Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Putusan MA Anulir Suket Gibran Rakabuming, Publik Soroti Ancaman Pemakzulan Wapres
Nasional
16 jam yang lalu
Putusan MA Anulir Suket Gibran Rakabuming, Publik Soroti Ancaman Pemakzulan Wapres
2
Drama Epic Comeback, Tandukan Pramudya dan Penalti Gamaroni Bawa PSPS Pekanbaru Tekuk PSGC 2-1
Sepakbola
9 jam yang lalu
Drama Epic Comeback, Tandukan Pramudya dan Penalti Gamaroni Bawa PSPS Pekanbaru Tekuk PSGC 2-1
3
Sasar Sarang Narkoba, Tim Gabungan Polresta Pekanbaru Jaring Empat Pengunjung Kelab Malam
Kabar Bertuah
19 jam yang lalu
Sasar Sarang Narkoba, Tim Gabungan Polresta Pekanbaru Jaring Empat Pengunjung Kelab Malam
4
Tumpukan Sampah Jadi Biang Kerok Meluapnya Drainase di Ruas Jalan Pekanbaru
Kabar Bertuah
23 jam yang lalu
Tumpukan Sampah Jadi Biang Kerok Meluapnya Drainase di Ruas Jalan Pekanbaru
Home  /  Berita  /  Marpoyan Damai

Ajudan Ketua DPRD Agam Terkonfirmasi Positif COVID-19

Ajudan Ketua DPRD Agam Terkonfirmasi Positif COVID-19
Sabtu, 05 September 2020 20:04 WIB
LUBUK BASUNG - Ajudan Ketua DPRD Kabupaten Agam, Sumatera Barat dengan inisial E (30) dikonfirmasi positif COVID-19, Jumat (4/9) malam.

Ketua DPRD Agam, Novi Irwan di Lubukbasung, Sabtu, mengatakan E dikonfirmasi positif setelah mengikuti tes usap di Laboratorium Diagnostik dan Riset Terpadu Penyakit Infeksi Fakultas Kedokteran Universitas Andalas.

"Saat ini E sedang melakukan isolasi mandiri di rumahnya," katanya.

Ia menambahkan, E terkonfirmasi positif COVID-19 setelah mengikuti tes usab mandiri di Nagari Kamang Mudiak dan E dikonfirmasi positif COVID-19.

Sebelumnya, E menerima tamu dari daerah lain, mengikuti kunjungan ke kabupaten dan kota.

"E merupakan orang tanpa gejala dan saat tes usap hasilnya positif," katanya.

Dengan kondisi itu, pihaknya dan sopir melakukan tes usap dan hasilnya belum keluar.

"Berkemungkinan hasilnya keluar dalam waktu dekat dan sebelumnya saya telah mengikuti tes usap bulanan beberapa minggu lalu," katanya.

Novi mengimbau warga untuk tetap menerapkan protokoler kesehatan COVID-19 dengan cara mengatur jarak, memakai masker, mencuci tangan setiap saat dan lainnya.

Ini dalam rangka mengantisipasi penyebaran COVID-19, sehingga tidak ada penambahan kasus, karena kasus positif di Agam mencapai 190 orang.

"Ini harus dilakukan agar tidak ada penambahan kasus positif," katanya. ***

Editor:Hermanto Ansam
Sumber:Antara
Kategori:Warga Bertuah, Binawidya, Marpoyan Damai
wwwwww