Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Putusan MA Anulir Suket Gibran Rakabuming, Publik Soroti Ancaman Pemakzulan Wapres
Nasional
13 jam yang lalu
Putusan MA Anulir Suket Gibran Rakabuming, Publik Soroti Ancaman Pemakzulan Wapres
2
Sasar Sarang Narkoba, Tim Gabungan Polresta Pekanbaru Jaring Empat Pengunjung Kelab Malam
Kabar Bertuah
15 jam yang lalu
Sasar Sarang Narkoba, Tim Gabungan Polresta Pekanbaru Jaring Empat Pengunjung Kelab Malam
3
Tumpukan Sampah Jadi Biang Kerok Meluapnya Drainase di Ruas Jalan Pekanbaru
Kabar Bertuah
19 jam yang lalu
Tumpukan Sampah Jadi Biang Kerok Meluapnya Drainase di Ruas Jalan Pekanbaru
4
Drama Epic Comeback, Tandukan Pramudya dan Penalti Gamaroni Bawa PSPS Pekanbaru Tekuk PSGC 2-1
Sepakbola
6 jam yang lalu
Drama Epic Comeback, Tandukan Pramudya dan Penalti Gamaroni Bawa PSPS Pekanbaru Tekuk PSGC 2-1
Home  /  Berita  /  Gelanggang
Turnamen Bulutangkis Indonesia Open 2021

Rehan/Lisa: Kekalahan Picu Semangat Tanding

Rehan/Lisa: Kekalahan Picu Semangat Tanding
Rehan Naufal Kusharjanto/Lisa Ayu Kusumawati. (Foto: Humas PP PBSI-Indonesia)
Kamis, 25 November 2021 01:06 WIB
Penulis: Azhari Nasution
NUSA DUA -  Pasangan ganda campuran Indonesia, Rehan Naufal Kusharjanto/Lisa Ayu Kusumawati terhenti di babak pertama ajang Turnamen Bulutangkis Indonesia Open 2021. Kendati sempat merebut gim kedua, laju pasangan pelatnas ini akhirnya harus kandas.

Rehan/Lisa dihentikan duet Hong Kong, Chang Tak Ching/Ng Wing Yung dengan skor 20-22, 21-16, 16-21 dalam tempo 57 menit di Bali International Convention Centre & Westin Resort, Nusa Dua, Bali, Rabu (24/11/2021).

"Dibandingkan main di Indonesia Masters kemarin, lebih enak kali ini. Tadi kami kurang sabar saja. Soal fisik, lawan juga sama-sama habis," ujar Rehan usai berlaga.

"Kami belum beruntung dan terburu-buru saja tadi. Sudah mengejar tapi karena tidak sabar malah jadi tidak fokus," imbuh Lisa.

Lebih jauh Lisa mengatakan, sebenarnya di gim kedua dirinya berani menekan. Tetapi gim ketiga sedikit error.

"Lawan mengganti pola permainan. Bola no lob kami diubah dan itu membuat serangan tidak maksimal," ujarnya.

"Waktu main no lob kami bisa menekan mereka," tambah Rehan.

Rehan mengatakan, suasana bertanding bersama Lisa sudah menemukan pola terbaik. Kendati nyaris dua tahun absen bermain akibat pandemi, tetapi kerjasama dan kekompakan sudah terbentuk.

"Jadi baru benar-benar merasakan suasana pertandingan bersama yang di sini," komentar Rehan.

Untuk ke depannya, baik Rehan maupun Lisa hendak memperbaiki komunikasi dan kekompakan. "Soal komunikasi inilah yang harus dijaga. Jangan ada ego masing-masing, karena kami bermain ganda," ujar Rehan.

"Selain komunikasi, kami juga akan menguatkan satu sama lainnya," kata Lisa.

Rehan menegaskan, kekalahan di kejuaraan berhadiah total 850 ribu dolar AS ini dijadikan pengalaman dan pemicu semangat untuk bermain bagus di turnamen ke depan. ***

wwwwww