Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Bareskrim Polri Tetapkan Jenderal Listyo Sigit Tersangka Penyadapan Ilegal Presiden, Terancam 10 Tahun
Nasional
22 jam yang lalu
Bareskrim Polri Tetapkan Jenderal Listyo Sigit Tersangka Penyadapan Ilegal Presiden, Terancam 10 Tahun
2
Rakernas IMI 2026 di Pekanbaru, Agung Nugroho Incar Peluang Ekonomi Lewat Tuan Rumah Balapan
Gelanggang
9 jam yang lalu
Rakernas IMI 2026 di Pekanbaru, Agung Nugroho Incar Peluang Ekonomi Lewat Tuan Rumah Balapan
3
Hindari Macet Total Awal 2027, Pemkot Pekanbaru Siapkan Jalan Alternatif Proyek Flyover Panam
Balai Kota
8 jam yang lalu
Hindari Macet Total Awal 2027, Pemkot Pekanbaru Siapkan Jalan Alternatif Proyek Flyover Panam
4
Pemkot Pekanbaru Catat Inflasi Terendah se-Riau, Harga Cabai Merah Jadi Sorotan Utama
Kabar Bertuah
11 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Catat Inflasi Terendah se-Riau, Harga Cabai Merah Jadi Sorotan Utama
5
Pemkot Pekanbaru Gesa Pemasangan PJU Simpang MTQ, APILL Cerdas Mulai Berfungsi
Kabar Bertuah
10 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Gesa Pemasangan PJU Simpang MTQ, APILL Cerdas Mulai Berfungsi
6
Pemkot Pekanbaru Lanjutkan Program Seragam Sekolah Gratis 2027, Anggaran Capai Rp13 Miliar
Balai Kota
12 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Lanjutkan Program Seragam Sekolah Gratis 2027, Anggaran Capai Rp13 Miliar
Home  /  Berita  /  Kabar Bertuah

Saat Pandemi Kok Pemerintah Siapkan Rp 17 Triliun untuk Beli Laptop Buatan Lokal, Dalam Rangka Apa?

Saat Pandemi Kok Pemerintah Siapkan Rp 17 Triliun untuk Beli Laptop Buatan Lokal, Dalam Rangka Apa?
Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan. (foto: Istimewa)
Kamis, 22 Juli 2021 18:36 WIB

JAKARTA - Pemerintah berencana melakukan peningkatan pengadaan barang untuk sektor pendidikan dengan produk dalam negeri. Rencananya, akan ada peningkatan pengadaan barang-barang teknologi, informasi dan komunikasi (TIK) yang dibuat industri lokal.

Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menyatakan pemerintah akan menggelontorkan sekitar Rp 17 triliun hingga 2024 untuk pengadaan barang-barang TIK buatan lokal ke sektor pendidikan.

"Jadi ini peningkatan produk TIK dengan pengadaan barang dan jasa pemerintah. Tepatnya ke sektor pendidikan ada Rp 17 triliun sampai 2024," papar Luhut dalam konferensi pers virtual, Kamis (22/7/2021).

Luhut menjelaskan dengan anggaran 2021 saja akan ada pengadaan barang-barang TIK ke sekolah-sekolah sebanyak Rp 3,7 triliun. Ada sekitar 431.730 laptop yang akan disebar ke seluruh sekolah di Indonesia.

"Rp 1,3 triliun dari APBN dan Rp 2,4 triliun dari dana alokasi khusus fisik pendidikan. Saat ini sudah ada tanda tangan kontrak pengadaan produk dalam negeri senilai Rp 1,1 triliun," papar Luhut.

Dia menjelaskan hingga kini ada 6 produsen laptop dalam negeri yang memiliki nilai tingkat komponen dalam negeri (TKDN) lebih dari 25%. Luhut mengatakan 6 produsen ini yang akan memenuhi kebutuhan pengadaan di tahun 2021.

"Kesiapan produksinya ada 351 ribu unit di September 2021 dan 718 ribu sekian unit di November 2021," ungkap Luhut.

Selain laptop, pemerintah juga akan mengadakan barang-barang TIK lainnya untuk disebar ke sekolah-sekolah, semua alat ini pun merupakan produk dalam negeri. Mulai dari acces point, konektor, proyektor LCD, layar proyektor, hingga speaker aktif.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Kabar Bertuah, Balai Kota
wwwwww