Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Rakernas IMI 2026 di Pekanbaru, Agung Nugroho Incar Peluang Ekonomi Lewat Tuan Rumah Balapan
Gelanggang
14 jam yang lalu
Rakernas IMI 2026 di Pekanbaru, Agung Nugroho Incar Peluang Ekonomi Lewat Tuan Rumah Balapan
2
Hindari Macet Total Awal 2027, Pemkot Pekanbaru Siapkan Jalan Alternatif Proyek Flyover Panam
Balai Kota
13 jam yang lalu
Hindari Macet Total Awal 2027, Pemkot Pekanbaru Siapkan Jalan Alternatif Proyek Flyover Panam
3
Pemkot Pekanbaru Catat Inflasi Terendah se-Riau, Harga Cabai Merah Jadi Sorotan Utama
Kabar Bertuah
16 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Catat Inflasi Terendah se-Riau, Harga Cabai Merah Jadi Sorotan Utama
4
Pemkot Pekanbaru Gesa Pemasangan PJU Simpang MTQ, APILL Cerdas Mulai Berfungsi
Kabar Bertuah
15 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Gesa Pemasangan PJU Simpang MTQ, APILL Cerdas Mulai Berfungsi
5
Pemkot Pekanbaru Lanjutkan Program Seragam Sekolah Gratis 2027, Anggaran Capai Rp13 Miliar
Balai Kota
16 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Lanjutkan Program Seragam Sekolah Gratis 2027, Anggaran Capai Rp13 Miliar
6
Pemkot Pekanbaru Latih Nakes Puskesmas Jadi Pendamping Posyandu, Dukung Penerapan Standar Pelayanan Minimal
Balai Kota
18 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Latih Nakes Puskesmas Jadi Pendamping Posyandu, Dukung Penerapan Standar Pelayanan Minimal
Home  /  Berita  /  Gelanggang

Perjalanan Hardianus Lakudu Capai Tahun Keemasan

Perjalanan Hardianus Lakudu Capai Tahun Keemasan
Minggu, 18 Juli 2021 12:26 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Tahun ini benar-benar menjadi tahun emas untuk Hardianus Lakudu. Menjadi juara bersama Satria Muda Pertamina sekaligus menjadi Most Valuable Player Finals Indonesia Basketball League (IBL) 2021. Pemain yang lahir di Sangatta, Kutai Timur pada 7 Maret 1992 juga cukup cemerlang bermain untuk Tim Nasional Basket Indonesia

Jalan Hardianus hingga menjadi MVP cukup panjang. Dia sudah berlatih bola basket sejak duduk di bangku SD YPPSB Sangatta. Hardianus kemudian  terpilih mengikuti berbagai turnamen basket  yang membawa nama tim basket Kutai Timur dan Provinsi Kalimantan Timur.  

Tahun 2008 dia membawa Kutai Timur jadi runner up Kejurda Basket U 16 Kaltim, kemudian  juga meraih runner  Kejurnas Basket U 16 Semarang bersama tim Kalimantan Timur . Tahun 2009 Juara 1 menjadi juara dalam POPROV Basket Kaltim serta peringkat ketiga  POPNAS U 18 di Yogyakarta. Hardianus juga membela Kaltim pada PON 2012 Palembang.

Bertekad untuk maju dan berkarier di bolabasket, Hardianus menerima tawaran beasiswa STIE Bhakti Pembangunan dan  hijrah ke Jakarta. Selain bersama tim kampus, Hardianus juga berlatih bersama tim Hangtuah dan Satria Muda, anggota NBL, nama liga professional ketika itu. Hardianus sempat ditawari bergabung dengan Satria Muda dengan durasi kontrak sepanjang delapan tahun.

Dia menolak karena terlalu lama. Hardianus kemudian menerima saran seniornya di Satria Muda saat itu, Faisal J, Ahmad. “Faisal menyarankan saya bermain di Hangtuah,” katanya seperti dikutip dari situs NBL waktu itu. Ketika itu Hangtuah ditangani pelatih asal Filipina Nath Canson. Coach Nath pula yang membentuk Faisal ketika menangani Satria Muda. Jadilah Hardianus membela Hangtuah di tahun 2011. 

Satria Muda rupanya terus berminat pada bakat dan permainan Hardianus. Tahun 2013, Hardianus pun membela Satria Muda. Bersama Satria Muda, Hardianus  menjadi juara NBL musim 2014/2015.  Pada  IBL 2017, Hardianus dan Satria Muda hanya menjadi runner up setelah dikalahkan Pelita Jaya di final.  Setahun kemudian, Hardianus dkk membalas dan menjadi juara setelah mengalahkan Pelita Jaya di babak final. Pada IBL Pertamax 2019, Satria Muda kembali masuk final, namun digagalkan menjadi juara oleh Stapac. Pada IBL Pertamax 2020, Hardianus memperkuat tim  nasional Indonesia yang membawa bendera Indonesia Patriots.

Setelah melewati berbagai rintangan karena pandemi. Kemudian berjuang dan berlaga dalam gelembung, melawan kejenuhan , Hardianus bersama Satria Muda Pertamina akhirnya menjadi juara. Hardianus menjadi bintang dan MVP Finals. “Terima kasih kepada Tuhan Yesus, terima kasih kepada keluarga dan terima kasih kepada semua rekan-rekan dan seluruh ofisial Satria Muda,” kata Hardianus seusai laga final, 6 Juni lalu. ***

Kategori:Gelanggang
wwwwww