Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Pemerintah Buka Pendaftaran CPNS November 2026, KemenPAN RB Pimpin Rangkaian Seleksi
Nasional
13 jam yang lalu
Pemerintah Buka Pendaftaran CPNS November 2026, KemenPAN RB Pimpin Rangkaian Seleksi
2
Kurangi Ketergantungan Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Lewat Forum Bali
Nasional
11 jam yang lalu
Kurangi Ketergantungan Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Lewat Forum Bali
3
Pemkot Pekanbaru Usulkan PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu, Angin Segar Kesejahteraan Pegawai
Kabar Bertuah
11 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Usulkan PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu, Angin Segar Kesejahteraan Pegawai
4
Suket Ijazah Gibran Batal demi Hukum, Mahfud MD Dorong DPR Lakukan Langkah Politik
Nasional
11 jam yang lalu
Suket Ijazah Gibran Batal demi Hukum, Mahfud MD Dorong DPR Lakukan Langkah Politik
5
Ekonomi Melesat 7,39 Persen, Pemkot Pekanbaru Sabet Penghargaan CNN Indonesia Awards
Balai Kota
8 jam yang lalu
Ekonomi Melesat 7,39 Persen, Pemkot Pekanbaru Sabet Penghargaan CNN Indonesia Awards
6
Foto Gibran Dicopot Massa di DPRD DIY, Politikus PDIP Ungkap Manipulasi Konstitusi
Nasional
13 jam yang lalu
Foto Gibran Dicopot Massa di DPRD DIY, Politikus PDIP Ungkap Manipulasi Konstitusi
Home  /  Berita  /  Kesehatan

12 Dokter Program Spesialis di RSUD Dr Sutomo Terinfeksi Corona

12 Dokter Program Spesialis di RSUD Dr Sutomo Terinfeksi Corona
Minggu, 21 Juni 2020 21:49 WIB
SURABAYA - Dua belas orang dokter Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Universitas Airlangga ( Unair) di RSUD Dr Soetomo Surabaya positif terinfeksi virus corona.

Dikutip dari liputan6.com, Direktur Utama RSUD Dr Soetomo, dr Joni Wahyuhadi menjelaskan, sepuluh dokter PPDS yang terinfeksi virus SARS CoV-2 memiliki gejala ringan dan sedang. Sementara dua dokter lainnya, kondisinya berat, sehingga perlu menjalani perawatan intensif oleh RSUD Dr Soetomo

''Kami sedang merawat 10 (dokter) dengan gejala ringan dan sedang. Dua (dokter) dengan perawatan intensif. Mohon doanya,'' ujar Ketua Rumpun Kuratif Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Jatim ini, seperti dikutip dari Antara, Ahad (21/6/2020).

Sementara itu, Dekan Fakultas Kedokteran (FK) Unair, Prof Soetojo, tidak mau berkomentar banyak mengenai jumlah dokter residen yang menjalani praktik dan terpapar COVID-19 di RSUD Dr Soetomo. Dia menyerahkan keterangan resmi itu kepada pihak rumah sakit.

''Tanya sama rumah sakit saja, jadi direkturnya (dr Joni) saja. (Karena jumlah) masih simpang siur, tanya dr Joni saja,'' kata dia.

Yang jelas, lanjut Prof Soetojo, pihaknya mendapat kabar, kondisi dokter residen yang terjangkit Covid-19 itu kini sudah membaik.

Bahkan beberapa di antaranya dilaporkan hanya perlu menjalani perawatan di rumah alias isolasi mandiri. Sayangnya, dia tidak menyebut jumlah rincinya. ''Ada yang isolasi mandiri,'' sambungnya.***

Editor:hasan b
Sumber:liputan6.com
Kategori:Kesehatan
wwwwww