Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Bareskrim Polri Tetapkan Jenderal Listyo Sigit Tersangka Penyadapan Ilegal Presiden, Terancam 10 Tahun
Nasional
23 jam yang lalu
Bareskrim Polri Tetapkan Jenderal Listyo Sigit Tersangka Penyadapan Ilegal Presiden, Terancam 10 Tahun
2
Rakernas IMI 2026 di Pekanbaru, Agung Nugroho Incar Peluang Ekonomi Lewat Tuan Rumah Balapan
Gelanggang
9 jam yang lalu
Rakernas IMI 2026 di Pekanbaru, Agung Nugroho Incar Peluang Ekonomi Lewat Tuan Rumah Balapan
3
Hindari Macet Total Awal 2027, Pemkot Pekanbaru Siapkan Jalan Alternatif Proyek Flyover Panam
Balai Kota
9 jam yang lalu
Hindari Macet Total Awal 2027, Pemkot Pekanbaru Siapkan Jalan Alternatif Proyek Flyover Panam
4
Pemkot Pekanbaru Catat Inflasi Terendah se-Riau, Harga Cabai Merah Jadi Sorotan Utama
Kabar Bertuah
11 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Catat Inflasi Terendah se-Riau, Harga Cabai Merah Jadi Sorotan Utama
5
Pemkot Pekanbaru Gesa Pemasangan PJU Simpang MTQ, APILL Cerdas Mulai Berfungsi
Kabar Bertuah
10 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Gesa Pemasangan PJU Simpang MTQ, APILL Cerdas Mulai Berfungsi
6
Pemkot Pekanbaru Lanjutkan Program Seragam Sekolah Gratis 2027, Anggaran Capai Rp13 Miliar
Balai Kota
12 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Lanjutkan Program Seragam Sekolah Gratis 2027, Anggaran Capai Rp13 Miliar
Home  /  Berita  /  Kesehatan

Kasus Aktif Covid-19 Lebih 100 Ribu, Bukti Masyarakat Belum Disiplin Patuhi Prokes

Kasus Aktif Covid-19 Lebih 100 Ribu, Bukti Masyarakat Belum Disiplin Patuhi Prokes
Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito. (int)
Selasa, 22 Desember 2020 20:39 WIB

JAKARTA - Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito menyesalkan tingginya kasus aktif Covid-19 di Tanah Air, yakni melebihi 100 ribu orang hingga Selasa (22/12/2020).

''Saya tentunya sangat menyesalkan terjadinya hal ini. Angka 100.000 kasus aktif berarti sampai saat ini masih ada sekitar 100.000 orang yang menderita Covid-19 di Indonesia,'' kata Wiku dalam konferensi pers yang ditayangkan YouTube Sekretariat Presiden, Selasa (22/12/2020), seperti dikutip dari Kompas.com.

Dituturkan Wiku, tingginya kasus aktif Covid-19 ini mencerminkan kurangnya kualitas penanganan pasien virus corona.

Sekaligus menunjukkan bahwa masyarakat belum disiplin menerapkan protokol kesehatan (Prokes) sehingga penularan terus terjadi.

Wiku meminta semua pihak menjadikan tingginya kasus aktif Covid-19 ini sebagai alasan meningkatkan kesungguhan mencegah penularan virus corona.

''Di sini saya tekankan, jumlah kasus aktif yang sudah menembus 100.000. Ini harus menjadi alarm bagi kita semua,'' ujarnya.

Wiku pun meminta para pemimpin daerah segera mengevaluasi penanganan Covid-19 di berbagai fasilitas kesehatan. Treatment atau tindakan yang diberikan ke pasien Covid-19 harus dipastikan sesuai dengan standar.

Langkah penanganan terbaik harus terus diupayakan untuk memastikan pasien Covid-19 dapat segera sembuh.

''Semaksimal mungkin hindari jatuhnya korban jiwa. Jika terdapat kendala segera koordinasikan dengan Satgas di pusat sehingga dapat segera ditemukan jalan keluarnya,'' sambung Wiku.***

Editor:hasan b
Sumber:kompas.com
Kategori:Kampus, Kesehatan
wwwwww