Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Putusan MA Anulir Suket Gibran Rakabuming, Publik Soroti Ancaman Pemakzulan Wapres
Nasional
8 jam yang lalu
Putusan MA Anulir Suket Gibran Rakabuming, Publik Soroti Ancaman Pemakzulan Wapres
2
Sasar Sarang Narkoba, Tim Gabungan Polresta Pekanbaru Jaring Empat Pengunjung Kelab Malam
Kabar Bertuah
11 jam yang lalu
Sasar Sarang Narkoba, Tim Gabungan Polresta Pekanbaru Jaring Empat Pengunjung Kelab Malam
3
Tumpukan Sampah Jadi Biang Kerok Meluapnya Drainase di Ruas Jalan Pekanbaru
Kabar Bertuah
15 jam yang lalu
Tumpukan Sampah Jadi Biang Kerok Meluapnya Drainase di Ruas Jalan Pekanbaru
4
Drama Epic Comeback, Tandukan Pramudya dan Penalti Gamaroni Bawa PSPS Pekanbaru Tekuk PSGC 2-1
Sepakbola
1 jam yang lalu
Drama Epic Comeback, Tandukan Pramudya dan Penalti Gamaroni Bawa PSPS Pekanbaru Tekuk PSGC 2-1
Home  /  Berita  /  Kesehatan

Luhut Pandjaitan: Covid-19 Sangat Menakutkan Semua Orang, Tetapi Juga Berkah bagi Kami

Luhut Pandjaitan: Covid-19 Sangat Menakutkan Semua Orang, Tetapi Juga Berkah bagi Kami
Luhut Binsar Pandjaitan. (int)
Jum'at, 04 September 2020 20:02 WIB

JAKARTA - Vaksin virus corona akan mulai disuntikkan kepada masyarakat Indonesia paling lambat tahun 2021.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengungkapkan hal itu dalam acara penandatanganan perjanjian investasi kerja sama dengan Pendiri FMG Andrew Forest yang dilakukan secara fisik dan ditayangkan secara virtual, Jumat (4/9/2020).

''Saya pikir setelah Covid, kita percaya vaksin ini bisa mulai diinjeksi tahun ini dan tahun depan lebih baik lagi,'' kata Luhut, seperti dikutip dari Kompas.com.

Luhut menuturkan, wabah virus corona ternyata bisa memicu perubahan pada Indonesia untuk lebih baik lagi.

''Covid-19 sangat menakutkan bagi semua orang, tetapi juga berkah bagi kami. Karena kami dapat melakukan banyak hal untuk melakukan reformasi dari kesehatan, energi, dan banyak hal lainnya,'' ujarnya.

Sebelumnya, Ketua Pelaksana Komite Penanggulangan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) Erick Thohir memastikan bahwa vaksin Covid-19 siap digunakan awal tahun 2021.

Erick mengatakan, imunisasi vaksin pertama diprioritaskan untuk tenaga kesehatan, mulai dari dokter, perawat, hingga bidan. Hal itu dinyatakan Erick Thohir usai mengadakan koordinasi dengan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dan Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) di Kantor Kementerian BUMN, Jakarta, Rabu (3/9/2020).

Erick mengatakan, dari hasil pemetaan yang diberikan IDI dan PPNI, tercatat ada 1,5 juta tenaga kesehatan, baik dokter, perawat, dan bidan siap untuk diterjunkan saat imunisasi massal yang dijadwalkan awal tahun 2021, termasuk TNI dan Polri.***

Editor:hasan b
Sumber:kompas.com
Kategori:Kampus, Kesehatan
wwwwww