Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Rilis Tangkapan Jaringan Narkotika, Polresta Pekanbaru Sita Puluhan Gram Sabu dan Ekstasi
Kabar Bertuah
23 jam yang lalu
Rilis Tangkapan Jaringan Narkotika, Polresta Pekanbaru Sita Puluhan Gram Sabu dan Ekstasi
2
Polresta Pekanbaru Bongkar Budidaya 53 Pot Ganja di Sail, Pengedar Terjebak Undercover Buy
Sail
23 jam yang lalu
Polresta Pekanbaru Bongkar Budidaya 53 Pot Ganja di Sail, Pengedar Terjebak Undercover Buy
3
Pemerintah Buka Pendaftaran CPNS November 2026, KemenPAN RB Pimpin Rangkaian Seleksi
Nasional
2 jam yang lalu
Pemerintah Buka Pendaftaran CPNS November 2026, KemenPAN RB Pimpin Rangkaian Seleksi
4
Foto Gibran Dicopot Massa di DPRD DIY, Politikus PDIP Ungkap Manipulasi Konstitusi
Nasional
3 jam yang lalu
Foto Gibran Dicopot Massa di DPRD DIY, Politikus PDIP Ungkap Manipulasi Konstitusi
5
Kasus Suap Lahan ATR/BPN, KPK Dalami Keterlibatan Petinggi PT Bela Parahiyangan
Hukum
2 jam yang lalu
Kasus Suap Lahan ATR/BPN, KPK Dalami Keterlibatan Petinggi PT Bela Parahiyangan
6
Kurangi Ketergantungan Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Lewat Forum Bali
Nasional
49 menit yang lalu
Kurangi Ketergantungan Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Lewat Forum Bali
Home  /  Berita  /  Pasar & Niaga

Yang Harus Dilakukan jika Prakerja Dilanjutkan

Yang Harus Dilakukan jika Prakerja Dilanjutkan
Kartu Prakerja. (Ilustrasi: Tangkapan layar situs Prakerja.go.id)
Jum'at, 19 Juni 2020 15:05 WIB
JAKARTA - Legislator PAN, Saleh Partaonan Daulay, menanggapi temuan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Kartu Prakerja. Meski telah berjalan 3 angkatan, temuan ini tetap dianggap aktual dan layak ditindaklanjuti.

Program Kartu Prakerja, menurut Saleh, memang menyisakan masalah dari sisi pengawasan. Sebab, pelaksananya diberikan kepada PMO (programm managment officer) yang berada di bawah menko perekonomian.

"Sementara, PMO tersebut tidak memiliki mitra kerja di DPR. Agak kesulitan jika diundang untuk rapat," kata Wakil Ketua Fraksi PAN itu, Jumat (19/6/2020).

Menurut Wakil Ketua MKD DPR RI ini, kalaupun kartu prakerja tetap dilanjutkan, maka seluruh masukan yang disampaikan DPR, KPK dan masyarakat perlu dijadikan sebagai referensi.

"Pandangan, masukan, dan kritikan yang disampaikan dinilai sangat penting. Tidak hanya dari sisi rekrutmen peserta, tetapi juga menyangkut penunjukan platform, materi dan kurikulum, modul pelatihan, metode dan sistem pembelajaran, link and match dengan dunia usaha, dan hal-hal lain yang bersifat teknis," kata Saleh.

Sebagai pengingat, Saleh adalah wakil rakyat yang sejak awal mengkritisi program Kartu Prakerja. Ia sempat menyuarakan agar kartu prakerja tersebut dihentikan. Anggaran Kartu Pra Kerja, menurut Saleh, "bisa direalokasi untuk kebutuhan bantuan sosial di masa pandemi ini. Dengan begitu, masyarakat dapat merasakan manfaatnya lebih luas,".***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:GoNews Group, Kampus, Parlemen, Pasar & Niaga
wwwwww