Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Pemerintah Buka Pendaftaran CPNS November 2026, KemenPAN RB Pimpin Rangkaian Seleksi
Nasional
18 jam yang lalu
Pemerintah Buka Pendaftaran CPNS November 2026, KemenPAN RB Pimpin Rangkaian Seleksi
2
Kurangi Ketergantungan Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Lewat Forum Bali
Nasional
17 jam yang lalu
Kurangi Ketergantungan Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Lewat Forum Bali
3
Pemkot Pekanbaru Usulkan PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu, Angin Segar Kesejahteraan Pegawai
Kabar Bertuah
16 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Usulkan PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu, Angin Segar Kesejahteraan Pegawai
4
Suket Ijazah Gibran Batal demi Hukum, Mahfud MD Dorong DPR Lakukan Langkah Politik
Nasional
17 jam yang lalu
Suket Ijazah Gibran Batal demi Hukum, Mahfud MD Dorong DPR Lakukan Langkah Politik
5
Ekonomi Melesat 7,39 Persen, Pemkot Pekanbaru Sabet Penghargaan CNN Indonesia Awards
Balai Kota
14 jam yang lalu
Ekonomi Melesat 7,39 Persen, Pemkot Pekanbaru Sabet Penghargaan CNN Indonesia Awards
6
Kasus Suap Lahan ATR/BPN, KPK Dalami Keterlibatan Petinggi PT Bela Parahiyangan
Hukum
19 jam yang lalu
Kasus Suap Lahan ATR/BPN, KPK Dalami Keterlibatan Petinggi PT Bela Parahiyangan
Home  /  Berita  /  Warga Bertuah

Menag: Jamaah Calon Haji Diganti Uang 15 Riyal Jika Makanan Basi

Menag: Jamaah Calon Haji Diganti Uang 15 Riyal Jika Makanan Basi
Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas dalam rapat koordinasi penyelenggaraan ibadah haji 1443 H/2022 M di Mekkah, Selasa (5/7/2022). (Foto: ANTARA)
Rabu, 06 Juli 2022 17:00 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas menegaskan jemaah haji akan mendapatkan makanan ganti jika yang disediakan basi atau akan diganti uang senilai 15 Saudi Riyal.

"Apa pun alasannya kalau mereka tidak makan harus diganti. Kalau tidak sempat masak lagi diganti yang 15 Riyal atau mie seduh yang senilai itu," kata Menag pada rapat koordinasi penyelenggaraan ibadah haji 1443 H/2022 M di Mekkah dilansir Antara, Selasa, 5 Juli.

Dalam rapat bersama tim Amirul Hajj dan tim pengawas haji itu, Menag mengatakan, setiap makanan yang diberikan mempunyai masa berlaku misalnya makan pagi dapat dimakan sampai pukul 09.00, makan siang sampai pukul 17.00 dan makan malam sampai pukul 23.00.

"Ada jemaah yang telat makan, karena makanan ada expired-nya sudah ditentukan mungkin dia ke masjid belum sempat makan jadi makanan basi," ujar Menag.

Menag mengatakan, ada perbedaan layanan konsumsi musim haji tahun ini dibandingkan sebelumnya karena jamaah mendapatkan tiga kali makan sedangkan sebelumnya hanya dua kali.

Di Madinah, jemaah mendapatkan makan sebanyak 27 kali selama sembilan hari, kemudian selama 25 hari di Mekkah mendapatkan sebanyak 75 kali makan. Layanan konsumsi di hotel akan berhenti pada 7 Dzulhijjah atau 6 Juli 2022 dan jemaah akan mendapatkan layanan makan di Armuzna. Selama masa Masyair di Arafah, Muzdhalifah dan Mina, jamaah mendapatkan sebanyak 16 kali makan serta sekali makan di bandara.

Menu makanan yang disediakan untuk jamaah sejauh ini diupayakan sesuai dengan cita rasa nusantara terdiri dari nasi, lauk dan sayur serta buah dan air mineral.***

wwwwww