Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Pemerintah Buka Pendaftaran CPNS November 2026, KemenPAN RB Pimpin Rangkaian Seleksi
Nasional
13 jam yang lalu
Pemerintah Buka Pendaftaran CPNS November 2026, KemenPAN RB Pimpin Rangkaian Seleksi
2
Kurangi Ketergantungan Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Lewat Forum Bali
Nasional
11 jam yang lalu
Kurangi Ketergantungan Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Lewat Forum Bali
3
Pemkot Pekanbaru Usulkan PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu, Angin Segar Kesejahteraan Pegawai
Kabar Bertuah
11 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Usulkan PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu, Angin Segar Kesejahteraan Pegawai
4
Suket Ijazah Gibran Batal demi Hukum, Mahfud MD Dorong DPR Lakukan Langkah Politik
Nasional
11 jam yang lalu
Suket Ijazah Gibran Batal demi Hukum, Mahfud MD Dorong DPR Lakukan Langkah Politik
5
Ekonomi Melesat 7,39 Persen, Pemkot Pekanbaru Sabet Penghargaan CNN Indonesia Awards
Balai Kota
8 jam yang lalu
Ekonomi Melesat 7,39 Persen, Pemkot Pekanbaru Sabet Penghargaan CNN Indonesia Awards
6
Foto Gibran Dicopot Massa di DPRD DIY, Politikus PDIP Ungkap Manipulasi Konstitusi
Nasional
13 jam yang lalu
Foto Gibran Dicopot Massa di DPRD DIY, Politikus PDIP Ungkap Manipulasi Konstitusi
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Kebakaran Pasar Blauran Makan Korban, Nenek dan Cucunya Tewas Terpanggang

Kebakaran Pasar Blauran Makan Korban, Nenek dan Cucunya Tewas Terpanggang
Senin, 31 Agustus 2020 12:10 WIB
SURABAYA - Sebanyak lima korban dikabarkan tewas dalam insiden kebakaran yang terjadi di sebuah toko elektronik Pasar Blauran, Surabaya, Minggu (30/8/2020).

Kepala Dinas Kebakaran Kota Surabaya, Dedik Irianto seperti dikutip dari Beritajatim.com menjelaskan, ada lima korban yang terjebak di ruko.

Dari kelima korban dikabakan masih dikabarkan adalah satu keluarga. "Korban tertua umur sekitar 60 tahun nenek-nenek, termuda umur 15 tahun diperkirakan dia adalah cucu dari nenek yang kita temukan," kata dia.

Menurutnya, proses pemadaman terhadap toko elektronik yang terbakar itu dilakukan hampir selama dua jam lebih. Pemadaman api yang dilakukan oleh petugas ini dilakukan secara memutar. Tujuannya untuk mengepung api supaya tak merembet ke toko lain.

Mereka diperkirakan tak bisa keluar ruko lantaran pintu pengaman berlapis. Sehingga kesulitan untuk membuka pintu toko yang terlapis etalase, rangka pintu, dan pintu roling tipe harmonika.

"Kejadian kebakaran sekitar pukul 08.00 WIB, empat menit dapat laporan petugas langsung memadamkan api. Tapi petugas kesulitan membua pintu harmonika yang berlapis dan juga ada penghalang etalase. Kalau korban ini ada lima orang meninggal dunia, mereka terjebak di dalam," paparnya.

Tak hanya itu, ada juga pegawai yang diperkirakan menjadi korban kebakaran hebat ini.

Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Sudamiran menjelaskan, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan kepolisian. Tim labfor Mabes Polri cabang Surabaya masih mencari tahu dan mengumpulkan bukti. Hanya saja dari penyelidikan awal, lima korban ini terdapat di beberapa titik ruang. Di antaranya di ruang utama, toko, dan juga kamar.

Penyebabnya masih kita dalami. Untuk korban identitasnya nanti kita berikan, yang pasti korban ini ditemukan secara terpisah. Diprediksi korban ada yang hendak keluar menyelamatkan diri tapi terhalang pintu,” paparnya.***

Editor:Muslikhin Effendy
Sumber:Beritajatim.com
Kategori:Kabar Bertuah, Warga Bertuah, GoNews Group
wwwwww