Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Pemerintah Buka Pendaftaran CPNS November 2026, KemenPAN RB Pimpin Rangkaian Seleksi
Nasional
9 jam yang lalu
Pemerintah Buka Pendaftaran CPNS November 2026, KemenPAN RB Pimpin Rangkaian Seleksi
2
Kurangi Ketergantungan Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Lewat Forum Bali
Nasional
7 jam yang lalu
Kurangi Ketergantungan Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Lewat Forum Bali
3
Pemkot Pekanbaru Usulkan PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu, Angin Segar Kesejahteraan Pegawai
Kabar Bertuah
7 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Usulkan PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu, Angin Segar Kesejahteraan Pegawai
4
Suket Ijazah Gibran Batal demi Hukum, Mahfud MD Dorong DPR Lakukan Langkah Politik
Nasional
7 jam yang lalu
Suket Ijazah Gibran Batal demi Hukum, Mahfud MD Dorong DPR Lakukan Langkah Politik
5
Kasus Suap Lahan ATR/BPN, KPK Dalami Keterlibatan Petinggi PT Bela Parahiyangan
Hukum
9 jam yang lalu
Kasus Suap Lahan ATR/BPN, KPK Dalami Keterlibatan Petinggi PT Bela Parahiyangan
6
Foto Gibran Dicopot Massa di DPRD DIY, Politikus PDIP Ungkap Manipulasi Konstitusi
Nasional
9 jam yang lalu
Foto Gibran Dicopot Massa di DPRD DIY, Politikus PDIP Ungkap Manipulasi Konstitusi
Home  /  Berita  /  Kesehatan

Delapan Daerah di Sumbar Zona Hijau Covid-19

Delapan Daerah di Sumbar Zona Hijau Covid-19
Juru Bicara Covid-19 Sumbar,Jasman
Jum'at, 19 Juni 2020 21:42 WIB
PADANG - Sebanyak delapan daerah di Sumatera Barat kembali masuk zona hijau COVID-19 karena tidak ada lagi warganya yang terpapar penyakit dari virus corona jenis baru itu.

Juru Bicara Percepatan Penanganan COVID-19 Sumbar Jasman di Padang, Jumat mengatakan delapan daerah itu adalah Kota Padang Panjang, Solok, Pariaman, Kabupaten Solok, Pesisir Selatan, Agam, Sijunjung dan Kabupaten Pasaman.

Hanya saja, kata dia, ada perbedaan karakter dari delapan daerah yang kembali masuk zona hijau itu.

"Enam daerah kembali ke zona hijau setelah mencatatkan kesembuhan pasien 100 persen atau semua pasien sembuh. Sementara dua daerah mencatatkan tiga kematian, namun saat ini juga tidak ada lagi pasien positif COVID-19," katanya.

Enam daerah yang mencatatkan kesembuhan pasien 100 persen itu adalah Kota Padang Panjang, Solok, Pariaman, Kabupaten Pasaman, Agam, dan Sijunjung.

Sementara Kabupaten Solok dari delapan orang kasus positif, enam orang sembuh (75 persen) dan dua meninggal (25 persen).

Kabupaten Pesisir Selatan dari 18 orang positif COVID-19, 17 orang berhasil sembuh (94,4 persen) dan satu meninggal (5,6 persen).

Dengan demikian dari 19 kabupaten dan kota di Sumbar, tinggal 11 daerah yang masih ada warga yang terpapar COVID-19.

Ia menjelaskan dari 11 daerah itu hanya Kota Padang yang jumlah kasusnya terus bertambah, terutama dari Klaster Pasar Raya.

Hingga Jumat (19/6) terdata 700 orang positif terpapar COVID-19 di Sumbar, 493 orang sembuh (70,43 persen) dan 30 orang meninggal dunia (4,29 persen). ***

Editor:Hermanto Ansam
Sumber:Antara
Kategori:Kesehatan, Binawidya
wwwwww