Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Pemerintah Buka Pendaftaran CPNS November 2026, KemenPAN RB Pimpin Rangkaian Seleksi
Nasional
19 jam yang lalu
Pemerintah Buka Pendaftaran CPNS November 2026, KemenPAN RB Pimpin Rangkaian Seleksi
2
Kurangi Ketergantungan Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Lewat Forum Bali
Nasional
17 jam yang lalu
Kurangi Ketergantungan Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Lewat Forum Bali
3
Pemkot Pekanbaru Usulkan PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu, Angin Segar Kesejahteraan Pegawai
Kabar Bertuah
17 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Usulkan PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu, Angin Segar Kesejahteraan Pegawai
4
Suket Ijazah Gibran Batal demi Hukum, Mahfud MD Dorong DPR Lakukan Langkah Politik
Nasional
17 jam yang lalu
Suket Ijazah Gibran Batal demi Hukum, Mahfud MD Dorong DPR Lakukan Langkah Politik
5
Ekonomi Melesat 7,39 Persen, Pemkot Pekanbaru Sabet Penghargaan CNN Indonesia Awards
Balai Kota
14 jam yang lalu
Ekonomi Melesat 7,39 Persen, Pemkot Pekanbaru Sabet Penghargaan CNN Indonesia Awards
6
Kasus Suap Lahan ATR/BPN, KPK Dalami Keterlibatan Petinggi PT Bela Parahiyangan
Hukum
19 jam yang lalu
Kasus Suap Lahan ATR/BPN, KPK Dalami Keterlibatan Petinggi PT Bela Parahiyangan
Home  /  Berita  /  Pasar & Niaga

6 Bulan Tak Manggung Gegara Corona, Ratusan Biduan Dangdut Demo

6 Bulan Tak Manggung Gegara Corona, Ratusan Biduan Dangdut Demo
Aksi Biduan Dangdut turun ke jalan di Kudus. (Detik.com)
Senin, 31 Agustus 2020 13:13 WIB
KUDUS - Ratusan pekerja seni di Kudus menggelar aksi di depan kantor Bupati Kudus. Mereka mengeluh tidak bisa bekerja selama enam bulan. Selama itu pekerja seni tak dapat penghasilan sama sekali.

Hal ini seperti yang dirasakan oleh salah satu artis dangdut, Putri Amalia. Dia mengaku sudah enam bulan tidak bekerja, pada bulan-bulan yang seharusnya ramai hiburan di Kudus.

"Sudah enam bulan tidak bisa bekerja, padahal bulan-bulan ini ramai setelah lebaran. Suami istri juga pekerja seni, sehingga berdampak sekali," kata Putri kepada detikcom saat ditemui di depan kantor Bupati Kudus, Senin (31/8/2020).

Putri berharap, semoga pemerintah adil kepada para pekerja seni. Izin hiburan agar diperbolehkan kembali.

"Harapan semoga pemerintah adil, izin keadilan sosial, butuh solusi bukan diguraki (dibubarkan)," kata Putri.

Tuntut Izin Manggung Lagi, Biduan Dangdut Demo Sambil Joget di Jalan
Senada juga dirasakan oleh Irma Glow salah satu biduan dangdut. Irma mengaku sudah enam bulan ini tidak bisa bekerja. Bahkan dia selama enam bulan ini untuk makan sehari-hari berjualan masker.

"Ya di rumah kita hanya diam-diam saja, sudah selama enam bulan, saya jual masker sama jual online-online yang dibutuhkan masyarakat. Kalau teman ada yang gadai mobil malahan," kata Irma kepada wartawan di sela sela aksi demo di depan kantor Bupati Kudus siang ini.

Irma menceritakan bahkan dia bersama teman-teman pekerja seni pernah dibubarkan saat ngamen di jalan. Maka tak heran jika selama enam bulan ini tidak mendapatkan penghasilan sama sekali.

"Kita ngamen di jalan dibubarkan. Kita ngamen dibubarin. Kita rame-rame (bikin acara) tidak boleh," ujar dia.

"Biasanya sebulan saya mendapatkan penghasilan Rp 20 juta, sekarang nol, tidak ada penghasilan sama sekali. Penghasilan dari jualan itu saja, dari job manggung tidak ada sama sekali," kata Irma.

Diberitakan sebelumnya, ratusan pekerja seni menggelar aksi di depan kantor Bupati Kudus pagi ini. Mereka menuntut agar izin hiburan kembali diperbolehkan dengan menerapkan protokol kesehatan.***

Editor:Muslikhin Effendy
Sumber:Detik.com
Kategori:Warga Bertuah, Pasar & Niaga
wwwwww