Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Bareskrim Polri Tetapkan Jenderal Listyo Sigit Tersangka Penyadapan Ilegal Presiden, Terancam 10 Tahun
Nasional
24 jam yang lalu
Bareskrim Polri Tetapkan Jenderal Listyo Sigit Tersangka Penyadapan Ilegal Presiden, Terancam 10 Tahun
2
Rakernas IMI 2026 di Pekanbaru, Agung Nugroho Incar Peluang Ekonomi Lewat Tuan Rumah Balapan
Gelanggang
11 jam yang lalu
Rakernas IMI 2026 di Pekanbaru, Agung Nugroho Incar Peluang Ekonomi Lewat Tuan Rumah Balapan
3
Hindari Macet Total Awal 2027, Pemkot Pekanbaru Siapkan Jalan Alternatif Proyek Flyover Panam
Balai Kota
10 jam yang lalu
Hindari Macet Total Awal 2027, Pemkot Pekanbaru Siapkan Jalan Alternatif Proyek Flyover Panam
4
Pemkot Pekanbaru Catat Inflasi Terendah se-Riau, Harga Cabai Merah Jadi Sorotan Utama
Kabar Bertuah
13 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Catat Inflasi Terendah se-Riau, Harga Cabai Merah Jadi Sorotan Utama
5
Pemkot Pekanbaru Gesa Pemasangan PJU Simpang MTQ, APILL Cerdas Mulai Berfungsi
Kabar Bertuah
12 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Gesa Pemasangan PJU Simpang MTQ, APILL Cerdas Mulai Berfungsi
6
Pemkot Pekanbaru Lanjutkan Program Seragam Sekolah Gratis 2027, Anggaran Capai Rp13 Miliar
Balai Kota
14 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Lanjutkan Program Seragam Sekolah Gratis 2027, Anggaran Capai Rp13 Miliar
Home  /  Berita  /  Warga Bertuah

BNPB Belum Maksimal dalam Pembagian dan Kampanye Masker, Jokowi Meradang

BNPB Belum Maksimal dalam Pembagian dan Kampanye Masker, Jokowi Meradang
Presiden Jokowi. (foto: istimewa)
Minggu, 18 Juli 2021 08:30 WIB

JAKARTA - Klaster penularan Covid-19 yang sekarang ini paling banyak berada di lingkungan keluarga (klaster keluarga), mengharuskan Presiden Joko Widodo meradang dan menegur Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

BNPB yang ditugaskan Jokowi sebagai Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19, dinilai belum maksimal mejalankan satu peran pentingnya. Yaitu, melakukan sosialisasi protokol kesehatan, utamanya terkait penggunaan masker.

"Karena menurut saya kuncinya sekarang, karena klasternya sudah masuk keluarga, kuncinya itu justru urusan memakai masker, kedisiplinan protokol kesehatan, utamanya memakai masker," ujar Jokowi dalam Rapat Terbatas (Ratas) Evaluasi PPKM Darurat yang dilaksanakan secara virtual kemarin, dan baru diposting videonya ke kanal Youtube Sekretariat Presiden pada Sabtu malam (17/7/2021).

Maka dari itu, mantan Wali Kota Solo ini meminta BNPB memaksimalkan kerja-kerja penegakan protokol kesehatan, dan utamanya mengenai penggunaan masker.

"Sehingga, seperti yang saya minta sejak awal, BNPB bekerja keras betul berkaitan urusan memberi masker, kampanye masker yang saya lihat sampai saat ini belum," demikian Jokowi.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Parlemen, Balai Kota, Warga Bertuah
wwwwww