Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Rakernas IMI 2026 di Pekanbaru, Agung Nugroho Incar Peluang Ekonomi Lewat Tuan Rumah Balapan
Gelanggang
18 jam yang lalu
Rakernas IMI 2026 di Pekanbaru, Agung Nugroho Incar Peluang Ekonomi Lewat Tuan Rumah Balapan
2
Hindari Macet Total Awal 2027, Pemkot Pekanbaru Siapkan Jalan Alternatif Proyek Flyover Panam
Balai Kota
18 jam yang lalu
Hindari Macet Total Awal 2027, Pemkot Pekanbaru Siapkan Jalan Alternatif Proyek Flyover Panam
3
Pemkot Pekanbaru Catat Inflasi Terendah se-Riau, Harga Cabai Merah Jadi Sorotan Utama
Kabar Bertuah
20 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Catat Inflasi Terendah se-Riau, Harga Cabai Merah Jadi Sorotan Utama
4
Pemkot Pekanbaru Gesa Pemasangan PJU Simpang MTQ, APILL Cerdas Mulai Berfungsi
Kabar Bertuah
19 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Gesa Pemasangan PJU Simpang MTQ, APILL Cerdas Mulai Berfungsi
5
Pemkot Pekanbaru Lanjutkan Program Seragam Sekolah Gratis 2027, Anggaran Capai Rp13 Miliar
Balai Kota
21 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Lanjutkan Program Seragam Sekolah Gratis 2027, Anggaran Capai Rp13 Miliar
6
Pemkot Pekanbaru Latih Nakes Puskesmas Jadi Pendamping Posyandu, Dukung Penerapan Standar Pelayanan Minimal
Balai Kota
23 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Latih Nakes Puskesmas Jadi Pendamping Posyandu, Dukung Penerapan Standar Pelayanan Minimal
Home  /  Berita  /  Kabar Bertuah

Gebby Vesta Ngamuk di Bandara, Gara-gara Dipersulit Terbang Tapi Bule Malah Dipermudah

Gebby Vesta Ngamuk di Bandara, Gara-gara Dipersulit Terbang Tapi Bule Malah Dipermudah
Cuitan Gebby Vesta di Instagramnya. (Foto: Istimewa)
Jum'at, 23 Juli 2021 05:42 WIB
JAKARTA - Gebby Vesta sempat bikin heboh usai kedapatan mengamuk di bandara. Lewat unggahan di Instagram pada Kamis (22/7/2021), dia pun membeberkan alasannya naik pitam.

"Aku nanya baik-baik sama mas-mas yang baju loreng sambil nunjukin persyaratan terbang yang aku tau dan dia jawab 'Persyaratan terbang harus ada surat dinas atau surat pengantar dari RT/RW (langsung berpikir lah vaksin dan PCR yang mahal kalah sama surat RT RW)," tutur Gebby Vesta.

"Terus aku tanya itu peraturan dari mana, karna yang saya tahu syarat terbang kartu vaksin dan PCR minimal H1 dan saya udah lengkap. Mas nya bilang, peraturan ini dibuat baru tadi pagi," sambungnya lagi.

Dia menjelaskan bahwa tidak tahu ada peraturan tersebut. Sedangkan oknum yang ditanyai itu malah meminta dirinya buat nonton TV dan baca berita online. "Lah emang orang bangun tidur harus langsung buka Google buat cari berita covid?" ujar Gebby Vesta.

Sampai akhirnya, Gebby Vesta diarahkan ke counter untuk dilakukan pengecekan. Lagi-lagi dia tidak diizinkan terbang lantaran tidak mempunyai surat jalan dari RT dan RW.

Keadaan juga semakin panas saat salah satu anggota TNI datang. Pasalnya anggota itu mempermasalahkan KTP-nya yang dari Kalimantan. "Gunanya KTP elektronik itu ya kita cuma punya 1 id aja dari kota/daerah yang kita lahir atau kita buat itu id," terang Gebby Vesta.

Emosi Gebby Vesta semakin tersulut saat counter di sebelahnya memberikan stempel izin terbang kepada seorang warga negara asing dari Amerika Serikat dengan mudah. Padahal bule itu hanya menyertakan hasil tes PCR.

"Pas aku liat tuh bule cuma kasi Pasport dan surat PCR (Nggak ada surat vaksin atau RT RW karena nggak tau di americaaa ada RT RW nggak," katanya.

"Itu yang buat aku marah dan tanya kartu vaksin gunanya buat apa? PCR mahal-mahal (lebih mahal dari harga tiket) dan di colok-colok buat apa? Eh aku dibilang “IBU GK PUNYA OTAK” Kalau ekeu nggak punya otak ekeu nggak hidup dong ya khaaan," sambungnya lagi.

Sampai akhrinya Gebby Vesta dibawa ke ruang tunggu untuk ditenangkan mengingat sebelumnya dia diancam akan dipolisikan. Dia mengaku terkejut di sana banyak bule yang tidak menerapkan jaga jarak. "Pas masuk ke ruang tunggu banyak bule dan nggak social distancing guys pas antre mau masuk pesawat. Lalu gunanya PPKM fisika biology matematika ini buat apaaaaa?? Memperkaya siapa? Ntahlah aku takut dipolisikan geng," tandas Gebby Vesta.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Kabar Bertuah, Warga Bertuah
wwwwww