Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Rakernas IMI 2026 di Pekanbaru, Agung Nugroho Incar Peluang Ekonomi Lewat Tuan Rumah Balapan
Gelanggang
14 jam yang lalu
Rakernas IMI 2026 di Pekanbaru, Agung Nugroho Incar Peluang Ekonomi Lewat Tuan Rumah Balapan
2
Hindari Macet Total Awal 2027, Pemkot Pekanbaru Siapkan Jalan Alternatif Proyek Flyover Panam
Balai Kota
14 jam yang lalu
Hindari Macet Total Awal 2027, Pemkot Pekanbaru Siapkan Jalan Alternatif Proyek Flyover Panam
3
Pemkot Pekanbaru Catat Inflasi Terendah se-Riau, Harga Cabai Merah Jadi Sorotan Utama
Kabar Bertuah
16 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Catat Inflasi Terendah se-Riau, Harga Cabai Merah Jadi Sorotan Utama
4
Pemkot Pekanbaru Gesa Pemasangan PJU Simpang MTQ, APILL Cerdas Mulai Berfungsi
Kabar Bertuah
15 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Gesa Pemasangan PJU Simpang MTQ, APILL Cerdas Mulai Berfungsi
5
Pemkot Pekanbaru Lanjutkan Program Seragam Sekolah Gratis 2027, Anggaran Capai Rp13 Miliar
Balai Kota
17 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Lanjutkan Program Seragam Sekolah Gratis 2027, Anggaran Capai Rp13 Miliar
6
Pemkot Pekanbaru Latih Nakes Puskesmas Jadi Pendamping Posyandu, Dukung Penerapan Standar Pelayanan Minimal
Balai Kota
19 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Latih Nakes Puskesmas Jadi Pendamping Posyandu, Dukung Penerapan Standar Pelayanan Minimal
Home  /  Berita  /  Warga Bertuah

LaNyalla Singgung Vaksin Nusantara di Sidang Tahunan MPR RI Bersama DPR RI dan DPD RI

LaNyalla Singgung Vaksin Nusantara di Sidang Tahunan MPR RI Bersama DPR RI dan DPD RI
Ketua DPD RI, LaNyalla M Mattaliti bersama Ketua MPR dan Ketua DPR saat memasuki ruangan Sidang. (Foto: Istimewa)
Senin, 16 Agustus 2021 15:59 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy

JAKARTA - Ketua DPD RI, AA La Nyalla Mahmud Mattalitti bicara soal impor alat kesehatan di tengah pandemi COVID-19. Ia menyebut dominasi impor masih dirasakan sedangkan produk dalam negeri belum dapat kepercayaan.

"Kita juga mengetahui bagaimana industri kesehatan kita yang masih didominasi impor. Sementara anak bangsa kita yang mau produksi alat medis belum dapat kepercayaan dari kita sendiri, mulai dari ventilator sampai vaksin merah putih dan vaksin nusantara," ujar La Nyalla dalam Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI Tahun 2021, Senin (16/8/2021).

Ia kemudian menyoroti soal ketahan kesehatan Indonesia, dengan adanya pandemi justru terlihat sangat lemah. Di mana rumah sakit hampir kolap hingga tenaga medis berguguran akibat pandemi.

"Fasilitas kesehatan dan alat medis yang kekurangan di sana-sini. Juga kualitas kesehatan masyarakat kita yang ternyata rentan dengan komorbid," ujarnya.

Selain itu, menurut eks Ketum PSSI tersebut, terkait indrustri alat kesehatan juga patut disayangkan lantaran masih didominasi produk-produk impor. Namun di sisi lain justru karya anak bangsa menurutnya tak dapat perhatian.

Ia juga menyinggung pembelajaran jarak jauh (PJJ) di tengah pandemi COVID-19. Kesiapan sarana dan infrastruktur di pelosok menjadi sorotan.

Adanya pandemi juga membuat negara hadir memberikan bantuan sosial (bansos). Ketahanan ekonomi juga diuji saat pandemi. "Kita melihat bagaimana UMKM mengalami dampak konsekuensi pembatasan sosial, sementara marketplace lebih banyak diisi barang impor dan menjadikan anak bangsa kita sebagai dropshipper dan pedagang yang buka toko saja," tuturnya.***

wwwwww