Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Pemerintah Buka Pendaftaran CPNS November 2026, KemenPAN RB Pimpin Rangkaian Seleksi
Nasional
18 jam yang lalu
Pemerintah Buka Pendaftaran CPNS November 2026, KemenPAN RB Pimpin Rangkaian Seleksi
2
Kurangi Ketergantungan Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Lewat Forum Bali
Nasional
17 jam yang lalu
Kurangi Ketergantungan Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Lewat Forum Bali
3
Pemkot Pekanbaru Usulkan PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu, Angin Segar Kesejahteraan Pegawai
Kabar Bertuah
17 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Usulkan PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu, Angin Segar Kesejahteraan Pegawai
4
Suket Ijazah Gibran Batal demi Hukum, Mahfud MD Dorong DPR Lakukan Langkah Politik
Nasional
17 jam yang lalu
Suket Ijazah Gibran Batal demi Hukum, Mahfud MD Dorong DPR Lakukan Langkah Politik
5
Ekonomi Melesat 7,39 Persen, Pemkot Pekanbaru Sabet Penghargaan CNN Indonesia Awards
Balai Kota
14 jam yang lalu
Ekonomi Melesat 7,39 Persen, Pemkot Pekanbaru Sabet Penghargaan CNN Indonesia Awards
6
Kasus Suap Lahan ATR/BPN, KPK Dalami Keterlibatan Petinggi PT Bela Parahiyangan
Hukum
19 jam yang lalu
Kasus Suap Lahan ATR/BPN, KPK Dalami Keterlibatan Petinggi PT Bela Parahiyangan
Home  /  Berita  /  Binawidya

Sempat Dikejar Begal, Pasutri Naik Motor 16 Hari dari Sulteng ke Padang Demi Ikut MTQ

Sempat Dikejar Begal, Pasutri Naik Motor 16 Hari dari Sulteng ke Padang Demi Ikut MTQ
Hasan saat berada di Padang. (Foto: Merdeka.com)
Jum'at, 20 November 2020 14:18 WIB
PADANG - Gelaran Musabaqah Tilawatil Quran Nasional (MTQN) XXVIII 2020 yang digelar di Kota Padang, Sumatera Barat, memunculkan salah satu cerita yang menarik.

Cerita itu datang dari pria bernama Hasan CL Bunyu (44) yang mendampingi sang istri Nining R Rusdin Wakiden (29) sekaligus salah satu peserta MTQ di Kota Padang tersebut.

Hasan rela memboncengi istrinya selama 16 hari menggunakan sepeda motor berkapasitas mesin 110 cc. Perjalanan itu ia tempuh dari tempat asalnya di Sulawesi Tengah menuju Kota Padang yang jika dilihat dari Google Maps berjarak hampir 3.700 kilometer.

Hasan mengakui, bahwa kecintaannya terhadap Alquran bersama sang istri yang membuat tekadnya untuk menempuh ribuan kilometer tersebut.

Nining merupakan peserta MTQN Cabang Seni Kaligrafi Alquran mewakili Kalimantan Utara yang dipusatkan di GOR Universitas Negeri Padang (UNP).

Penuturannya kepada merdeka.com, Hasan mengakui selama 16 hari perjalanan itu ia menemui banyak rintangan dan kendala, seperti cuaca buruk hingga dikejar oleh kawanan begal.

"Kami sempat nyasar sekitar 5 jam di daerah Muko-Muko, Bengkulu waktu itu, karena menembus hujan deras di tengah malam," ungkap Hasan di Padang, Kamis (19/11).

Bahkan, dia dengan istrinya sempat dikejar kawan 'bajing' atau begal di jalan lintas Sumatera. Namun tertolong oleh empat mobil pengangkut minyak CPO.

"(Kami) sempat dikejar begal, namun Alhamdulillah ada empat mobil CPO waktu itu menolong kami, dan membawa kami ke tempat yang aman," kata Hasan.

Namun begitu, walaupun bercampur cemas dan lelah, selama perjalanan berhari-hari itu dia mengakui banyak mendapatkan kebaikan dari masyarakat yang ia temui sepanjang perjalanan.

"Sepanjang jalan mulai dari Lampung hingga ke Mandeh, Alhamdulillah kami berapa kali kami ditolong orang. Bahkan ya, tempat tinggal kami di sini (Padang) dibantu oleh masyarakat setempat," sebut Hasan.

Untuk diketahui, Sumatera Barat pada tahun ini menjadi tuan rumah bagi gelaran MTQ Nasional ke-XXVIII. Iven ini telah dimulai pada 12 November 2020 lalu, dan bakal berakhir pada 21 November 2020 mendatang.

Para peserta yang mencapai 1.476 orang itu berasal dari berbagai Provinsi di Indonesia.***

Editor:Muslikhin Effendy
Sumber:Merdeka.com
Kategori:Kabar Bertuah, Warga Bertuah, Binawidya
wwwwww