Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Putusan MA Anulir Suket Gibran Rakabuming, Publik Soroti Ancaman Pemakzulan Wapres
Nasional
11 jam yang lalu
Putusan MA Anulir Suket Gibran Rakabuming, Publik Soroti Ancaman Pemakzulan Wapres
2
Sasar Sarang Narkoba, Tim Gabungan Polresta Pekanbaru Jaring Empat Pengunjung Kelab Malam
Kabar Bertuah
13 jam yang lalu
Sasar Sarang Narkoba, Tim Gabungan Polresta Pekanbaru Jaring Empat Pengunjung Kelab Malam
3
Tumpukan Sampah Jadi Biang Kerok Meluapnya Drainase di Ruas Jalan Pekanbaru
Kabar Bertuah
17 jam yang lalu
Tumpukan Sampah Jadi Biang Kerok Meluapnya Drainase di Ruas Jalan Pekanbaru
4
Drama Epic Comeback, Tandukan Pramudya dan Penalti Gamaroni Bawa PSPS Pekanbaru Tekuk PSGC 2-1
Sepakbola
4 jam yang lalu
Drama Epic Comeback, Tandukan Pramudya dan Penalti Gamaroni Bawa PSPS Pekanbaru Tekuk PSGC 2-1
Home  /  Berita  /  Gelanggang

NOC Kaji Potensi Partisipasi Indonesia di 7th Children of Asia 2022

NOC Kaji Potensi Partisipasi Indonesia di 7th Children of Asia 2022
Indra Gamulya. (Foto: NOC Indonesia)
Kamis, 25 November 2021 12:57 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Komite Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia) tengah mempelajari potensi keikutsertaan Merah Putih di 7th Children of Asia International Sports Games 2022 Vladivostok, Rusia, 27 Juli-8 Agustus. Multi event yang bertujuan membangun dan mempromosikan olahraga kepada   anak usia dini ini diyakini dapat menjadi pondasi kuat pengembangan pembinaan prestasi di Indonesia.

Komite Eksekutif NOC Indonesia, Indra Gamulya menilai banyak benefit yang didapatkan Indonesia apabila bisa berpartisipasi di Children of Asia International Sports Games. Indra merupakan delegasi NOC Indonesia yang hadir di Chefs de Mission (CdM) Seminar, Vladivostok, Rusia, pertengahan November.

“Children of Asia International Sports Games adalah sarana tepat membangun pondasi olahraga di anak-anak usia dini. Namun, NOC Indonesia masih perlu mengevaluasi keikutsertaan Indonesia. Dalam waktu dekat kami akan berbicara dengan Kementerian Pemuda dan Olahraga dan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan untuk membicarakannya,” kata Indra, Rabu (24/11/2021).

Children of Asia International Sports Games adalah multi event yang sudah diakui Dewan Olimpiade Asia (OCA). Kali pertama ajang ini diadakan pada 1996 di Republik Sakha dan setelahnya selalu diagendakan setiap empat tahun sekali.

Namun, penyelenggaraan edisi ketujuh yang semula diagendakan di Mongolia, 2020, harus ditunda karena ketidaksiapan tuan rumah terkait venue dan pandemi Covid-19. Penundaan tersebut membuat Children of Asia Games International Committee menetapkan Vladivostok sebagai tuan rumah dan penyelengaraannya ditunda hingga 2022.

Indra mengatakan, Vladivostok sangat siap menjadi tuan rumah Children of Asia International Sports Games. Hal ini tampak jelas saat delegasi yang menghadiri CdM Seminar diajak melihat venue pertandingan serta The Ocean Centre yang akan digunakan sebagai desa atlet saat penyelenggaraan 7th Children of Asia International Sports Games 2022 Vladivostok.

“The Ocean Center dapat menampung kapasitas akomodasi untuk 1.650 orang. Tempat ini memang merupakan aktivitas pusat pelatihan, kebudayaan, dan pendidikan, sehingga memiliki tingkat keamanan yang sangat tinggi,” terang Indra.

“Kami juga sempat mengunjungi komplek hotel di Far Eastern Federal University Campus yang juga akan menjadi venue tinju, senam ritmik, panahan, menembak, dan voli pantai.”

Children of Asia International Sports Games 2022 Vladivostok akan diikuti 45 negara Asia dan lima kawasan di Rusia Timur. Multi event ini rencananya mempertandingkan 9 cabor. Selain lima cabor di atas, ada pula bulu tangkis, basket 3x3, kurash, kapsahay, judo, track and field, gulat, futsal, tenis meja, renang, sambo, taekwondo, dan dance sports (breaking). ***

wwwwww