Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Pemerintah Buka Pendaftaran CPNS November 2026, KemenPAN RB Pimpin Rangkaian Seleksi
Nasional
24 jam yang lalu
Pemerintah Buka Pendaftaran CPNS November 2026, KemenPAN RB Pimpin Rangkaian Seleksi
2
Kurangi Ketergantungan Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Lewat Forum Bali
Nasional
23 jam yang lalu
Kurangi Ketergantungan Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Lewat Forum Bali
3
Pemkot Pekanbaru Usulkan PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu, Angin Segar Kesejahteraan Pegawai
Kabar Bertuah
22 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Usulkan PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu, Angin Segar Kesejahteraan Pegawai
4
Suket Ijazah Gibran Batal demi Hukum, Mahfud MD Dorong DPR Lakukan Langkah Politik
Nasional
22 jam yang lalu
Suket Ijazah Gibran Batal demi Hukum, Mahfud MD Dorong DPR Lakukan Langkah Politik
5
Ekonomi Melesat 7,39 Persen, Pemkot Pekanbaru Sabet Penghargaan CNN Indonesia Awards
Balai Kota
20 jam yang lalu
Ekonomi Melesat 7,39 Persen, Pemkot Pekanbaru Sabet Penghargaan CNN Indonesia Awards
Home  /  Berita  /  Parlemen

Tantang Bapaknya, Anak Amien Rais: PAN Reformasi Terbentuk, Saya Akan Berenang dari Pantai Kapuk ke Labuan Bajo

Tantang Bapaknya, Anak Amien Rais: PAN Reformasi Terbentuk, Saya Akan Berenang dari Pantai Kapuk ke Labuan Bajo
Mumtaz Rais dengan Amien Rais. (Istimewa)
Selasa, 01 September 2020 13:43 WIB
JAKARTA - Kemunculan pembentukan PAN Reformasi yang digerakkan para loyalis Amien Rais diyakini hanya akan berakhir sebagai wacana.

Keyakinan tersebut disampaikan Ketua DPP Partai Amanat Nasional (PAN), Mumtaz Rais lantaran hingga kini tak ada ketertarikan dari anggota dewan dari fraksi PAN untuk bergabung dengan PAN Reformasi.

"PAN Reformasi ini alih-alih akan terbentuk dan dideklarasikan, malah yang ada nyungsep sebelum tumbuh. Lihatlah, tidak ada satu pun anggota dewan kita dan kepala daerah kita yang mengarah ke sana," ujar Mumtaz kepada wartawan, Senin (31/8).

Mumtaz yang juga merupakan putra Amien Rais ini bahkan menganggap keberadaan PAN Reformasi hanya merupakan kelompok pengangguran yang berhalusinasi ingin menjadi partai.

"Mereka (kepala daerah dan anggota dewan dari PAN) semua sibuk bekerja, bukan seperti para pengangguran itu (PAN Reformasi) yang luntang-lantung berhalusinasi mau bikin partai," jelasnya.

Bahkan ia berani bertaruh, bila gerakan yang dikait-kaitkan dengan ayahnya tersebut tak akan mendapat dukungan dari kader PAN, baik yang berstatus kepala daerah maupun anggota dewan.

"Kalau memang PAN halusinasi ini sampai beneran terbentuk dan diisi oleh seperempat saja dari anggota dewan kita yang berjumlah sekitar 1.500-an, maka saya sebagai Ketua PoK DPP penjaga tangguh benteng PAN ini akan berenang dari Pantai Kapuk sampai Labuan Bajo sebagai bentuk give away persembahan dari saya," tandasnya.***

Editor:Muslikhin Effendy
Sumber:Rmol.id
Kategori:Warga Bertuah, Balai Kota, Parlemen
wwwwww