Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Pemerintah Buka Pendaftaran CPNS November 2026, KemenPAN RB Pimpin Rangkaian Seleksi
Nasional
12 jam yang lalu
Pemerintah Buka Pendaftaran CPNS November 2026, KemenPAN RB Pimpin Rangkaian Seleksi
2
Kurangi Ketergantungan Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Lewat Forum Bali
Nasional
11 jam yang lalu
Kurangi Ketergantungan Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Lewat Forum Bali
3
Pemkot Pekanbaru Usulkan PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu, Angin Segar Kesejahteraan Pegawai
Kabar Bertuah
11 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Usulkan PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu, Angin Segar Kesejahteraan Pegawai
4
Suket Ijazah Gibran Batal demi Hukum, Mahfud MD Dorong DPR Lakukan Langkah Politik
Nasional
11 jam yang lalu
Suket Ijazah Gibran Batal demi Hukum, Mahfud MD Dorong DPR Lakukan Langkah Politik
5
Kasus Suap Lahan ATR/BPN, KPK Dalami Keterlibatan Petinggi PT Bela Parahiyangan
Hukum
13 jam yang lalu
Kasus Suap Lahan ATR/BPN, KPK Dalami Keterlibatan Petinggi PT Bela Parahiyangan
6
Foto Gibran Dicopot Massa di DPRD DIY, Politikus PDIP Ungkap Manipulasi Konstitusi
Nasional
13 jam yang lalu
Foto Gibran Dicopot Massa di DPRD DIY, Politikus PDIP Ungkap Manipulasi Konstitusi
Home  /  Berita  /  Kabar Bertuah

Bersyahadat Setelah Penembakan Masjid, Tracy Diundang Raja Salman ke Tanah Suci

Bersyahadat Setelah Penembakan Masjid, Tracy Diundang Raja Salman ke Tanah Suci
Tracy. (republika.co.id)
Jum'at, 19 Juni 2020 10:13 WIB
MAKKAH - Penembakan Masjid Christchurch di Selandia Baru yang menelan korban banyak umat Islam mendorong banyak non Muslim di Negeri Kiwi mempelajari Islam dan akhirnya bersyahadat. Salah seorang di antaranya adalah Tracy.

''Kebaikan terkadang keluar dari rahim kejahatan. Tragedi masjid Christchurch membuat banyak (orang) Kiwi memeluk Islam,'' kata Tracy, warga Selandia Baru yang memeluk Islam pada tahun lalu.

Dikutip dari Republika.co.id yang melansir Saudi Gazette, setelah kejadian teror terhadap umat Islam itu, Tracy mengaku tertarik dengan Islam. Dia melihat, betapa kuatnya hubungan yang terbangun antara sesama umat Muslim.

Tracy menuturkan, dia memiliki seorang teman perempuan Muslim yang menjelaskan Islam kepadanya. Dari teman perempuannya itu, Tracy banyak mendapatkan pengetahuan tentang agama Islam.

''Kunjungan saya di rumahnya adalah titik balik dalam hidup saya. Saya melihat dengan mata kepala saya sendiri kohesi yang kuat dari teman saya dan keluarganya. Ini membuat saya berpikir mendalam tentang Islam dan akhirnya membuat saya memeluk agama Islam,'' ujar Tracy.

Kemudian lanjut Tracy, teman muslimahnya itu mengajaknya ke sebuah masjid terdekat. Di masjid itulah Tracy akhirnya mengucapkan syahadat dan masuk Islam.

Pada tahun lalu, tak lama setelah menjadi mualaf, Tracy berkesempatan menunaikan ibadah haji ke Tanah Suci, Makkah. Tracy merupakan salah satu tamu dalam program Pelayan Dua Masjid Suci, Raja Salman.

Kerajaan Arab Saudi mengundang sejumlah Muslim dari berbagai belahan dunia untuk melakukan haji atau umrah. Tracy adalah salah satu dari 6.300 peziarah dari 73 negara yang merupakan tamu pribadi Raja Salman.

Pada saat haji itulah, Tracy baru mengatakan bahwa saat itu adalah hari paling bahagia dalam hidupnya. Untuk pertama kalinya, Tracy melihat bangunan suci Kakbah.

''Saya berada di Kakbah, sebuah tempat yang merupakan tempat paling suci di bumi. Hari itu merupakan hari-hari terbaik saya. Tidak ada perbedaan antara orang kulit putih dan kulit hitam atau orang Arab dan non-Arab,'' kata Tracy.***

Editor:hasan b
Kategori:Kabar Bertuah
wwwwww