedah rumah yang dilakukan oleh CSR, bahkan Baznas juga melakukan itu, memberikan insentif kepada masyarakat miskin, ada jambanisasi, pembuatan jalan, kita sinkronisasikan dengan program desa dampingan," papar dia.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Pasar & Niaga, Balai Kota
wwwwww