Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Pemerintah Buka Pendaftaran CPNS November 2026, KemenPAN RB Pimpin Rangkaian Seleksi
Nasional
13 jam yang lalu
Pemerintah Buka Pendaftaran CPNS November 2026, KemenPAN RB Pimpin Rangkaian Seleksi
2
Kurangi Ketergantungan Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Lewat Forum Bali
Nasional
12 jam yang lalu
Kurangi Ketergantungan Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Lewat Forum Bali
3
Pemkot Pekanbaru Usulkan PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu, Angin Segar Kesejahteraan Pegawai
Kabar Bertuah
11 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Usulkan PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu, Angin Segar Kesejahteraan Pegawai
4
Suket Ijazah Gibran Batal demi Hukum, Mahfud MD Dorong DPR Lakukan Langkah Politik
Nasional
11 jam yang lalu
Suket Ijazah Gibran Batal demi Hukum, Mahfud MD Dorong DPR Lakukan Langkah Politik
5
Ekonomi Melesat 7,39 Persen, Pemkot Pekanbaru Sabet Penghargaan CNN Indonesia Awards
Balai Kota
9 jam yang lalu
Ekonomi Melesat 7,39 Persen, Pemkot Pekanbaru Sabet Penghargaan CNN Indonesia Awards
6
Foto Gibran Dicopot Massa di DPRD DIY, Politikus PDIP Ungkap Manipulasi Konstitusi
Nasional
14 jam yang lalu
Foto Gibran Dicopot Massa di DPRD DIY, Politikus PDIP Ungkap Manipulasi Konstitusi
Home  /  Berita  /  Kesehatan

Bayi 9 Bulan di Riau Meninggal Akibat Corona, Belum Diketahui Tertular dari Siapa

Bayi 9 Bulan di Riau Meninggal Akibat Corona, Belum Diketahui Tertular dari Siapa
Ilustrasi virus corona menempel pada sel. (int)
Jum'at, 19 Juni 2020 11:26 WIB
PEKANBARU - MYR, bayi berusia 9 bulan asal Kabupaten Indragiri Hilir, Riau, meninggal dunia, Kamis (18/6/2020), akibat terinfeksi virus corona. MYR meninggal saat dirawat di ruang isolasi rumah sakit di Tembilahan.

Juru Bicara Covid-19 Riau Indra Yovi menyatakan, hingga kini belum diketahui dari siapa bayi tersebut tertular virus corona belum diketahui. Sebab, bayi tersebut tak pernah kontak erat dengan pasien Covid-19.

''Belum diketahui riwayat penularan MYR, karena tidak memiliki riwayat perjalanan dan kontak erat dengan pasien positif Covid-19,'' ujar Indra Yovi, di Pekanbaru, Kamis (18/6/2020).

Indra Yovi menambahkan, satu pasien Covid-19 di Pekanbaru berinisial NC juga meninggal dunia pada Kamis (18/6/2020). Pasien positif ke-134 tersebut berusia 47 tahun, dan punya riwayat perjalanan dari daerah terjangkit, yakni ke Palembang, Sumatera Selatan.

''Pasien ke-134 sempat dirawat di Rumah Sakit Ibnu Sina pada hari Selasa, dan Rabu meninggal dunia. Sempat diambil swab dan hasilnya diketahui pada Kamis ini positif Covid-19,'' kata Indra.***

Editor:hasan b
Sumber:antarariau.com
Kategori:Kesehatan
wwwwww