Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Pemerintah Buka Pendaftaran CPNS November 2026, KemenPAN RB Pimpin Rangkaian Seleksi
Nasional
23 jam yang lalu
Pemerintah Buka Pendaftaran CPNS November 2026, KemenPAN RB Pimpin Rangkaian Seleksi
2
Kurangi Ketergantungan Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Lewat Forum Bali
Nasional
21 jam yang lalu
Kurangi Ketergantungan Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Lewat Forum Bali
3
Pemkot Pekanbaru Usulkan PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu, Angin Segar Kesejahteraan Pegawai
Kabar Bertuah
21 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Usulkan PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu, Angin Segar Kesejahteraan Pegawai
4
Suket Ijazah Gibran Batal demi Hukum, Mahfud MD Dorong DPR Lakukan Langkah Politik
Nasional
21 jam yang lalu
Suket Ijazah Gibran Batal demi Hukum, Mahfud MD Dorong DPR Lakukan Langkah Politik
5
Ekonomi Melesat 7,39 Persen, Pemkot Pekanbaru Sabet Penghargaan CNN Indonesia Awards
Balai Kota
18 jam yang lalu
Ekonomi Melesat 7,39 Persen, Pemkot Pekanbaru Sabet Penghargaan CNN Indonesia Awards
6
Kasus Suap Lahan ATR/BPN, KPK Dalami Keterlibatan Petinggi PT Bela Parahiyangan
Hukum
23 jam yang lalu
Kasus Suap Lahan ATR/BPN, KPK Dalami Keterlibatan Petinggi PT Bela Parahiyangan
Home  /  Berita  /  Gelanggang
Indonesia Basketball League (IBL) 2022

Pertahanan Bali United Makin Sulit Ditembus Karena Ada William Green

Pertahanan Bali United Makin Sulit Ditembus Karena Ada William Green
Bali United Basketball, William Green,
Rabu, 01 Desember 2021 12:33 WIB
Penulis: Azhari Nasution
SURABAYA - Bali United Basketball membuat penampilan yang luar biasa di musim debutnya. Sebagai kontestan baru, tim asuhan Alexandar Stevanoski bisa mengumpulkan sembilan kemenangan dari 16 pertandingan di Indonesia Basketball League (IBL)  2021.

Secara roster, Bali United memiliki pemain yang bertipe defender seperti Surliyadin, hingga pemain senior seperti Ponsianus Nyoman Indrawan. Tapi IBL musim 2022, mereka juga punya pemain asing yang identik dengan permainan bertahan yaitu William Green.

Kalau melihat dari catatan statistik musim lalu, Bali United sangat kuat di paint area. Buktinya mereka bisa mengumpulkan rata-rata 41,6 untuk total rebound per game. Keberadaan Komink membuat Bali United mampu membuat rata-rata 28,6 defensive rebound per game, serta 2,5 block per game. Kontribusi besar di pertahanan khususnya di paint area juga disumbang oleh Rico Aditya dan Tri Hartanto.

Meski sudah kuat, tampaknya Bali United butuh pemain yang bisa diandalkan untuk pertahanan. Terutama dari pemain asing. Sebab itu, dalam IBL Draft 2021 untuk Foreign Player mereka memilih William Green. Pemain asal Amerika Serikat yang pernah meniti karir sebagai pemain di tim Stetson College. Salah satu catatan yang menarik dari pemain kelahiran Orlando tersebut adalah naluri bertahannya di paint area. Green memiliki catatan 79 kali melakukan block shot dalam dua musim kompetisi basket kampus bersama Stenson.

Catatan penampilan Green terakhir ada di Colombia - Copa Federacio tahun 2021. Dia bermain di tim Corsarios Contagena. Green tampil 10 pertandingan dengan rata-rata statistik 12,6 PPG, 6,0 RPG, dan 1,2 APG. Karena spesialisasinya bertahan, maka Green sendiri mencetak 1,2 blocks per game, dan memimpin timnya untuk kategori ini.

Menilik fakta-fakta di atas, maka semakin yakin kalau Bali United memilih Green untuk memperkuat pertahanan mereka. Sementara di sisi serangan, Bali United punya beberapa pemain seperti Abraham Wenas, Lutfi Koswara, Surliyadin, hingga Komink sendiri yang bisa jadi pencetak poin. ***

wwwwww