Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Bareskrim Polri Tetapkan Jenderal Listyo Sigit Tersangka Penyadapan Ilegal Presiden, Terancam 10 Tahun
Nasional
22 jam yang lalu
Bareskrim Polri Tetapkan Jenderal Listyo Sigit Tersangka Penyadapan Ilegal Presiden, Terancam 10 Tahun
2
Rakernas IMI 2026 di Pekanbaru, Agung Nugroho Incar Peluang Ekonomi Lewat Tuan Rumah Balapan
Gelanggang
9 jam yang lalu
Rakernas IMI 2026 di Pekanbaru, Agung Nugroho Incar Peluang Ekonomi Lewat Tuan Rumah Balapan
3
Hindari Macet Total Awal 2027, Pemkot Pekanbaru Siapkan Jalan Alternatif Proyek Flyover Panam
Balai Kota
8 jam yang lalu
Hindari Macet Total Awal 2027, Pemkot Pekanbaru Siapkan Jalan Alternatif Proyek Flyover Panam
4
Pemkot Pekanbaru Catat Inflasi Terendah se-Riau, Harga Cabai Merah Jadi Sorotan Utama
Kabar Bertuah
11 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Catat Inflasi Terendah se-Riau, Harga Cabai Merah Jadi Sorotan Utama
5
Pemkot Pekanbaru Gesa Pemasangan PJU Simpang MTQ, APILL Cerdas Mulai Berfungsi
Kabar Bertuah
10 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Gesa Pemasangan PJU Simpang MTQ, APILL Cerdas Mulai Berfungsi
6
Pemkot Pekanbaru Lanjutkan Program Seragam Sekolah Gratis 2027, Anggaran Capai Rp13 Miliar
Balai Kota
12 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Lanjutkan Program Seragam Sekolah Gratis 2027, Anggaran Capai Rp13 Miliar
Home  /  Berita  /  Warga Bertuah

Warga Lumajang Meninggal Sehari Usai Divaksin Astrazeneca

Warga Lumajang Meninggal Sehari Usai Divaksin Astrazeneca
Warga Lumajang Meninggal Sehari Usai Divaksin Astrazeneca. (Foto: Detik)
Senin, 05 Juli 2021 05:41 WIB
JAKARTA - Seorang warga Lumajang meninggal dunia. Warga tersebut meninggal setelah sebelumnya divaksin Astrazeneca.

Warga itu adalah Deni Nova Saputa (42), warga kelurahan Ditorunan, Lumajang. Deni melakukan vaksin di Puskesmas Sumbersuko Lumajang pada Kamis (1/7).

"Mas Deni menjalani vaksinasi tanggal 1 Juli," ujar Arif Nur Hasan, adik Deni kepada detikcom, Minggu (4/7/2021).

Usai vaksin, kata Arif, Deni mengeluh tidak enak badan dan meriang. Meski demikian, ia tetap melakukan aktivitas seperti biasanya. Namun, pada kamis malam, Deni mengalami muntah dan pusing-pusing.

Karena kondisinya tidak membaik , pada Jumat (2/7) pagi, Deni dibawa ke RSUD dr Haryoto Lumajang. Namun, Deni akhirnya meninggal pada Jumat sore dalam perawatannya. Menurut pihak keluarga, Deni selama ini tidak mempunyai penyakit bawaan.

"Sempat dibawa ke rumah sakit namun akhirnya meninggal dunia tanggal 2 Juli," kata Arif.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Balai Kota, Warga Bertuah
wwwwww