Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Pemerintah Buka Pendaftaran CPNS November 2026, KemenPAN RB Pimpin Rangkaian Seleksi
Nasional
19 jam yang lalu
Pemerintah Buka Pendaftaran CPNS November 2026, KemenPAN RB Pimpin Rangkaian Seleksi
2
Kurangi Ketergantungan Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Lewat Forum Bali
Nasional
18 jam yang lalu
Kurangi Ketergantungan Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Lewat Forum Bali
3
Pemkot Pekanbaru Usulkan PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu, Angin Segar Kesejahteraan Pegawai
Kabar Bertuah
17 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Usulkan PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu, Angin Segar Kesejahteraan Pegawai
4
Suket Ijazah Gibran Batal demi Hukum, Mahfud MD Dorong DPR Lakukan Langkah Politik
Nasional
18 jam yang lalu
Suket Ijazah Gibran Batal demi Hukum, Mahfud MD Dorong DPR Lakukan Langkah Politik
5
Ekonomi Melesat 7,39 Persen, Pemkot Pekanbaru Sabet Penghargaan CNN Indonesia Awards
Balai Kota
15 jam yang lalu
Ekonomi Melesat 7,39 Persen, Pemkot Pekanbaru Sabet Penghargaan CNN Indonesia Awards
6
Kasus Suap Lahan ATR/BPN, KPK Dalami Keterlibatan Petinggi PT Bela Parahiyangan
Hukum
19 jam yang lalu
Kasus Suap Lahan ATR/BPN, KPK Dalami Keterlibatan Petinggi PT Bela Parahiyangan
Home  /  Berita  /  Kabar Bertuah

Bertemu Koperasi Awak Garuda, Ketua MPR RI Dukung Usaha Peternakan Domba

Bertemu Koperasi Awak Garuda, Ketua MPR RI Dukung Usaha Peternakan Domba
Ketua MPR RI Bambang Soesatyo mendukung usaha Koperasi Awak Pesawat Garuda Indonesia (KOAPGI)
Selasa, 29 September 2020 21:38 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Ketua MPR RI Bambang Soesatyo mendukung usaha Koperasi Awak Pesawat Garuda Indonesia (KOAPGI) bersama Koperasi Jasa Peternak Indonesia Citra Berdikari mengembangkan peternakan domba. Langkah pengembangan UMKM ditengah pandemi Covid-19 ini harus mendapatkan perhatian serius serta bantuan dari pemerintah.

"Neraca perdagangan daging kambing dan domba Indonesia dari tahun ke tahun selalu defisit, dan trennya meningkat sebesar 18,77 persen per tahun. Impor terbesar dari Australia dan Amerika Serikat. Pengembangan usaha peternakan domba yang dilakukan KOAPGI, diharapkan bisa menekan impor serta menjaring pasar luar negeri," ujar Bamsoet usai menerima pengurus KOAPGI, di Ruang Kerja Ketua MPR RI, Jakarta, Senin (28/9/20).

Hadir dalam pertemuan tersebut Ketua KOAPGI Rimond Barkah Sukandi serta anggota KOAPGI Sandya Pudja dan Sudjo Hartono.

Ketua DPR RI ke-20 ini memaparkan, berdasarkan data Badan Pusat Statistik, produksi daging domba Indonesia di tahun 2019 sebesar 91.039 ton, lebih besar dibanging 2018 sebesar 82.274 ton. Kementerian Pertanian memperkirakan, selama lima tahun ke depan, sejak 2019 hingga 2023, diproyeksikan produksi daging domba Indonesia mengalami peningkatan dengan rata-rata sebesar 1,85 persen per tahun.

"Dengan membuka usaha peternakan domba, KOAPGI turut berkontribusi membuka lapangan usaha baru. Karenanya, perlu dukungan financial dari perbankan maupun pemerintah melalui Kementerian UMKM," kata Bamsoet.

Kepala Badan Bela Negara FKPPI ini menambahkan, Presiden Joko Widodo tengah melanjutkan program Pemulihan Ekonomi Nasional hingga tahun 2021. Pemerintah sudah menyiapkan anggaran Rp 356,9 triliun untuk tahun anggaran 2021. UMKM akan mendapatkan bantuan sekitar Rp 48,8 triliun. Antara lain untuk  subsidi bunga KUR, pembiayaan UMKM, penjaminan serta penempatan dana di perbankan.

"Sedangkan dalam PEN 2020, berbagai fasilitas untuk UMKM juga sudah diberikan, antara lain Rp 34,15 triliun untuk subsidi bunga, Rp 28,06 triliun untuk insentif pajak, dan Rp 6 triliun untuk penjaminan kredit modal kerja baru. KOAPGI bisa memanfaatkan peluang bantuan tersebut, karena pemerintah serius memajukan UMKM," pungkas Bamsoet.***

Kategori:Kabar Bertuah
wwwwww