Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Rakernas IMI 2026 di Pekanbaru, Agung Nugroho Incar Peluang Ekonomi Lewat Tuan Rumah Balapan
Gelanggang
12 jam yang lalu
Rakernas IMI 2026 di Pekanbaru, Agung Nugroho Incar Peluang Ekonomi Lewat Tuan Rumah Balapan
2
Hindari Macet Total Awal 2027, Pemkot Pekanbaru Siapkan Jalan Alternatif Proyek Flyover Panam
Balai Kota
11 jam yang lalu
Hindari Macet Total Awal 2027, Pemkot Pekanbaru Siapkan Jalan Alternatif Proyek Flyover Panam
3
Pemkot Pekanbaru Catat Inflasi Terendah se-Riau, Harga Cabai Merah Jadi Sorotan Utama
Kabar Bertuah
13 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Catat Inflasi Terendah se-Riau, Harga Cabai Merah Jadi Sorotan Utama
4
Pemkot Pekanbaru Gesa Pemasangan PJU Simpang MTQ, APILL Cerdas Mulai Berfungsi
Kabar Bertuah
13 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Gesa Pemasangan PJU Simpang MTQ, APILL Cerdas Mulai Berfungsi
5
Pemkot Pekanbaru Lanjutkan Program Seragam Sekolah Gratis 2027, Anggaran Capai Rp13 Miliar
Balai Kota
14 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Lanjutkan Program Seragam Sekolah Gratis 2027, Anggaran Capai Rp13 Miliar
6
Pemkot Pekanbaru Latih Nakes Puskesmas Jadi Pendamping Posyandu, Dukung Penerapan Standar Pelayanan Minimal
Balai Kota
16 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Latih Nakes Puskesmas Jadi Pendamping Posyandu, Dukung Penerapan Standar Pelayanan Minimal
Home  /  Berita  /  Warga Bertuah

Sama dengan Pelaku di Makassar, Polisi Juga Temukan Surat Wasiat di Rumah ZA

Sama dengan Pelaku di Makassar, Polisi Juga Temukan Surat Wasiat di Rumah ZA
Ilustrasi Densus 88. (Foto: Istimewa)
Rabu, 31 Maret 2021 22:48 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Aparat kepolisian dari Tim Densus 88, melakukan penggeledahan di rumah ZA (26), gadis penyerang Mabes Polri, di Ciracas, Jakarta Timur, Rabu (31/3/2021) malam.

Dalam penggeledahan itu, Polisi mengklaim menemukan surat wasiat dari pelaku. Demikian diungkapkan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dalam jumpa persnya, Rabu (31/3/2021) malam.

''Kita temukan juga saat penggeledahan di rumahnya ada surat wasiat,'' kata Sigit.

Menurut Kapolri, Tim Densus 88 juga menemukan sebuah pesan yang telah disampaikan ZA sebelum melancarkan aksi penyerangannya di Mabes Polri. ''Ada kata-kata di WA Group keluarga bahwa yang bersangkutan akan pamit,'' ujar dia.

Sebelumnya, pelaku bom bunuh diri depan gerbang Gereja Katedral Makassar, ternyata meninggalkan sepucuk surat wasiat. Surat diberikan untuk keluarga dengan ditulis tangan di selembar kertas. Surat tersebut beredar luas di media sosial.

Dalam wasiatnya pria berinisial L yang diduga menjadi pelaku bom bunuh diri tersebut mengajak keluarganya untuk tetap menjalankan ibadah, utamanya salat.

Dia juga memberikan uang sejumlah Rp2.350.000 kepada keluarganya untuk membayar pinjaman utang di bank. Dia meminta agar keluarga tak lagi berutang ke bank.

Untuk diketahui, terduga teroris yang menyerang Mabes Polri tewas ditembak aparat kepolisian.

Sebelum itu, terduga teroris ini masuk dari gerbang belakang Mabes Polri. Dia berjalan masuk ke gedung utama yang letaknya di bagian depan Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Dalam gambar yang beredar, terduga teroris ini mendekat ruangan Kapolri, tepatnya di pos penjagaan di Mabes Polri. Disitulah pelaku ditembak dan tewas ditempat.***

wwwwww