Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Pemerintah Buka Pendaftaran CPNS November 2026, KemenPAN RB Pimpin Rangkaian Seleksi
Nasional
9 jam yang lalu
Pemerintah Buka Pendaftaran CPNS November 2026, KemenPAN RB Pimpin Rangkaian Seleksi
2
Kurangi Ketergantungan Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Lewat Forum Bali
Nasional
8 jam yang lalu
Kurangi Ketergantungan Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Lewat Forum Bali
3
Pemkot Pekanbaru Usulkan PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu, Angin Segar Kesejahteraan Pegawai
Kabar Bertuah
7 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Usulkan PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu, Angin Segar Kesejahteraan Pegawai
4
Suket Ijazah Gibran Batal demi Hukum, Mahfud MD Dorong DPR Lakukan Langkah Politik
Nasional
8 jam yang lalu
Suket Ijazah Gibran Batal demi Hukum, Mahfud MD Dorong DPR Lakukan Langkah Politik
5
Kasus Suap Lahan ATR/BPN, KPK Dalami Keterlibatan Petinggi PT Bela Parahiyangan
Hukum
10 jam yang lalu
Kasus Suap Lahan ATR/BPN, KPK Dalami Keterlibatan Petinggi PT Bela Parahiyangan
6
Foto Gibran Dicopot Massa di DPRD DIY, Politikus PDIP Ungkap Manipulasi Konstitusi
Nasional
10 jam yang lalu
Foto Gibran Dicopot Massa di DPRD DIY, Politikus PDIP Ungkap Manipulasi Konstitusi
Home  /  Berita  /  Parlemen

Agar Tak Bergantung Impor, MPR Desak Pemerintah Tingkatkan Produk Pangan Dalam Negeri

Agar Tak Bergantung Impor, MPR Desak Pemerintah Tingkatkan Produk Pangan Dalam Negeri
Ilustrasi Impor daging. (Istimewa)
Jum'at, 19 Juni 2020 13:30 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Ketua MPR RI, Bambang Soesatyo mengingatkan, saat ini setidaknya ada tiga bahan pangan yang masih tergantung pada luar negeri.

Ketiga bahan pangan tersebut, yakni gula, daging sapi, dan bawang putih. Untuk memenuhi kebutuhan pangan tetap dapat terjaga hingga Desember 2020, ketigha bahan pangan tersebut saat ini masih perlu impor.

Untuk itu kata Bamsoet, sapaan akrabnya mendorong pemerintah agar dalam melakukan impor ketiga bahan pangan tersebut, tetap memperhatikan kepentingan petani dan peternak dalam negeri agar tidak merugi.

"Pemerintah harus berupaya meningkatkan produksi pangan dalam negeri, khususnya petani tebu untuk produksi gula, peternak sapi untuk produk daging sapi, dan petani bawang untuk produksi bawang putih, agar ke depannya Indonesia dapat mengurangi dan bahkan tidak bergantung sepenuhnya lagi pada impor," ujarnya, Jumat (19/6/2020).

Wakil Ketua Umum KADIN Indonesia itu juga meminta, agar emerintah dapat memproyeksikan hasil produksi pangan dalam negeri. Hal ini kata Dia, supaya kebutuhan pangan dapat disesuaikan sesuai kebutuhan masyarakat dan impor yang dilakukan hanya benar-benar jika dibutuhan saja.

"Terakhir, Pemerintah hendaknya mengevaluasi dan mengantisipasi adanya peningkatan kebutuhan pangan masyarakat, dan berkomitmen fokus untuk mensejahterakan petani dan peternak dalam negeri," pungkasnya.***

wwwwww