Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Bareskrim Polri Tetapkan Jenderal Listyo Sigit Tersangka Penyadapan Ilegal Presiden, Terancam 10 Tahun
Nasional
23 jam yang lalu
Bareskrim Polri Tetapkan Jenderal Listyo Sigit Tersangka Penyadapan Ilegal Presiden, Terancam 10 Tahun
2
Rakernas IMI 2026 di Pekanbaru, Agung Nugroho Incar Peluang Ekonomi Lewat Tuan Rumah Balapan
Gelanggang
10 jam yang lalu
Rakernas IMI 2026 di Pekanbaru, Agung Nugroho Incar Peluang Ekonomi Lewat Tuan Rumah Balapan
3
Hindari Macet Total Awal 2027, Pemkot Pekanbaru Siapkan Jalan Alternatif Proyek Flyover Panam
Balai Kota
9 jam yang lalu
Hindari Macet Total Awal 2027, Pemkot Pekanbaru Siapkan Jalan Alternatif Proyek Flyover Panam
4
Pemkot Pekanbaru Catat Inflasi Terendah se-Riau, Harga Cabai Merah Jadi Sorotan Utama
Kabar Bertuah
12 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Catat Inflasi Terendah se-Riau, Harga Cabai Merah Jadi Sorotan Utama
5
Pemkot Pekanbaru Gesa Pemasangan PJU Simpang MTQ, APILL Cerdas Mulai Berfungsi
Kabar Bertuah
11 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Gesa Pemasangan PJU Simpang MTQ, APILL Cerdas Mulai Berfungsi
6
Pemkot Pekanbaru Lanjutkan Program Seragam Sekolah Gratis 2027, Anggaran Capai Rp13 Miliar
Balai Kota
13 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Lanjutkan Program Seragam Sekolah Gratis 2027, Anggaran Capai Rp13 Miliar
Home  /  Berita  /  Parlemen

Sandiaga Uno Jadi Menteri, Nasdem: Percuma Kita Berdarah-darah di Pilpres

Sandiaga Uno Jadi Menteri, Nasdem: Percuma Kita Berdarah-darah di Pilpres
Irma Chaniago. (Foto: Kompas.com
Rabu, 23 Desember 2020 10:26 WIB
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) akhirnya mengumumkan susunan kabinet teranyarnya dalam reshuffle kabinet yang diumumkan di Istana Kepresidenan Jakarta pada sore hari ini. Sebagian besar nama-nama yang diprediksi dan masuk pemberitaan media selama ini pun diamini Jokowi lewat pengumuman 6 menteri barunya.

Adapun nama menteri baru di antaranya, Tri Rismaharini sebagai Menteri Sosial (Mensos), Sandiaga Salahuddin Uno sebagai Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Budi Gunadi Sadikin sebagai Menteri Kesehatan (Menkes), Yaqut Cholil Qoumas sebagai Menteri Agama (Menag), Wahyu Sakti Trenggono sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) dan M. Lutfi sebagai Menteri Perdagangan.

Menanggapi nama-nama itu, Ketua DPP Partai Nasdem nonaktif, Irma Suryani Chaniago menanggapi sinis masuknya nama mantan calon wakil presiden (cawapres) itu dalam kabinet.

"Ada nama Sandiaga Uno ikut masuk, artinya percuma kemarin saya dan teman-teman koalisi berdarah darah di pilpres," kata Irma, Selasa (22/12/2020).

Komisaris Pelindo I ini menjelaskan, bukan dirinya tidak setuju jika orang dari oposisi atau mantan oposisi masuk ke dalam pemerintahan, bahkan menjadi salah satu pembantu Jokowi.

Tapi, mantan anggota Komisi IX DPR ini menyayangkan jika ada mantan calon presiden (capres) dan cawapres kompetitor yang ikut masuk ke dalam kabinet. Artinya, percuma pertarungan Pilpres 2019 lalu yang membelah anak bangsa.

"Bukan tidak setuju, kalo capres dan cawapres lawan dua duanya masuk kabinet. Untuk apa ada pilpres kemarin yang hampir saja membelah indonesia menjadi dua," bebernya.

"Terfikirkan kan nggak sih jika sampai Jokowi-Maruf kalah? Apa yang terjadi dengan kami-kami yang bertarung habis habisan?," tukas Irma.

Oleh karena itu, Irma menegaskan bahwa pemilihan orang di kabinet ini bukan tentang pamrih atau ketulusan, tapi soal apresiasi kepada orang yang telah berjuang untuk Jokowi-Maruf pada Pilpres lalu.

"Ini bukan soal pamrih atau tulus, tapi ini soal apresiasi," pungkasnya.***

Editor:Muslikhin Effendy
Sumber:Sindonews
Kategori:Warga Bertuah, Balai Kota, Parlemen
wwwwww