Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Pemerintah Buka Pendaftaran CPNS November 2026, KemenPAN RB Pimpin Rangkaian Seleksi
Nasional
9 jam yang lalu
Pemerintah Buka Pendaftaran CPNS November 2026, KemenPAN RB Pimpin Rangkaian Seleksi
2
Kurangi Ketergantungan Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Lewat Forum Bali
Nasional
8 jam yang lalu
Kurangi Ketergantungan Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Lewat Forum Bali
3
Pemkot Pekanbaru Usulkan PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu, Angin Segar Kesejahteraan Pegawai
Kabar Bertuah
8 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Usulkan PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu, Angin Segar Kesejahteraan Pegawai
4
Suket Ijazah Gibran Batal demi Hukum, Mahfud MD Dorong DPR Lakukan Langkah Politik
Nasional
8 jam yang lalu
Suket Ijazah Gibran Batal demi Hukum, Mahfud MD Dorong DPR Lakukan Langkah Politik
5
Kasus Suap Lahan ATR/BPN, KPK Dalami Keterlibatan Petinggi PT Bela Parahiyangan
Hukum
10 jam yang lalu
Kasus Suap Lahan ATR/BPN, KPK Dalami Keterlibatan Petinggi PT Bela Parahiyangan
6
Foto Gibran Dicopot Massa di DPRD DIY, Politikus PDIP Ungkap Manipulasi Konstitusi
Nasional
10 jam yang lalu
Foto Gibran Dicopot Massa di DPRD DIY, Politikus PDIP Ungkap Manipulasi Konstitusi
Home  /  Berita  /  Kabar Bertuah

Mualaf yang Jadi Pendakwah Ustaz Insan Mokoginta Wafat Ketika Shalat Saat Baca Tasyahud Akhir

Mualaf yang Jadi Pendakwah Ustaz Insan Mokoginta Wafat Ketika Shalat Saat Baca Tasyahud Akhir
Ustaz Insan Mokoginta saat membimbing pesinetron Roger Danuarta bersyahadat. (dok)
Minggu, 30 Agustus 2020 16:02 WIB

JAKARTA - Ustaz Haji Insan Mokoginta wafat pada Kamis, 20 Agustus 2020 lalu atau bertepatan 1 Muharram 1442 H.

Mualaf yang aktif berdakwah itu menghembuskan napas terakhirnya pada usia 71 tahun, ketika shalat sunnah bakdiyah Magrib, saat membaca tasyahud akhir.

Bahwa Insan Mokoginta wafat saat shalat dibenarkan Pimpinan Pondok Pesantren An-Naba Center Ustaz Syamsul Arifin Nababan melalui video yang diunggahnya ke Youtube pada Sabtu, 28 Agustus 2020.

Ustaz Nababan menceritakan, pada Kamis, sekitar pukul 14.30 WIB, Ustaz Mokoginta menghubungi dirinya mengajak berjumpa di BSD, di pesantren milik H Roni.

''Kami memang diundang silaturahmi oleh Haji Roni dan Pengasuh Yayasan Taubah 60 Ustaz Idham Cholid. Kami berjanji bertemu jam 5 sore, namun beliau baru datang pukul setengah enam,'' ujar Ustaz Nababan melalui akun AnnabaTV di Youtube.

Saat itu, sambung Nababan, wajah Ustaz Mokoginta, terlihat sangat cerah. Bahkan Mokoginta diminta tuan rumah memberikan kuliah tujuh menit.

''Wajah beliau terlihat cerah. Bahkan memberikan kultum hingga azan Magrib. Usai azan, kami naik ke musala untuk menunaikan shalat Magrib berjamaah,'' kata Nababan.

Lanjut Nababan, usai shalat Magrib, zikir dan berdoa, mereka melaksanakan sunnah bakdiyah Magrib.

''Saat saya sujud terakhir, beliau sudah membaca tasyahud akhir. Tiba-tiba beliau pingsan dan jatuh,'' ucapnya.

''Beliau meninggal di hadapan saya. Luar biasa, meninggal dalam shalat dan membaca tasyahut akhir, ashaduanlah illah hail Allah waashaduanna Muhammad darusulul Allah,'' tambahnya.

''Saat mengucapkan syahadat, beliau berpulang ke rahmatullah, saya memeluk beliau,'' tuturnya.

Menurut Nababan, Insan Mokoginta merupakan mujahid dakwah yang luar biasa. ''Beliau memperjuangkan kalimat tauhid dari ujung Sumatera hingga ke Papua. Beliau telah meng-Islamkan banyak orang,'' sebutnya.

''Semoga Allah Subhanahu Wata'ala menerima amal bakti beliau. Mudahan dimasukkan Allah ke dalam Jannah Firaus,'' doanya.

Ustaz Insan Mokoginta telah meng-Islam banyak orang, salah seorang di antaranya adalah artis sinetron Roger Danuarta.***

Editor:hasan b
Sumber:annabatv
Kategori:Kabar Bertuah
wwwwww