Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Susuri Gang Samping BRI Sukaramai Pekanbaru, Polisi Amankan Pria dan Wanita Positif Narkoba
Kabar Bertuah
7 jam yang lalu
Susuri Gang Samping BRI Sukaramai Pekanbaru, Polisi Amankan Pria dan Wanita Positif Narkoba
2
Sisir Empat Kelab Malam Pekanbaru, Satpol PP Riau Periksa Ketat Izin Usaha dan Pengunjung
Kabar Bertuah
7 jam yang lalu
Sisir Empat Kelab Malam Pekanbaru, Satpol PP Riau Periksa Ketat Izin Usaha dan Pengunjung
Home  /  Berita  /  Gelanggang
Indonesia Basketball League (IBL) 2022

Shavar Newkirk Sudah Hafal Gaya Permainan Eropa

Shavar Newkirk Sudah Hafal Gaya Permainan Eropa
Shavar Newkirk. (Dok. iblindonesia)
Minggu, 28 November 2021 10:09 WIB
Penulis: Azhari Nasution
TIMIKA - Tak heran ketika muncul nama Shavar Newkirk sebagai pemain asing pilihan NSH Mountain Gold Timika dalam IBL Draft 2021 Foreign Player, 10 November lalu. Diprediksi ini ada hubungannya dengan penunjukan Anthony Garbelotto sebagai head coach baru.

Coach Tony Garbelotto merupakan keturunan Italia dan Inggris. Tentu dia akan menerapkan gaya permainan basket Eropa di tim NSH Mountain Gold. Tapi yang menjadi menarik adalah pilihan pemain asingnya. NSH kembali mengambil Mike Glover, yang kita kenal sebagai Best Foreign Player di IBL 2021.

Ibaratnya, NSH ingin Glover menuntaskan urusan yang tertunda karena pandemi Covid-19. Namun dengan kedatangan Glover, NSH tentu semakin percaya diri. Karena Glover menjadi pemain yang mampu meningkatkan performa NSH dua musim lalu.

Sementara pilihan kedua jatuh ada Shavar Newkirk, pemain kelahiran Bronx, New York City, yang bermain sebagai point guard. Produk asli St. Joseph's College tersebut tidak terpilih dalam NBA Draft 2018, sehingga dirinya berpetualang ke luar Amerika Serikat.

Ternyata Newkirk berjodoh dengan Benua Biru. Setelah membela Halifax Hurricanes di NBL Canada, Newkirk bermain dua musim untuk FC Shalke 04 Basketball di liga Jerman, lalu melanjutkan petualangan ke Islandia bersama tim Hottur. Jadi dia sudah hafal betul dengan gaya permainan Eropa dengan tiga musim di sana. Kemudian, kalau dikaitkan dengan pelatih baru NSH, maka Newkirk adalah sosok yang cocok.

Beralih ke catatan statistik. Ternyata Newkirk bukan pemain yang kaleng-kaleng. Di liga Jerman musim 2019-20, dia mencetak rata-rata 13,3 PPG, 4,0 RPG, dan 3,6 APG. Sementara ketika bermain di Islandia, Newkirk mencetak 24,0 PPG, 7,0 RPG, dan 4,0 APG. Dengan catatan-catatan tersebut maka Newkirk bakal jadi pemain yang cocok untuk NSH. Sebab mereka juga butuh point guard yang mumpuni untuk bersaing di musim 2022 nanti. ***

wwwwww