Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Pemerintah Buka Pendaftaran CPNS November 2026, KemenPAN RB Pimpin Rangkaian Seleksi
Nasional
11 jam yang lalu
Pemerintah Buka Pendaftaran CPNS November 2026, KemenPAN RB Pimpin Rangkaian Seleksi
2
Kurangi Ketergantungan Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Lewat Forum Bali
Nasional
9 jam yang lalu
Kurangi Ketergantungan Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Lewat Forum Bali
3
Pemkot Pekanbaru Usulkan PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu, Angin Segar Kesejahteraan Pegawai
Kabar Bertuah
9 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Usulkan PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu, Angin Segar Kesejahteraan Pegawai
4
Suket Ijazah Gibran Batal demi Hukum, Mahfud MD Dorong DPR Lakukan Langkah Politik
Nasional
9 jam yang lalu
Suket Ijazah Gibran Batal demi Hukum, Mahfud MD Dorong DPR Lakukan Langkah Politik
5
Kasus Suap Lahan ATR/BPN, KPK Dalami Keterlibatan Petinggi PT Bela Parahiyangan
Hukum
11 jam yang lalu
Kasus Suap Lahan ATR/BPN, KPK Dalami Keterlibatan Petinggi PT Bela Parahiyangan
6
Foto Gibran Dicopot Massa di DPRD DIY, Politikus PDIP Ungkap Manipulasi Konstitusi
Nasional
11 jam yang lalu
Foto Gibran Dicopot Massa di DPRD DIY, Politikus PDIP Ungkap Manipulasi Konstitusi
Home  /  Berita  /  Balai Kota

Curhat Dukung Kader Demokrat di Pilgub, Megawati: Kenapa Ya, Rakyat Sumbar Belum Menyukai PDIP?

Curhat Dukung Kader Demokrat di Pilgub, Megawati: Kenapa Ya, Rakyat Sumbar Belum Menyukai PDIP?
Rabu, 02 September 2020 17:33 WIB
JAKARTA - DPP PDI Perjuangan resmi mengumumkan 21 calon kepala daerah melalui virtual pada Rabu (2/9).

Uniknya, pada Pilgub Sumatera Barat, PDIP justru mendukung Mulyadi dan Ali Mukhini. Mulyadi adalah politikus Partai Demokrat. Sedangkan Ali Mukhni adalah Bupati Padang Pariaman yang juga Ketua DPW PAN Sumbar.

Tidak adanya kader PDIP di Sumbar yang diusung oleh partai membuat Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri merasa heran.

"Kenapa ya, rakyat di Sumatera Barat itu sepertinya belum menyukai PDI Perjuangan?" kata Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri, dalam arahannya kepada 21 cakada melalui virtual dari kediamannya di Jalan Teuku Umar, Jakarta.

Walau begitu, kata Mega, di beberapa kota dan kabupaten sudah ada yang mengusung calon kepala daerah yang berasal dari PDIP.

"Namun mencari pemimpin (Gubernur) di daerah tersebut masih agak sulit," tandas Mega.

Padahal dari sejarah pada saat Bung Karno menjadi presiden pertama Republik Indonesia, banyak tokoh dari Sumatera Barat yang nasionalis dan pada saat itu bekerjasama dengan Bung Karno.

"Nah Bung Hatta itukan sebenarnya datang dari Sumatera Barat," ujarnya.

Hal demikianlah, pesan Mega untuk dipelajari oleh para kader PDIP mengapa di Sumatera Barat partai banteng moncong putih itu belum bisa diterima sepenuhnya oleh masyarakat Minang.

"Artinya masih ada daerah yang rakyatnya belum mau mempercayai sebagai alat perjuangan partai politik yang namanya PDI Perjuangan," demikian Mega.***

Editor:Muslikhin Effendy
Sumber:Rmol.id
Kategori:GoNews Group, Parlemen, Balai Kota
wwwwww