Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Pemerintah Buka Pendaftaran CPNS November 2026, KemenPAN RB Pimpin Rangkaian Seleksi
Nasional
4 jam yang lalu
Pemerintah Buka Pendaftaran CPNS November 2026, KemenPAN RB Pimpin Rangkaian Seleksi
2
Foto Gibran Dicopot Massa di DPRD DIY, Politikus PDIP Ungkap Manipulasi Konstitusi
Nasional
4 jam yang lalu
Foto Gibran Dicopot Massa di DPRD DIY, Politikus PDIP Ungkap Manipulasi Konstitusi
3
Kasus Suap Lahan ATR/BPN, KPK Dalami Keterlibatan Petinggi PT Bela Parahiyangan
Hukum
4 jam yang lalu
Kasus Suap Lahan ATR/BPN, KPK Dalami Keterlibatan Petinggi PT Bela Parahiyangan
4
Kurangi Ketergantungan Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Lewat Forum Bali
Nasional
2 jam yang lalu
Kurangi Ketergantungan Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Lewat Forum Bali
Home  /  Berita  /  Gelanggang
Indonesia Basketball League (IBL) 2022

Tyree Robinson Menambah Koleksi Forward Satya Wacana

Tyree Robinson Menambah Koleksi Forward Satya Wacana
Tyree Robinson. (Dok. iblindonesia)
Jum'at, 03 Desember 2021 20:48 WIB
Penulis: Azhari Nasution
SALATIGA - Liga menyerahkan semua pilihan pemain asing ke tim masing-masing. Sehingga siapa pun pemain yang mereka pilih di IBL Draft 2021 Foreign Player tentu sesuai dengan strategi timnya masing-masing. Termasuk Satya Wacana Saints Salatiga yang mengambil dua forward asing. Joshua Davenport sudah kita bahas sebelumnya, sekarang giliran Tyree Robinson.

Robinson pernah bermain untuk tiga kampus yang berbeda di NCAA. Pertama Odessa Texas, kemudian Youngstown State, dan terakhir Texas A&M Commerce di Divisi II. Catatan statistiknya juga menarik. Bermain di Divisi I, Robinson mencetak 7,5 PPG fan 3,5 RPG. Sementara di Divisi II, dia mampu mendulang 13,9 PPG dan 5,6 RPG.

Tapi kalau kita kembali ke belakang lagi. Ternyata Robinson adalah pemain yang luar biasa ketika masih duduk di bangku sekolah menengah bersama Durfee High School. Dia mencetak rata-rata 25,7 PPG dan 13,5 RPG, serta menjadi pemain pertama yang meraih gelar Boston Herald Dream Team sejak Chris Herren di tahun 1994.

Forward setinggi 196 cm tersebut belum punya catatan di kompetisi profesional. Ini artinya, Satya Wacana bakal jadi tim pertamanya sebagai pemain profesional. Memilih Robinson tentunya jadi salah satu strategi jitu bagi Satya Wacana. Sebab mayoritas pemain mereka juga masih berusia muda. Sehingga Robinson akan lebih cepat beradaptasi dengan mereka. Namun entah sengaja atau tidak, Satya Wacana punya stok forward yang melimpah. Karena sebelum ada Davenport dan Robinson, mereka sudah punya banyak pemain bagus untuk mengisi posisi bigman. ***

wwwwww