Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Pemkot Pekanbaru Usulkan PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu, Angin Segar Kesejahteraan Pegawai
Kabar Bertuah
24 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Usulkan PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu, Angin Segar Kesejahteraan Pegawai
2
Ekonomi Melesat 7,39 Persen, Pemkot Pekanbaru Sabet Penghargaan CNN Indonesia Awards
Balai Kota
22 jam yang lalu
Ekonomi Melesat 7,39 Persen, Pemkot Pekanbaru Sabet Penghargaan CNN Indonesia Awards
3
Susuri Gang Samping BRI Sukaramai Pekanbaru, Polisi Amankan Pria dan Wanita Positif Narkoba
Kabar Bertuah
3 jam yang lalu
Susuri Gang Samping BRI Sukaramai Pekanbaru, Polisi Amankan Pria dan Wanita Positif Narkoba
4
Sisir Empat Kelab Malam Pekanbaru, Satpol PP Riau Periksa Ketat Izin Usaha dan Pengunjung
Kabar Bertuah
3 jam yang lalu
Sisir Empat Kelab Malam Pekanbaru, Satpol PP Riau Periksa Ketat Izin Usaha dan Pengunjung
Home  /  Berita  /  Balai Kota

27 Persen Warga Bukittinggi Tergolong Miskin

27 Persen Warga Bukittinggi Tergolong Miskin
Kamis, 03 Februari 2022 07:52 WIB
BUKITTINGGI - Saat ini terdapat 127 ribu warga berkartukeluarga dengan 33.000 KK atau 27 persen dari jumlah penduduk Bukittinggi, Sumatera Barat termasuk miskin.

"Ini menjadi masalah prioritas yang harus diselesaikan, untuk itu Pemkot telah menyusun dan melaksanakan program kegiatan untuk masyarakat,” ungkap Wali Kota Bukittinggi Erman Safar saat silaturrahmi dengan Tokoh Adat dari Niniak Mamak Kurai Limo Jorong yang merupakan warga asli daerah setempat untuk memulai pembangunan di 2022 ini.

Dikatakan, program utama saat ini adalah pemulihan ekonomi masyarakat beberapa diantaranya yang telah dan akan dilaksanakan, membebaskan biaya pendidikan SMA sederajat dan menyusun program tabungan Utsman melalui BPR Syariah Jam Gadang.

Wali Kota Bukittinggi Erman Safar menegaskan Pemerintah Kota Bukittinggi menjadikan Niniak Mamak Kurai Limo Jorong sebagai komponen utama yang menerima informasi pertama terkait rencana kegiatan pemerintah kota.

"Kami menyadari Pemkot hanyalah sebagai penyelenggara pemerintahan dan Niniak Mamak selaku pemilik Nagari dan Kampung, kita ingin meminta restu kepada beliau untuk membangun Kota Bukittinggi dan melayani masyarakatnya," kata Erman Safar, Rabu (2/2/2022).

Pada kesempatan itu, Wako juga memaparkan sejumlah kegiatan pembangunan prioritas yang akan dilaksanakan tahun 2022 ini.

Diantaranya pembangunan awning Jalan Minangkabau, penataan Pasar Lereng, pembangunan gerbang budaya dan beberapa rencana pembangunan lainnya.

"Tugas berat lainnya yang telah dan terus dilakukan yaitu mengembalikan kesatuan warga setelah Pilkada lalu, kami terus merangkul semua saudara kita yang dulu mungkin berbeda pilihan dan terjadinya jarak, tanggung jawab bagi Pemkot saat ini menyatukan semua," kata Erman Safar.

Salah seorang Niniak Mamak Kurai, Taufik Datuak Nan Laweh mengatakan pada prinsipnya menyetujui dan mendukung kebijakan Pemkot yang menyentuh perbaikan di Kota Bukittinggi.

"Tapi juga perlu kami ingatkan agar jangan sampai terjadi konflik horizontal dalam kebijakan yang diambil, perlu kiranya mufakat dan musyawarah pada semua pihak agar tidak terjadi permasalahan," kata dia.

Program-program strategis yang akan dilaksanakan Pemkot meliputi infrastruktur dan noninfrastruktur, yaitu pembangunan awning Minangkabau Night Market di Jl. Minangkabau, Pasa Ateh, pembangunan tahap I Pasa Lereng, Tabungan Utsman.

Penataan daerah Stasiun menjadi kawasan kuliner malam (Stasiun Street Food), pembangunan Gerbang Budaya, rehabilitasi taman depan kantor DPRD, pengembangan kawasan Benteng Fort de Kock, pemanfaatan lokasi eks Lapas sebagai sentra penjualan produk-produk khas Bukittinggi, serta 'city branding' Kota Bukittinggi. ***

Editor:Hermanto Ansam
Sumber:sumbar.antaranews.com
Kategori:Balai Kota, Binawidya, Lima Puluh
wwwwww