Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Rakernas IMI 2026 di Pekanbaru, Agung Nugroho Incar Peluang Ekonomi Lewat Tuan Rumah Balapan
Gelanggang
19 jam yang lalu
Rakernas IMI 2026 di Pekanbaru, Agung Nugroho Incar Peluang Ekonomi Lewat Tuan Rumah Balapan
2
Hindari Macet Total Awal 2027, Pemkot Pekanbaru Siapkan Jalan Alternatif Proyek Flyover Panam
Balai Kota
18 jam yang lalu
Hindari Macet Total Awal 2027, Pemkot Pekanbaru Siapkan Jalan Alternatif Proyek Flyover Panam
3
Pemkot Pekanbaru Catat Inflasi Terendah se-Riau, Harga Cabai Merah Jadi Sorotan Utama
Kabar Bertuah
21 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Catat Inflasi Terendah se-Riau, Harga Cabai Merah Jadi Sorotan Utama
4
Pemkot Pekanbaru Gesa Pemasangan PJU Simpang MTQ, APILL Cerdas Mulai Berfungsi
Kabar Bertuah
20 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Gesa Pemasangan PJU Simpang MTQ, APILL Cerdas Mulai Berfungsi
5
Pemkot Pekanbaru Lanjutkan Program Seragam Sekolah Gratis 2027, Anggaran Capai Rp13 Miliar
Balai Kota
21 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Lanjutkan Program Seragam Sekolah Gratis 2027, Anggaran Capai Rp13 Miliar
6
Pemkot Pekanbaru Latih Nakes Puskesmas Jadi Pendamping Posyandu, Dukung Penerapan Standar Pelayanan Minimal
Balai Kota
23 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Latih Nakes Puskesmas Jadi Pendamping Posyandu, Dukung Penerapan Standar Pelayanan Minimal
Home  /  Berita  /  Warga Bertuah

Basis PKB dari Nahdhiyin, Yenny Wahid Heran, Cak Imin Sering Menyerang Ketum PBNU

Basis PKB dari Nahdhiyin, Yenny Wahid Heran, Cak Imin Sering Menyerang Ketum PBNU
Putri kedua Presiden keempat RI Abdurrahman Wahid (Gus Dur), Zanuba Arrifah Chafshoh alias Yenny Wahid. (foto: Istimewa)
Minggu, 26 Juni 2022 19:32 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy

JAKARTA - Keprihatinan putri kedua Presiden keempat RI Abdurrahman Wahid (Gus Dur), Zanuba Arrifah Chafshoh karena PKB yang didominasi oleh Cak Imin membuatnya gelisah.

Perempuan yang karib disapa atau Yenny Wahid ihwal ini merasa bahwa Cak Imin mengunci seluruh kader untuk tidak melanjutkan perjuangan Gus Dur di bidang politik PKB. Yenny mengatakan banyak senior dari PKB yang tidak diberikan ruang oleh Cak Imin. Akhirnya mereka memilih hengkang dari PKB.

Atas dasar itu, Yenny ingin mengembalikan marwah PKB yang dulu dibangun Gus Dur dengan merangkul semua kader PKB yang mumpuni. "Saya ingin kader-kader senior PKB yang bagus-bagus semua bisa masuk,” ucap Yenny di kawasan Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Minggu (26/6).

Meskipun sebagai putri kandung Gusdur memiliki hak untuk merebut kembali PKB, namun Yenny ingin PKB sebagai rumah banyak kalangan terutama Islam moderat yang selama ini hilang dari kekhasan PKB.

"Tdak dipakai untuk kepentingan politik sesaat, hanya dipakai pragmatisme dan transaksionalitas dalam berpolitik, tapi yang betul-betul berjuang untuk kepentingan warga, mauapun umat islam yang selama ini ditampung suaranya lewat PKB,” katanya.

Dia mengaku heran dengan sikap Cak Imin yang kerap menentang Ketua Umum PBNU KH. Yahya Cholil Staquf. Sebab, hal itu berimbas besar terhadap akar rumput PBNU yang gelisah terhadap sikap Cak Imin. "Ada kegelisahan di tingkat akar rumput NU, terutama yang memang selama ini, memilihnya PKB sebagai saluran politiknya,” katanya.

"Saya rasa, saya tetap PKB, walaupun bukan bagian PKB Cak Imin, saya PKB Gus Dur. Tapi saya merasa pastinya dong, tetap punya perhatian, tetap punya rasa memiliki agar partai itu dikelola dengan baik,” tutupnya.***

wwwwww