Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Rakernas IMI 2026 di Pekanbaru, Agung Nugroho Incar Peluang Ekonomi Lewat Tuan Rumah Balapan
Gelanggang
17 jam yang lalu
Rakernas IMI 2026 di Pekanbaru, Agung Nugroho Incar Peluang Ekonomi Lewat Tuan Rumah Balapan
2
Hindari Macet Total Awal 2027, Pemkot Pekanbaru Siapkan Jalan Alternatif Proyek Flyover Panam
Balai Kota
17 jam yang lalu
Hindari Macet Total Awal 2027, Pemkot Pekanbaru Siapkan Jalan Alternatif Proyek Flyover Panam
3
Pemkot Pekanbaru Catat Inflasi Terendah se-Riau, Harga Cabai Merah Jadi Sorotan Utama
Kabar Bertuah
19 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Catat Inflasi Terendah se-Riau, Harga Cabai Merah Jadi Sorotan Utama
4
Pemkot Pekanbaru Gesa Pemasangan PJU Simpang MTQ, APILL Cerdas Mulai Berfungsi
Kabar Bertuah
18 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Gesa Pemasangan PJU Simpang MTQ, APILL Cerdas Mulai Berfungsi
5
Pemkot Pekanbaru Lanjutkan Program Seragam Sekolah Gratis 2027, Anggaran Capai Rp13 Miliar
Balai Kota
20 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Lanjutkan Program Seragam Sekolah Gratis 2027, Anggaran Capai Rp13 Miliar
6
Pemkot Pekanbaru Latih Nakes Puskesmas Jadi Pendamping Posyandu, Dukung Penerapan Standar Pelayanan Minimal
Balai Kota
22 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Latih Nakes Puskesmas Jadi Pendamping Posyandu, Dukung Penerapan Standar Pelayanan Minimal
Home  /  Berita  /  Gelanggang
Paralimpiade Tokyo 2020

Kontingen Paralimpiade Indonesia Penuhi Target

Kontingen Paralimpiade Indonesia Penuhi Target
Ratri/Khalimatus luapkan kegembiraan usai raih medali emas Paralimpiade Tokyo 2020. (Dok. NPC Indonesia)
Senin, 06 September 2021 00:05 WIB
Penulis: Azhari Nasution
TOKYO - Kontingen Paralimpiade Indonesia meraih prestasi membanggakan di ajang Paralimpiade Tokyo 2020. Dengan torehan dua medali emas, tiga perak dan empat perunggu mampu menempatkan Indonesia di urutan ke 43 daftar perolehan medali.

Pencapaian di Paralimpiade Tokyo 2020 merupakan sejarah baru bagi Indonesia selama berpartisipasi di pesta olah raga antar disabilitas ini. Selain itu koleksi medali yang diraih atlet Indonesia mampu melampaui target awal yang ditetapkan NPC Indonesia.

Sebelum berangkat ke Tokyo, NPC memasang target satu medali emas, dua perak dan dua perunggu. Namun, pada kenyataanya penampilan ciamik atlet Indonesia membuat hampir dua kali lipat melampaui target tersebut.

“Tiada kata lain yang dapat kita ucapkan selain bersyukur kepada Tuhan yang Maha Esa atas pencapaian yang telah kita raih. Alhamdulillah kita mampu mencapai target yang telah ditetapkan,” ucap Andi Herman, Chef de Mission Kontingen Indonesia.

“Kita telah melihat perjuangan atlet dalam upaya meraih medali tanpa kenal lelah dan mencapai hasil maksimal,” tambah Andi Herman.

Prestasi yang diraih Indonesia merupakan buah dari persiapan jangka panjang berkelanjutan dalam pelatnas NPC yang diadakan di Solo, Jawa Tengah.

“Para atlet telah melakukan latihan di pelatnas sejak 2018 yang awalnya untuk tampil di ASEAN Paragames Filipina yang akhirnya dibatalkan. Kalau untuk persiapan untuk Paralimpiade ini, kami melakukan latihan sejak tahun 2020,” jelas Sapta Kunta Purnama, Manajer Tim para bulu tangkis.

Torehan prestasi Indonesia di Paralimpiade Tokyo 2020 merupakan kejutan bagi olahraga nasional karena mampu meraih total sembilan medali dan menghuni posisi 43 daftar perolehan medali.

Hasil itu justru telah menjawab tantangan pemerintah dalam Desain Besar Olahraga Nasional, yang mana menargetkan Paralimpiade Indonesia bisa menembus posisi 40 besar pada Paralimpiade Paris 2024 mendatang. Target masuk posisi 40 besar justru telah dipenuhi di Paralimpiade 2020 ini.

“Dalam desain besar olah raga nasional, NPC telah membuat road map olah raga nasional hingga 2045 dimana NPC sudah mencanangkan masuk urutan 10 besar pada 2045. Untuk mencapai target itu kita harus melakukan pembinaan secara berkesinambungan,” jelas Rima Ferdianto, Wakil Sekretaris Jenderal NPC Indonesia.

“Untuk tahun ini target kita telah terlampaui sementara untuk tahun 2024, kita menargetkan tiga medali emas serta menargetkan lebih banyak cabang olah raga lagi yang tampil di Paris nanti,” harap Rima.

Selain akan mempertahankan tujuh cabor yang telah tampil di Paralimpiade 2020, NPC juga menargetkan ada tambahan dua cabor yakni boccia dan panahan untuk lolos ke Paralimpiade 2024.

Untuk meloloskan banyak cabor pada Paralimpiade berikutnya, NPC akan mengirim lebih banyak atlet untuk mengikuti kualifikasi menuju Paralimpiade 2024. ***

wwwwww