Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Rakernas IMI 2026 di Pekanbaru, Agung Nugroho Incar Peluang Ekonomi Lewat Tuan Rumah Balapan
Gelanggang
15 jam yang lalu
Rakernas IMI 2026 di Pekanbaru, Agung Nugroho Incar Peluang Ekonomi Lewat Tuan Rumah Balapan
2
Hindari Macet Total Awal 2027, Pemkot Pekanbaru Siapkan Jalan Alternatif Proyek Flyover Panam
Balai Kota
15 jam yang lalu
Hindari Macet Total Awal 2027, Pemkot Pekanbaru Siapkan Jalan Alternatif Proyek Flyover Panam
3
Pemkot Pekanbaru Catat Inflasi Terendah se-Riau, Harga Cabai Merah Jadi Sorotan Utama
Kabar Bertuah
17 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Catat Inflasi Terendah se-Riau, Harga Cabai Merah Jadi Sorotan Utama
4
Pemkot Pekanbaru Gesa Pemasangan PJU Simpang MTQ, APILL Cerdas Mulai Berfungsi
Kabar Bertuah
16 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Gesa Pemasangan PJU Simpang MTQ, APILL Cerdas Mulai Berfungsi
5
Pemkot Pekanbaru Lanjutkan Program Seragam Sekolah Gratis 2027, Anggaran Capai Rp13 Miliar
Balai Kota
18 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Lanjutkan Program Seragam Sekolah Gratis 2027, Anggaran Capai Rp13 Miliar
6
Pemkot Pekanbaru Latih Nakes Puskesmas Jadi Pendamping Posyandu, Dukung Penerapan Standar Pelayanan Minimal
Balai Kota
20 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Latih Nakes Puskesmas Jadi Pendamping Posyandu, Dukung Penerapan Standar Pelayanan Minimal
Home  /  Berita  /  GoNews Group
Olimpiade Catur Daring 2020

Indonesia Menempati Peringkat ke-7 Grup A

Indonesia Menempati Peringkat ke-7 Grup A
GM Susanto Megaranto
Minggu, 23 Agustus 2020 23:43 WIB
Penulis: Azhari Nasution

JAKARTA - Tim Nasional (Timnas) Catur Indonesia menempati peringkat ke-7 pada babak kualifikasi Grup A Olimpiade Catur Daring 2020. Dalam pertandingan babak penyisihan terakhir, Minggu (3/8/2020), GM Susanto dan kawan-kawan kalah dari Georgia dengan skor 2-4.

"Sayang sekali pada babak terakhir Indonesia harus kalah 2-4 dari Georgia sehingga merosot ke peringkat ke-7. Seandainya kalah dengan skor 2,5-3,5 tim, Indonesia akan bertengger di peringkat ke-5 karena nilai Match Poin (MP) dan Victory Poin (VP) akan sama dengan Mongolia dan menang head to head," kata Kapten Timnas Catur Indonesia, Kristianus Liem.

Sebenarnya, kata Kristianus Liem, peluang tersebut ada karena meja pertama yang ditempati Yoseph Taher sedang unggul mutlak dari GM Pantsulaia. Namun, peluang itu tertutup setelah Yosep membuat blunder pada langkah 32 sehingga skor berakhir remis.

Penampilan Timnas Catur Indonesia cukup bagus. Sebelumnya, Indonesia sempat menembus peringkat kelima setelah menaklukkan Mongolia secara meyakinkan dengan skor 4-2. Kemenangan dibuka oleh GM Susanto, disusul Novendra selang beberapa menit, lalu berturut-turut remis Chesie dan Irene yang memastikan Indonesia minimal seri.

Kemudian, WIM Ummi Fisabilillah di meja 6 unggul mutlak tapi lawannya terus berupaya memperlama kekalahan. Namun, Ummi main akurat sekali tidak memberikan kesempatan adanya serangan balik dan memastikan kemenangan pada langkah 45. Sedangkan Adit yang tertekan habis tidak mampu meloloskan diri dan menyerah. Sehingga skor akhir 4-2.

WIM Ummi Fisabilillah. 

Tim Catur Indonesia juga sempat membuat kejutan dengan menahan seri 3-3 tim tangguh Iran yang diperkuat 3 GM. Diawali dengan penampilan IM Gilbert yang menahan remis GM Amin Tabatabae di meja lima setelah lawan yang unggul satu bidak. "Dalam permainan akhir Benteng terkena remis otomatis karena pengulangan tiga kali bangunan posisi yang sama," ujanya.

Dua kemenangan Timnas Catur Indonesia diraih Novendra dan Ummi. Novendra mengalahkan GM Ehsan Ghaem Maghami dan Ummi mengalahkan Anahita Zahedifar di meja enam. Sedangkan Yoseph Taher bermain remis melawan GM Parham Maghsoodloo di meja pertama. ***

wwwwww