Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Putusan MA Anulir Suket Gibran Rakabuming, Publik Soroti Ancaman Pemakzulan Wapres
Nasional
10 jam yang lalu
Putusan MA Anulir Suket Gibran Rakabuming, Publik Soroti Ancaman Pemakzulan Wapres
2
Sasar Sarang Narkoba, Tim Gabungan Polresta Pekanbaru Jaring Empat Pengunjung Kelab Malam
Kabar Bertuah
13 jam yang lalu
Sasar Sarang Narkoba, Tim Gabungan Polresta Pekanbaru Jaring Empat Pengunjung Kelab Malam
3
Tumpukan Sampah Jadi Biang Kerok Meluapnya Drainase di Ruas Jalan Pekanbaru
Kabar Bertuah
17 jam yang lalu
Tumpukan Sampah Jadi Biang Kerok Meluapnya Drainase di Ruas Jalan Pekanbaru
4
Drama Epic Comeback, Tandukan Pramudya dan Penalti Gamaroni Bawa PSPS Pekanbaru Tekuk PSGC 2-1
Sepakbola
3 jam yang lalu
Drama Epic Comeback, Tandukan Pramudya dan Penalti Gamaroni Bawa PSPS Pekanbaru Tekuk PSGC 2-1
Home  /  Berita  /  Gelanggang
Turnamen Bulutangkis Indonesia Open 2021

Gregoria Nyesek Tak Mampu Manfaatkan Peluang

Gregoria Nyesek Tak Mampu Manfaatkan Peluang
Gregoria Mariska Tunjung. (Foto: Humas PP PBSI-Indonesia)
Kamis, 25 November 2021 20:22 WIB
Penulis: Azhari Nasution

NUSA DUA - Harapan wakil tuan rumah satu-satunya di nomor tunggal putri, Gregoria Mariska Tunjung, kembali gagal unjuk gigi saat menghadapi wakil Thailand, Pornpawee Chochuwong di babak 16 besar. Dia membuang kesempatan untuk melaju ke babak perempatfinal Turnamen Bulutangkis Indonesia Open 2021.

Bermain apik di gim pertama dan menang mudah, tak mampu dipertahankan Gregoria di gim kedua. Konsistensinya dalam kejuaraan berhadiah total 850 ribu dolar AS yang mentas di Bali International Convention Centre & Westin Resort, Nusa Dua, Bali, Kamis (25/11/2021), tidak mampu dijaga.

"Jujur, saya masih belum puas dengan penampilan tadi karena di gim kedua saya banyak melakukan kesalahan sendiri saat lawan sudah mulai mengubah pola permainan.
Sebenarnya dari awal saya menargetkan diri saya bukan untuk menang, tetapi untuk main bagus dulu. Saya pasti ingin menang tapi lawan juga ingin menang," ujar Gregoria.

Bahkan di gim ketiga Gregoria sempat memberikan harapan segar. Setelah tertinggal 3-9, pelan tapi pasti, dia bisa bermain lebih baik dan unggul. Gregoria juga memimpin jauh hingga 19-16. Sayang setelah itu, kembali bermain ragu-ragu. Akhirnya, juara Kejuaraan Dunia Junior 2017 itu malah takluk dengan skor 21-11, 9-22, 20-22.

"Rasanya nyesek ingin menangis tadi. Jujur dari ketinggalan sampai memimpin, saya tidak berasa apa pun. Saya cuma berpikir, seandainya kalah, saya tidak boleh kalah dengan melepas kesempatan itu Maksudnya, kalaupun kalah, saya harus berjuang dulu," ujar Gregoria.

Sebagai pemain tunggal putri terbaik di Tanah Air, Gregoria sebenarnya ingin memberikan yang terbaik. Tetapi performanya tidak konsisten. Berkat kekalahannya tersebut, kans untuk tampil ke BWF World Tour Finals, juga tertutup.

Dia pun memilih untuk mempersiapkan diri menghadapi Kejuaraan Dunia di Huelva Spanyol, medio Desember nanti.

"Saya berharap apa yang kurang di sini dan di pertandingan-pertandingan sebelumnya bisa diperbaiki dalam waktu beberapa minggu sebelum berangkat ke Kejuaraan Dunia," tukasnya. ***

wwwwww