Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Rakernas IMI 2026 di Pekanbaru, Agung Nugroho Incar Peluang Ekonomi Lewat Tuan Rumah Balapan
Gelanggang
18 jam yang lalu
Rakernas IMI 2026 di Pekanbaru, Agung Nugroho Incar Peluang Ekonomi Lewat Tuan Rumah Balapan
2
Hindari Macet Total Awal 2027, Pemkot Pekanbaru Siapkan Jalan Alternatif Proyek Flyover Panam
Balai Kota
18 jam yang lalu
Hindari Macet Total Awal 2027, Pemkot Pekanbaru Siapkan Jalan Alternatif Proyek Flyover Panam
3
Pemkot Pekanbaru Catat Inflasi Terendah se-Riau, Harga Cabai Merah Jadi Sorotan Utama
Kabar Bertuah
20 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Catat Inflasi Terendah se-Riau, Harga Cabai Merah Jadi Sorotan Utama
4
Pemkot Pekanbaru Gesa Pemasangan PJU Simpang MTQ, APILL Cerdas Mulai Berfungsi
Kabar Bertuah
19 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Gesa Pemasangan PJU Simpang MTQ, APILL Cerdas Mulai Berfungsi
5
Pemkot Pekanbaru Lanjutkan Program Seragam Sekolah Gratis 2027, Anggaran Capai Rp13 Miliar
Balai Kota
21 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Lanjutkan Program Seragam Sekolah Gratis 2027, Anggaran Capai Rp13 Miliar
6
Pemkot Pekanbaru Latih Nakes Puskesmas Jadi Pendamping Posyandu, Dukung Penerapan Standar Pelayanan Minimal
Balai Kota
23 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Latih Nakes Puskesmas Jadi Pendamping Posyandu, Dukung Penerapan Standar Pelayanan Minimal
Home  /  Berita  /  Gelanggang
Kompetisi Sepakbola Liga 1 2021-2022

Javier Roca Tekankan Tanggung Jawab Kolektif

Javier Roca Tekankan Tanggung Jawab Kolektif
Javier Roca . (Dok. ligaindonesiabaru)
Jum'at, 17 Desember 2021 12:02 WIB
Penulis: Azhari Nasution

KEDIRI - Pelatih Persik Kediri, Javier Roca menekankan pentingnya memiliki rasa tanggung jawab sebagai tim kepada pemain. Ia mengatakan setiap kesalahan yang dilakukan di pertandingan dan berujung pada kegagalan meraih hasil maksimal.

Hal itu merupakan kesalahan satu tim bukan satu individu pemain saja yang dirasa melakukan kesalahan.

Menurutnya sangat penting untuk bermain sebagai sebuah tim yang kompak dan solid. Ia memberi contoh pada saat melawan Persib Bandung beberapa waktu lalu dimana lawan bisa mencetak gol karena Faris Aditama dkk gagal melakukan clearance dengan baik.

Sehingga situasi tersebut mampu dimanfaatkan lawan untuk mencuri gol dan hingga pertandingan berakhir, para pemain Persik Kediri gagal mencetak gol balasan sehingga membuat tren positif mereka di dua laga sebelumnya menjadi terputus.

Berkaca pada masalah itu, ia menyebut hal tersebut sebagai kesalahan tim. Karena ada rentetan kejadian sebelumnya yang berujung pada kegagalan menyapu bola di area pertahanan sendiri.

Untuk itu meminta anak asuhnya untuk menjaga konsentrasi dan juga kekompakan tim menghadapi putaran kedua Liga 1 2021/2022.

“Kalau kita bikin gol selalu 11 pemain juga kalau kita kebobolan gol selalu 11 pemain. Satu kesalahan pemain semua komponen tim bikin kesalahan. Bukan hanya tanggung jawab dari satu pemain atau satu orang saja,” ungkap pelatih berusia 48 tahun.

“Karena gol memang berasal dari kita buang bola pertama. Setelah itu kurang pressing sehingga ada area yang kosong. Jadi itu bukan satu aksi pemain saja tapi kerja sama kita semua,” tandasnya. ***

wwwwww